Menu

Mode Gelap
Kemenhub Perkuat Keamanan Pesawat Udara Karya Deden Hamdani Warnai Pameran “Guru Inspiratif” dalam Perayaan Hari Pendidikan Nasional BPSDMP Teken Kesepakatan Bersama dengan 5 Pemda Perluas Akses Layanan di Malut, KM Tatamailau PELNI Sandar Perdana di Tobelo Felicia dan Queen Bikin Panggung “The Icon Indonesia” Bergemuruh, Sapu Bersih Standing Ovation dari Semua Juri Sehari Jelang Hari Jadi ke 479, Pemkot Semarang ‘Digerudug’ Puluhan Mahasiswa

SENI BUDAYA

Felicia dan Queen Bikin Panggung “The Icon Indonesia” Bergemuruh, Sapu Bersih Standing Ovation dari Semua Juri

badge-check


 Felicia dan Queen Bikin Panggung “The Icon Indonesia” Bergemuruh, Sapu Bersih Standing Ovation dari Semua Juri Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Babak “The Duel Top 16” ajang pencarian bakat “The Icon Indonesia” semakin memanas. Persaingan ketat antar kontestan sukses menghadirkan penampilan spektakuler yang membuat para juri terpukau. Salah satu momen paling mencuri perhatian terjadi saat Felicia asal Tangerang berduel dengan Queen dari Ambon dan sukses meraih standing ovation dari seluruh judges.

Penampilan keduanya saat membawakan lagu “Tak Ingin Usai” milik Keisya Levronka menjadi salah satu aksi terbaik malam itu. Chemistry kuat serta harmonisasi vokal Felicia dan Queen membuat Ahmad Dhani, Titi DJ, Ardhito Pramono, dan Isyana Sarasvati kompak berdiri memberikan apresiasi.

“Felicia dan Queen, kalian bisa saling mengimbangi dan mengisi satu sama lain,” puji Titi DJ usai penampilan mereka.

Ahmad Dhani bahkan memberikan prediksi mengejutkan terhadap perjalanan keduanya di kompetisi ini. “Felicia pasti masuk Top 2 dan Queen pasti masuk Top 3,” ujarnya optimistis.

Babak “The Duel Top 16” sendiri berlangsung selama dua malam. Grup A tampil pada Senin (27/4) dengan menghadirkan persaingan sengit antara Aisyah (Jakarta), Alvian (Sumba), Elsa (Mamasa), Felirenza (Bandung), Kayla (Malang), Sheera (Bali), Sulthan (Purworejo), dan Vedra (Batam).

Duel pembuka antara Felirenza dan Vedra lewat lagu “Rembulan” sukses meraih tiga standing ovation dari Isyana Sarasvati, Uan Kaisar, dan Adrian Khalif. Isyana mengaku puas melihat eksplorasi penampilan keduanya di atas panggung.

Aksi memukau juga datang dari Aisyah dan Elsa saat membawakan lagu “Cinta”. Penampilan mereka diganjar tiga standing ovation dari Isyana Sarasvati, Uan Kaisar, dan Ahmad Dhani.

“Penampilan ini almost perfect ya, karena semua berkontribusi mulai dari aransemen musik hingga vokal mereka,” puji Ahmad Dhani.

Sementara itu, duel Alvian melawan Sulthan lewat lagu “Menghujam Jantungku” menuai beragam komentar. Uan Kaisar memuji kemampuan scat singing keduanya, sedangkan Ahmad Dhani menilai penampilan mereka masih terasa membosankan.

Tak hanya tampil duet, seluruh peserta juga mendapat kesempatan menunjukkan kualitas vokal lewat sesi solo medley. Penampilan solo tersebut menjadi ajang para kontestan memperlihatkan karakter dan warna vokal masing-masing.

Keseruan berlanjut pada penampilan Grup B yang tayang Selasa (28/4). Selain persaingan para peserta, malam itu juga semakin meriah dengan hadirnya penyanyi internasional Sienna Spiro. Penyanyi muda tersebut sukses memukau penonton lewat lagu “Die On This Hill” dan single terbarunya “The Visitor”.

Duel pembuka Grup B antara Diva (Semarang) dan Silvia (Bandung) juga tampil impresif saat membawakan lagu “Harus Bahagia” milik Yura Yunita. Penampilan mereka memperoleh dua standing ovation dari Titi DJ dan Ardhito Pramono.

Selain Felicia dan Queen, pasangan Fia (Makassar) vs Glenn (Deli Serdang) serta Gerald (Ambon) vs Radit (Bandung) turut menghadirkan persaingan sengit yang mendapat banyak pujian dari para juri.

Di akhir babak, tiga peserta Grup A yakni Kayla, Sulthan, dan Felirenza berada di zona merah. Para juri akhirnya menyelamatkan Felirenza dan Kayla, sehingga Sulthan harus menghentikan langkahnya.

Sementara dari Grup B, Radit dan Fia masuk zona merah. Para juri sepakat menyelamatkan Fia, membuat Radit harus tersingkir dari kompetisi.

Pekan depan, persaingan akan semakin seru memasuki babak “The Final Top 14”. Mulai fase ini, fitur Virtual Gift akan digunakan untuk membantu menyelamatkan peserta yang berada di zona merah. *** (SBY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Karya Deden Hamdani Warnai Pameran “Guru Inspiratif” dalam Perayaan Hari Pendidikan Nasional

2 Mei 2026 - 15:38 WIB

Pentas Teater “Serat-Serat Cinta” Angkat Keteladanan Maria Walanda Maramis di Manado

2 Mei 2026 - 11:34 WIB

Melawan Lupa: Jejak Historis HP3N dalam Peta Sastra Indonesia

2 Mei 2026 - 10:58 WIB

Galeri Ruang Darmin Pamerkan “Guru Inspiratif” di Bulan Menggambar dan Hari Pendidikan

2 Mei 2026 - 10:04 WIB

Indra Adhari Konsisten Berkarya, Rilis “Seperti Kacang Lupa Kulit” dalam Skema One Month One Song

2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Halimah Munawir: Buruh, Pengusaha, dan Budaya – Tiga Sisi Mata Uang yang Tak Terpisahkan

1 Mei 2026 - 17:51 WIB

Nana Mardiana Hidupkan NGOBRAS 2026, FORWAN Ungkap Sosok di Balik Deretan Event Kreatif

1 Mei 2026 - 17:18 WIB

Anggota DPRD Jakarta – H. Yusuf Dorong Budaya Betawi Mendunia Lewat Kartun “Betawi Kudu Go Internasional”

1 Mei 2026 - 15:09 WIB

The Morbius Tampil Garang di Band Academy Indosiar, Aryo Wahab Sebut Peserta Paling Berbahaya

1 Mei 2026 - 08:34 WIB

Monolog Puitik Arie Batubara di Puncak Hari Puisi Nasional 2026

1 Mei 2026 - 00:47 WIB

Trending di SENI BUDAYA