Menu

Mode Gelap
Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor Menjaga Warisan Luhur: Peringatan Maulid Nabi Besar SAW di Masjid Istiqamah Desa Simpang Kelaping Sarat Adat dan Budaya Lewat Panggung Seni, Guruh Sukarno Putra Ajak Masyarakat Peduli Anak Penyintas Kanker

SENI BUDAYA

Felicia dan Queen Bikin Panggung “The Icon Indonesia” Bergemuruh, Sapu Bersih Standing Ovation dari Semua Juri

badge-check


 Felicia dan Queen Bikin Panggung “The Icon Indonesia” Bergemuruh, Sapu Bersih Standing Ovation dari Semua Juri Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Babak “The Duel Top 16” ajang pencarian bakat “The Icon Indonesia” semakin memanas. Persaingan ketat antar kontestan sukses menghadirkan penampilan spektakuler yang membuat para juri terpukau. Salah satu momen paling mencuri perhatian terjadi saat Felicia asal Tangerang berduel dengan Queen dari Ambon dan sukses meraih standing ovation dari seluruh judges.

Penampilan keduanya saat membawakan lagu “Tak Ingin Usai” milik Keisya Levronka menjadi salah satu aksi terbaik malam itu. Chemistry kuat serta harmonisasi vokal Felicia dan Queen membuat Ahmad Dhani, Titi DJ, Ardhito Pramono, dan Isyana Sarasvati kompak berdiri memberikan apresiasi.

“Felicia dan Queen, kalian bisa saling mengimbangi dan mengisi satu sama lain,” puji Titi DJ usai penampilan mereka.

Ahmad Dhani bahkan memberikan prediksi mengejutkan terhadap perjalanan keduanya di kompetisi ini. “Felicia pasti masuk Top 2 dan Queen pasti masuk Top 3,” ujarnya optimistis.

Babak “The Duel Top 16” sendiri berlangsung selama dua malam. Grup A tampil pada Senin (27/4) dengan menghadirkan persaingan sengit antara Aisyah (Jakarta), Alvian (Sumba), Elsa (Mamasa), Felirenza (Bandung), Kayla (Malang), Sheera (Bali), Sulthan (Purworejo), dan Vedra (Batam).

Duel pembuka antara Felirenza dan Vedra lewat lagu “Rembulan” sukses meraih tiga standing ovation dari Isyana Sarasvati, Uan Kaisar, dan Adrian Khalif. Isyana mengaku puas melihat eksplorasi penampilan keduanya di atas panggung.

Aksi memukau juga datang dari Aisyah dan Elsa saat membawakan lagu “Cinta”. Penampilan mereka diganjar tiga standing ovation dari Isyana Sarasvati, Uan Kaisar, dan Ahmad Dhani.

“Penampilan ini almost perfect ya, karena semua berkontribusi mulai dari aransemen musik hingga vokal mereka,” puji Ahmad Dhani.

Sementara itu, duel Alvian melawan Sulthan lewat lagu “Menghujam Jantungku” menuai beragam komentar. Uan Kaisar memuji kemampuan scat singing keduanya, sedangkan Ahmad Dhani menilai penampilan mereka masih terasa membosankan.

Tak hanya tampil duet, seluruh peserta juga mendapat kesempatan menunjukkan kualitas vokal lewat sesi solo medley. Penampilan solo tersebut menjadi ajang para kontestan memperlihatkan karakter dan warna vokal masing-masing.

Keseruan berlanjut pada penampilan Grup B yang tayang Selasa (28/4). Selain persaingan para peserta, malam itu juga semakin meriah dengan hadirnya penyanyi internasional Sienna Spiro. Penyanyi muda tersebut sukses memukau penonton lewat lagu “Die On This Hill” dan single terbarunya “The Visitor”.

Duel pembuka Grup B antara Diva (Semarang) dan Silvia (Bandung) juga tampil impresif saat membawakan lagu “Harus Bahagia” milik Yura Yunita. Penampilan mereka memperoleh dua standing ovation dari Titi DJ dan Ardhito Pramono.

Selain Felicia dan Queen, pasangan Fia (Makassar) vs Glenn (Deli Serdang) serta Gerald (Ambon) vs Radit (Bandung) turut menghadirkan persaingan sengit yang mendapat banyak pujian dari para juri.

Di akhir babak, tiga peserta Grup A yakni Kayla, Sulthan, dan Felirenza berada di zona merah. Para juri akhirnya menyelamatkan Felirenza dan Kayla, sehingga Sulthan harus menghentikan langkahnya.

Sementara dari Grup B, Radit dan Fia masuk zona merah. Para juri sepakat menyelamatkan Fia, membuat Radit harus tersingkir dari kompetisi.

Pekan depan, persaingan akan semakin seru memasuki babak “The Final Top 14”. Mulai fase ini, fitur Virtual Gift akan digunakan untuk membantu menyelamatkan peserta yang berada di zona merah. *** (SBY)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Lewat Panggung Seni, Guruh Sukarno Putra Ajak Masyarakat Peduli Anak Penyintas Kanker

25 Agustus 2026 - 13:31 WIB

Sandrinna Michelle Ungkap Serunya Bangun Chemistry di Sinetron *Seindah Masa Remaja

24 Agustus 2026 - 10:55 WIB

FIFGROUP Salurkan 1.200 Paket Sembako bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT

23 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Guruh Sukarno Putra Galang Dana untuk Anak Penyintas Kanker Lewat “Untuk Indonesia”

22 Agustus 2026 - 08:36 WIB

Naga Kemuliaan di Tangan Tanah: Yoyo dan Rika Hidupkan Filosofi Borobudur melalui Lukisan Gerabah

21 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Bumi Atsanti, Ruang Harmoni dan Kearifan Lokal Tumbuh di Tengah Sawah Borobudur

21 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Ketua BFLF Dampingi Putri Pariwisata Aceh 2026 Raih Dukungan Forkopimda Lhokseumawe

21 Agustus 2026 - 16:02 WIB

SBY Art Community Menggelar Pameran Lukisan, Dibuka Gubernur Pramono Anung

20 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Perayaan Hari Didong Didorong Miliki Landasan Perda

19 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Maknai Kemerdekaan RI, InJourney Group Hadirkan Kesenian Rakyat

18 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Trending di EKOBIS