Menu ✖

Mode Gelap
ASDP Utamakan Keselamatan, Berhasil Evakuasi Seluruh Penumpang dan Awak KMP Batumandi Kemenhub Perkuat Layanan Kepelabuhanan di Kupang Fokus Penanganan Penumpang, Kemenhub Pastikan Penanggulangan Kebakaran KMP Batumandi Sekjen PBB Sambangi Hambalang, Prabowo Bahas Perdamaian Dunia dan Palestina Tarif Terjangkau, 14,16 Juta Pelanggan Manfaatkan KA PSO KAI hingga September 2026 Trafik Kargo IPCC Melonjak 19,57% hingga Kuartal III 2026

Uncategorized

Nucke Rahma Soroti Peran “Kartini Kreatif” dalam Diplomasi Budaya di Milad FORWAN ke-12

badge-check


 Nucke Rahma Soroti Peran “Kartini Kreatif” dalam Diplomasi Budaya di Milad FORWAN ke-12 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Sosok Nucke Rahma menjadi perhatian utama dalam peringatan Milad ke-12 Forum Wartawan Hiburan Seluruh Indonesia (FORWAN) yang digelar di Auditorium Gedung RRI, Jakarta Pusat, Selasa (28/4). Dalam forum bertajuk “Ngobras (Ngobrol Santai) Bareng Kartini Film, Musik & Seni”, Nucke menegaskan pentingnya peran perempuan kreatif sebagai wajah diplomasi budaya Indonesia di kancah global.

Sebagai Indonesia Best Female Screenplay Writer, Nucke Rahma menilai bahwa perempuan—khususnya di sektor film, musik, dan seni—memiliki kekuatan naratif yang khas dalam menyampaikan identitas bangsa. “Kartini masa kini bukan hanya bicara emansipasi, tetapi juga bagaimana perempuan mampu menciptakan karya yang berbicara lintas budaya dan diterima dunia internasional,” ujarnya.

Menurutnya, skenario film bukan sekadar cerita, melainkan medium strategis untuk memperkenalkan nilai, tradisi, dan karakter Indonesia kepada audiens global. Ia menekankan bahwa penulis perempuan memiliki kepekaan tersendiri dalam menggali cerita-cerita lokal yang autentik, sehingga mampu menjadi kekuatan dalam diplomasi budaya.

“Cerita-cerita dari perempuan Indonesia sangat kaya. Ketika itu diolah dengan baik dalam film atau karya seni, maka ia bisa menjadi jembatan budaya yang kuat. Dunia tidak hanya melihat Indonesia dari sisi pariwisata, tapi juga dari narasi manusianya,” tambahnya.

Nucke juga mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk antara kreator, pemerintah, dan media, agar karya-karya anak bangsa dapat lebih luas menembus pasar internasional. Ia menyebut bahwa momentum seperti Milad FORWAN menjadi ruang penting untuk mempertemukan gagasan dan memperkuat ekosistem industri kreatif.

Kehadiran Nucke Rahma dalam forum ini sekaligus menegaskan bahwa peran perempuan di industri kreatif semakin strategis, tidak hanya sebagai pelaku seni, tetapi juga sebagai duta budaya yang membawa nama Indonesia ke panggung dunia.*** (Dulloh)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Aksi Demo di Jakarta, KAI Pastikan Kereta dari Gambir Tetap Berangkat Sesuai Jadwal

20 Oktober 2026 - 10:48 WIB

ISI Padangpanjang Jadi Panggung Diplomasi Budaya, Seniman Lima Negara Ramaikan FKI XIII

19 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Brotherhood of SANFFEST, Sineas Mancanegara Berbagi Ilmu Film di Sejumlah Daerah

19 Oktober 2026 - 12:52 WIB

​Seleksi Ketat! 60 Calon Kepala Sekolah di Fakfak Ikuti Pelatihan dan OJT Hingga 28 Oktober

19 Oktober 2026 - 10:09 WIB

15 Tahun Sastra Bulan Purnama, Merawat Persahabatan dan Menghidupkan Puisi di Era Digital

18 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Seluruh Academia Sabet Tiga Standing Ovation, Persaingan Top 12 D’Academy 8 Kian Ketat

17 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Dari Panggung Spanyol, Anak-Anak Indonesia Suarakan Perdamaian Dunia, Teater Tanah Air Borong Empat Penghargaan

17 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Jakarta Kulminasi: Satu Hari Tanpa Bayangan, Ketika Seni Mengajak Warga Membaca Perubahan Kota

16 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Nina Nugroho Sulap Tenun Makassar Jadi Busana Modern, Filosofi Kehormatan dan Harmoni Jadi Inspirasi

16 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Dwiki Dharmawan: Indonesia Tidak Kekurangan Talenta Musik

16 Oktober 2026 - 00:06 WIB

Trending di SENI BUDAYA