Menu

Mode Gelap
Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Duet Air Kemasan Kuasai 71,6 Persen Pasar AMDK, Pengamat Soroti Potensi Oligopoli BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga

SENI BUDAYA

Anggota DPRD Jakarta – H. Yusuf Dorong Budaya Betawi Mendunia Lewat Kartun “Betawi Kudu Go Internasional”

badge-check


 Anggota DPRD Jakarta – H. Yusuf Dorong Budaya Betawi Mendunia Lewat Kartun “Betawi Kudu Go Internasional” Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB, H. Yusuf, S.I.Kom, menegaskan pentingnya mendorong budaya Betawi tampil di panggung internasional. Gagasan tersebut tercermin dalam karya kartun berjudul “Betawi Kudu Go Internasional” karya Putra Gara yang akan dipamerkan dalam ajang JAKARTUN pada Juni mendatang, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Jakarta.

Menurut H. Yusuf, budaya Betawi sebagai identitas asli Jakarta tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan kota. “Betawi harus berani tampil ke level internasional. Kita punya kekayaan seni dan tradisi yang layak dikenal dunia,” ujarnya.

Menariknya, dalam karya kartun tersebut, H. Yusuf tidak hanya menjadi sumber inspirasi, tetapi juga dihadirkan sebagai model visual. Hal ini dinilai memperkuat pesan yang ingin disampaikan, bahwa dorongan terhadap kemajuan budaya Betawi harus dimulai dari komitmen nyata para pemangku kebijakan.

Ia menambahkan, kemajuan Jakarta sebagai barometer nasional seharusnya berjalan seiring dengan penguatan identitas budayanya. “Jakarta ini wajah Indonesia. Kalau Betawi bisa maju dan dikenal dunia, itu berarti kita ikut membawa nama Indonesia ke tingkat global,” kata dia.

Pameran JAKARTUN sendiri menjadi ruang ekspresi para kartunis dalam merespons berbagai isu, termasuk kebudayaan. Melalui karya seperti “Betawi Kudu Go Internasional”, pesan tentang pelestarian sekaligus pengembangan budaya disampaikan secara kreatif dan mudah dipahami publik.

H. Yusuf berharap, upaya memperkenalkan budaya Betawi tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi diwujudkan melalui berbagai program konkret, termasuk dukungan terhadap pelaku seni. “Kita perlu kolaborasi semua pihak agar budaya Betawi bisa terus hidup, berkembang, dan mendunia,” ujarnya.*** (Dulloh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peserta PPN XIV Asal Maluku: Aceh Tinggalkan Kesan Mendalam, Sastra Tak Akan Hilang Selama Kata-kata Menjadi Jalan Kemanusiaan

2 Juli 2026 - 11:12 WIB

Yuli Riban, Perupa yang Mengabdikan Seni untuk Anak-anak Disabilitas

2 Juli 2026 - 11:02 WIB

Yuli Riban Art Class Gelar Pameran Seni Rupa Perupa Disabilitas Sambut Hari Anak Nasional 2026

2 Juli 2026 - 10:56 WIB

Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Pelepasan Peserta PPN XIV di Bandara SIM, Panitia Pastikan Misi Sastra dan Budaya Aceh Terus Berlanjut

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Di SagoeTV Putra Gara dan Salman Yoga Bahas Masa Depan Sastra Aceh

29 Juni 2026 - 19:17 WIB

Djamal Syarif Buka Malam Penutupan PPN XIV Aceh dengan Pembacaan Puisi

28 Juni 2026 - 22:03 WIB

Nyakman Lamjame Apresiasi Film Keumalahayati, Namun Judul “Pasukan 1000 Janda” Perlu Dikaji Kembali

28 Juni 2026 - 19:52 WIB

Jose Rizal Manua Dukung Keberatan Seniman Aceh atas Judul Film Malahayati: Pasukan 1000 Janda

28 Juni 2026 - 15:56 WIB

Yatti Surachman Tagih Janji Pembeli Rumah, Sisa Pelunasan Rp45 Juta Belum Dibayar

28 Juni 2026 - 14:29 WIB

Trending di SENI BUDAYA