Menu

Mode Gelap
BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

SENI BUDAYA

Felicia dan Queen Bikin Panggung “The Icon Indonesia” Bergemuruh, Sapu Bersih Standing Ovation dari Semua Juri

badge-check


 Felicia dan Queen Bikin Panggung “The Icon Indonesia” Bergemuruh, Sapu Bersih Standing Ovation dari Semua Juri Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Babak “The Duel Top 16” ajang pencarian bakat “The Icon Indonesia” semakin memanas. Persaingan ketat antar kontestan sukses menghadirkan penampilan spektakuler yang membuat para juri terpukau. Salah satu momen paling mencuri perhatian terjadi saat Felicia asal Tangerang berduel dengan Queen dari Ambon dan sukses meraih standing ovation dari seluruh judges.

Penampilan keduanya saat membawakan lagu “Tak Ingin Usai” milik Keisya Levronka menjadi salah satu aksi terbaik malam itu. Chemistry kuat serta harmonisasi vokal Felicia dan Queen membuat Ahmad Dhani, Titi DJ, Ardhito Pramono, dan Isyana Sarasvati kompak berdiri memberikan apresiasi.

“Felicia dan Queen, kalian bisa saling mengimbangi dan mengisi satu sama lain,” puji Titi DJ usai penampilan mereka.

Ahmad Dhani bahkan memberikan prediksi mengejutkan terhadap perjalanan keduanya di kompetisi ini. “Felicia pasti masuk Top 2 dan Queen pasti masuk Top 3,” ujarnya optimistis.

Babak “The Duel Top 16” sendiri berlangsung selama dua malam. Grup A tampil pada Senin (27/4) dengan menghadirkan persaingan sengit antara Aisyah (Jakarta), Alvian (Sumba), Elsa (Mamasa), Felirenza (Bandung), Kayla (Malang), Sheera (Bali), Sulthan (Purworejo), dan Vedra (Batam).

Duel pembuka antara Felirenza dan Vedra lewat lagu “Rembulan” sukses meraih tiga standing ovation dari Isyana Sarasvati, Uan Kaisar, dan Adrian Khalif. Isyana mengaku puas melihat eksplorasi penampilan keduanya di atas panggung.

Aksi memukau juga datang dari Aisyah dan Elsa saat membawakan lagu “Cinta”. Penampilan mereka diganjar tiga standing ovation dari Isyana Sarasvati, Uan Kaisar, dan Ahmad Dhani.

“Penampilan ini almost perfect ya, karena semua berkontribusi mulai dari aransemen musik hingga vokal mereka,” puji Ahmad Dhani.

Sementara itu, duel Alvian melawan Sulthan lewat lagu “Menghujam Jantungku” menuai beragam komentar. Uan Kaisar memuji kemampuan scat singing keduanya, sedangkan Ahmad Dhani menilai penampilan mereka masih terasa membosankan.

Tak hanya tampil duet, seluruh peserta juga mendapat kesempatan menunjukkan kualitas vokal lewat sesi solo medley. Penampilan solo tersebut menjadi ajang para kontestan memperlihatkan karakter dan warna vokal masing-masing.

Keseruan berlanjut pada penampilan Grup B yang tayang Selasa (28/4). Selain persaingan para peserta, malam itu juga semakin meriah dengan hadirnya penyanyi internasional Sienna Spiro. Penyanyi muda tersebut sukses memukau penonton lewat lagu “Die On This Hill” dan single terbarunya “The Visitor”.

Duel pembuka Grup B antara Diva (Semarang) dan Silvia (Bandung) juga tampil impresif saat membawakan lagu “Harus Bahagia” milik Yura Yunita. Penampilan mereka memperoleh dua standing ovation dari Titi DJ dan Ardhito Pramono.

Selain Felicia dan Queen, pasangan Fia (Makassar) vs Glenn (Deli Serdang) serta Gerald (Ambon) vs Radit (Bandung) turut menghadirkan persaingan sengit yang mendapat banyak pujian dari para juri.

Di akhir babak, tiga peserta Grup A yakni Kayla, Sulthan, dan Felirenza berada di zona merah. Para juri akhirnya menyelamatkan Felirenza dan Kayla, sehingga Sulthan harus menghentikan langkahnya.

Sementara dari Grup B, Radit dan Fia masuk zona merah. Para juri sepakat menyelamatkan Fia, membuat Radit harus tersingkir dari kompetisi.

Pekan depan, persaingan akan semakin seru memasuki babak “The Final Top 14”. Mulai fase ini, fitur Virtual Gift akan digunakan untuk membantu menyelamatkan peserta yang berada di zona merah. *** (SBY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peserta PPN XIV Asal Maluku: Aceh Tinggalkan Kesan Mendalam, Sastra Tak Akan Hilang Selama Kata-kata Menjadi Jalan Kemanusiaan

2 Juli 2026 - 11:12 WIB

Yuli Riban, Perupa yang Mengabdikan Seni untuk Anak-anak Disabilitas

2 Juli 2026 - 11:02 WIB

Yuli Riban Art Class Gelar Pameran Seni Rupa Perupa Disabilitas Sambut Hari Anak Nasional 2026

2 Juli 2026 - 10:56 WIB

Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Pelepasan Peserta PPN XIV di Bandara SIM, Panitia Pastikan Misi Sastra dan Budaya Aceh Terus Berlanjut

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Di SagoeTV Putra Gara dan Salman Yoga Bahas Masa Depan Sastra Aceh

29 Juni 2026 - 19:17 WIB

Djamal Syarif Buka Malam Penutupan PPN XIV Aceh dengan Pembacaan Puisi

28 Juni 2026 - 22:03 WIB

Nyakman Lamjame Apresiasi Film Keumalahayati, Namun Judul “Pasukan 1000 Janda” Perlu Dikaji Kembali

28 Juni 2026 - 19:52 WIB

Jose Rizal Manua Dukung Keberatan Seniman Aceh atas Judul Film Malahayati: Pasukan 1000 Janda

28 Juni 2026 - 15:56 WIB

Yatti Surachman Tagih Janji Pembeli Rumah, Sisa Pelunasan Rp45 Juta Belum Dibayar

28 Juni 2026 - 14:29 WIB

Trending di SENI BUDAYA