Menu

Mode Gelap
Anggota DPRD Jakarta – H. Yusuf Dorong Budaya Betawi Mendunia Lewat Kartun “Betawi Kudu Go Internasional” Kepuasan Pelindo di Atas 90%, Sinyal Positif Bagi Perbaikan Layanan Pelabuhan Frontliner KAI Services Bagikan Service Kompensasi bagi Penumpang Terdampak Keterlambatan KAI Berikan Jaminan Pendidikan bagi Anak dari Korban Meninggal Kecelakaan KA Bekasi Timur Palang Pintu Rel Sementara Dipasang di JPL 86, KAI Daop 1 Dorong Solusi Permanen KAI Commuter Operasikan 1.032 Perjalanan KRL saat May Day, Tambah 200 Personel Pengamanan

SENI BUDAYA

Anggota DPRD Jakarta – H. Yusuf Dorong Budaya Betawi Mendunia Lewat Kartun “Betawi Kudu Go Internasional”

badge-check


 Anggota DPRD Jakarta – H. Yusuf Dorong Budaya Betawi Mendunia Lewat Kartun “Betawi Kudu Go Internasional” Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, H. Yusuf, S.I.Kom, menegaskan pentingnya mendorong budaya Betawi tampil di panggung internasional. Gagasan tersebut tercermin dalam karya kartun berjudul “Betawi Kudu Go Internasional” karya Putra Gara yang akan dipamerkan dalam ajang JAKARTUN pada Juni mendatang, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Jakarta.

Menurut H. Yusuf, budaya Betawi sebagai identitas asli Jakarta tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan kota. “Betawi harus berani tampil ke level internasional. Kita punya kekayaan seni dan tradisi yang layak dikenal dunia,” ujarnya.

Menariknya, dalam karya kartun tersebut, H. Yusuf tidak hanya menjadi sumber inspirasi, tetapi juga dihadirkan sebagai model visual. Hal ini dinilai memperkuat pesan yang ingin disampaikan, bahwa dorongan terhadap kemajuan budaya Betawi harus dimulai dari komitmen nyata para pemangku kebijakan.

Ia menambahkan, kemajuan Jakarta sebagai barometer nasional seharusnya berjalan seiring dengan penguatan identitas budayanya. “Jakarta ini wajah Indonesia. Kalau Betawi bisa maju dan dikenal dunia, itu berarti kita ikut membawa nama Indonesia ke tingkat global,” kata dia.

Pameran JAKARTUN sendiri menjadi ruang ekspresi para kartunis dalam merespons berbagai isu, termasuk kebudayaan. Melalui karya seperti “Betawi Kudu Go Internasional”, pesan tentang pelestarian sekaligus pengembangan budaya disampaikan secara kreatif dan mudah dipahami publik.

H. Yusuf berharap, upaya memperkenalkan budaya Betawi tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi diwujudkan melalui berbagai program konkret, termasuk dukungan terhadap pelaku seni. “Kita perlu kolaborasi semua pihak agar budaya Betawi bisa terus hidup, berkembang, dan mendunia,” ujarnya.*** (Dulloh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

The Morbius Tampil Garang di Band Academy Indosiar, Aryo Wahab Sebut Peserta Paling Berbahaya

1 Mei 2026 - 08:34 WIB

Monolog Puitik Arie Batubara di Puncak Hari Puisi Nasional 2026

1 Mei 2026 - 00:47 WIB

USK Gelar Diskusi Nasional Pendidikan Seni, Soroti Arah Kebijakan dan Peran Kebudayaan

1 Mei 2026 - 00:23 WIB

Pameran “Guru Inspiratif” Rayakan Peran Guru dalam Seni Menggambar di Galery Ruang Darmin

30 April 2026 - 13:06 WIB

Puncak Hari Puisi Nasional 2026 Digelar di TIM

30 April 2026 - 12:13 WIB

Penampilan Duet Maut Ratna Listy Panglima Langit Tetap Mempesona

30 April 2026 - 07:13 WIB

Menyusuri Jejak Chairil di HPN 2026 Kota Depok

29 April 2026 - 23:25 WIB

HPN 2026, Halimah Munawir: Puisi Adalah Nafas Jaman

29 April 2026 - 22:09 WIB

Kartini Bukan Kartono Band Tampil Memukau di Diskusi NGOBRAS 2026

29 April 2026 - 21:15 WIB

Fashion Show Nina Septiana Curi Perhatian di NGOBRAS Kartini 2026

29 April 2026 - 14:09 WIB

Trending di SENI BUDAYA