Menu ✖

Mode Gelap
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Capai Rp3.923 Triliun dan Serap 5,48 Juta Tenaga Kerja KAI Divre III Palembang Amankan 52 Barang Tertinggal, Nilainya Tembus Rp133 Juta Pengembangan Terminal Purabaya dan Betan Subing Ditawarkan Kemenhub Melalui KPBU AirNav Tegaskan Komitmen Penguatan Layanan Navigasi Penerbangan Catatan Iwan Piliang: Ketika Solusi Karhutla Terbentur Birokrasi Satpol PP Fakfak Beri Tenggat 3×24 Jam, Bangunan Liar di Pasar Kelapa Dua Terancam Dibongkar

SENI BUDAYA

Puncak Hari Puisi Nasional 2026 Digelar di TIM

badge-check


 Puncak Hari Puisi Nasional 2026 Digelar di TIM Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Peringatan Hari Puisi Nasional tahun 2026 mencapai puncaknya pada Kamis (30/4) di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki. Acara yang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 22.30 WIB ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya, menghadirkan beragam kegiatan sastra yang menyasar berbagai kalangan, terutama generasi muda.

Peringatan Hari Puisi Nasional setiap 28 April merupakan bentuk penghormatan atas wafatnya penyair legendaris Indonesia, Chairil Anwar, yang karya-karyanya terus hidup dan memengaruhi perkembangan sastra Tanah Air.

Ketua Panitia HPN 2026, Mustafa Ismail, bersama Sekretaris Kurnia Effendi, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini dirancang tidak sekadar sebagai perayaan, tetapi juga sebagai upaya memperluas apresiasi publik terhadap puisi.

“Kami menyajikan rangkaian acara yang tidak hanya merayakan puisi sebagai ekspresi kebudayaan, tetapi juga memperluas jangkauan apresiasi publik terhadap sastra, khususnya di kalangan generasi muda,” ujar Mustafa.

Rangkaian acara puncak dibagi dalam empat sesi utama, yakni workshop menulis puisi, forum sastra MPA 21, panggung ekspresi komunitas, serta malam puisi nasional. Sejumlah sastrawan dan seniman dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam setiap sesi, memperkaya warna perayaan.

Menurut Kurnia Effendi, kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar merawat dan mengembangkan kehidupan sastra Indonesia. Selain itu, momentum ini juga memperkuat posisi Jakarta sebagai Kota Sastra Dunia (City of Literature) yang telah ditetapkan UNESCO pada 2021.

“Ini juga menjadi bagian dari pemanasan menuju peringatan 500 tahun Jakarta pada Juni 2027,” katanya.

Puncak acara akan dimeriahkan dengan penampilan musikalisasi puisi dari kelompok Baraluka dari Sanggar Seni Gong Merah Putih serta Mantra Samsara dari Depok. Kehadiran mereka diharapkan mampu menghadirkan pengalaman puitik yang lebih dekat dan hidup bagi para penonton.

Melalui perayaan ini, publik diajak tidak hanya menikmati puisi, tetapi juga meresapi kembali semangat dan keberanian ekspresi yang diwariskan Chairil Anwar—sebuah semangat yang terus relevan lintas zaman.*** (Septi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

ISI Padangpanjang Jadi Panggung Diplomasi Budaya, Seniman Lima Negara Ramaikan FKI XIII

19 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Brotherhood of SANFFEST, Sineas Mancanegara Berbagi Ilmu Film di Sejumlah Daerah

19 Oktober 2026 - 12:52 WIB

15 Tahun Sastra Bulan Purnama, Merawat Persahabatan dan Menghidupkan Puisi di Era Digital

18 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Seluruh Academia Sabet Tiga Standing Ovation, Persaingan Top 12 D’Academy 8 Kian Ketat

17 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Dari Panggung Spanyol, Anak-Anak Indonesia Suarakan Perdamaian Dunia, Teater Tanah Air Borong Empat Penghargaan

17 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Jakarta Kulminasi: Satu Hari Tanpa Bayangan, Ketika Seni Mengajak Warga Membaca Perubahan Kota

16 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Nina Nugroho Sulap Tenun Makassar Jadi Busana Modern, Filosofi Kehormatan dan Harmoni Jadi Inspirasi

16 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Dwiki Dharmawan: Indonesia Tidak Kekurangan Talenta Musik

16 Oktober 2026 - 00:06 WIB

Sineas Palestina Ameen Nayfeh Tiba di Jakarta, Disambut Panitia SANFFEST 2026

15 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Karena Dianggap Cacat Hukum, Yon Bayu Wahyono Desak Pemilihan Ulang DKJ, DPRD Jakarta Siap Panggil Pihak Terkait

15 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Trending di PERISTIWA