Menu

Mode Gelap
Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Duet Air Kemasan Kuasai 71,6 Persen Pasar AMDK, Pengamat Soroti Potensi Oligopoli BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga

Uncategorized

Nucke Rahma Soroti Peran “Kartini Kreatif” dalam Diplomasi Budaya di Milad FORWAN ke-12

badge-check


 Nucke Rahma Soroti Peran “Kartini Kreatif” dalam Diplomasi Budaya di Milad FORWAN ke-12 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Sosok Nucke Rahma menjadi perhatian utama dalam peringatan Milad ke-12 Forum Wartawan Hiburan Seluruh Indonesia (FORWAN) yang digelar di Auditorium Gedung RRI, Jakarta Pusat, Selasa (28/4). Dalam forum bertajuk “Ngobras (Ngobrol Santai) Bareng Kartini Film, Musik & Seni”, Nucke menegaskan pentingnya peran perempuan kreatif sebagai wajah diplomasi budaya Indonesia di kancah global.

Sebagai Indonesia Best Female Screenplay Writer, Nucke Rahma menilai bahwa perempuan—khususnya di sektor film, musik, dan seni—memiliki kekuatan naratif yang khas dalam menyampaikan identitas bangsa. “Kartini masa kini bukan hanya bicara emansipasi, tetapi juga bagaimana perempuan mampu menciptakan karya yang berbicara lintas budaya dan diterima dunia internasional,” ujarnya.

Menurutnya, skenario film bukan sekadar cerita, melainkan medium strategis untuk memperkenalkan nilai, tradisi, dan karakter Indonesia kepada audiens global. Ia menekankan bahwa penulis perempuan memiliki kepekaan tersendiri dalam menggali cerita-cerita lokal yang autentik, sehingga mampu menjadi kekuatan dalam diplomasi budaya.

“Cerita-cerita dari perempuan Indonesia sangat kaya. Ketika itu diolah dengan baik dalam film atau karya seni, maka ia bisa menjadi jembatan budaya yang kuat. Dunia tidak hanya melihat Indonesia dari sisi pariwisata, tapi juga dari narasi manusianya,” tambahnya.

Nucke juga mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk antara kreator, pemerintah, dan media, agar karya-karya anak bangsa dapat lebih luas menembus pasar internasional. Ia menyebut bahwa momentum seperti Milad FORWAN menjadi ruang penting untuk mempertemukan gagasan dan memperkuat ekosistem industri kreatif.

Kehadiran Nucke Rahma dalam forum ini sekaligus menegaskan bahwa peran perempuan di industri kreatif semakin strategis, tidak hanya sebagai pelaku seni, tetapi juga sebagai duta budaya yang membawa nama Indonesia ke panggung dunia.*** (Dulloh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peserta PPN XIV Asal Maluku: Aceh Tinggalkan Kesan Mendalam, Sastra Tak Akan Hilang Selama Kata-kata Menjadi Jalan Kemanusiaan

2 Juli 2026 - 11:12 WIB

Yuli Riban, Perupa yang Mengabdikan Seni untuk Anak-anak Disabilitas

2 Juli 2026 - 11:02 WIB

Yuli Riban Art Class Gelar Pameran Seni Rupa Perupa Disabilitas Sambut Hari Anak Nasional 2026

2 Juli 2026 - 10:56 WIB

Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Pelepasan Peserta PPN XIV di Bandara SIM, Panitia Pastikan Misi Sastra dan Budaya Aceh Terus Berlanjut

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Kebijakan Subsidi Kendaraan Listrik Dinilai Belum Berpihak pada Transportasi Massal

30 Juni 2026 - 09:10 WIB

Di SagoeTV Putra Gara dan Salman Yoga Bahas Masa Depan Sastra Aceh

29 Juni 2026 - 19:17 WIB

Akhirnya Dunia Usaha Ekonomi Kreatif Cilacap Punya Payung Hukum

29 Juni 2026 - 13:10 WIB

Lima Hari Terkatung di Jalan, Penumpang Bus Putra Pelangi Keluhkan Armada Sering Mogok 

29 Juni 2026 - 13:03 WIB

Puisi Menemukan Realitasnya di Aceh, Ahmadun: Satu Pekan PPN XIV Terasa Kurang

28 Juni 2026 - 22:33 WIB

Trending di Uncategorized