Wartatrans.com, JAKARTA — Sosok Nucke Rahma menjadi perhatian utama dalam peringatan Milad ke-12 Forum Wartawan Hiburan Seluruh Indonesia (FORWAN) yang digelar di Auditorium Gedung RRI, Jakarta Pusat, Selasa (28/4). Dalam forum bertajuk “Ngobras (Ngobrol Santai) Bareng Kartini Film, Musik & Seni”, Nucke menegaskan pentingnya peran perempuan kreatif sebagai wajah diplomasi budaya Indonesia di kancah global.
Sebagai Indonesia Best Female Screenplay Writer, Nucke Rahma menilai bahwa perempuan—khususnya di sektor film, musik, dan seni—memiliki kekuatan naratif yang khas dalam menyampaikan identitas bangsa. “Kartini masa kini bukan hanya bicara emansipasi, tetapi juga bagaimana perempuan mampu menciptakan karya yang berbicara lintas budaya dan diterima dunia internasional,” ujarnya.

Menurutnya, skenario film bukan sekadar cerita, melainkan medium strategis untuk memperkenalkan nilai, tradisi, dan karakter Indonesia kepada audiens global. Ia menekankan bahwa penulis perempuan memiliki kepekaan tersendiri dalam menggali cerita-cerita lokal yang autentik, sehingga mampu menjadi kekuatan dalam diplomasi budaya.
“Cerita-cerita dari perempuan Indonesia sangat kaya. Ketika itu diolah dengan baik dalam film atau karya seni, maka ia bisa menjadi jembatan budaya yang kuat. Dunia tidak hanya melihat Indonesia dari sisi pariwisata, tapi juga dari narasi manusianya,” tambahnya.
Nucke juga mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk antara kreator, pemerintah, dan media, agar karya-karya anak bangsa dapat lebih luas menembus pasar internasional. Ia menyebut bahwa momentum seperti Milad FORWAN menjadi ruang penting untuk mempertemukan gagasan dan memperkuat ekosistem industri kreatif.
Kehadiran Nucke Rahma dalam forum ini sekaligus menegaskan bahwa peran perempuan di industri kreatif semakin strategis, tidak hanya sebagai pelaku seni, tetapi juga sebagai duta budaya yang membawa nama Indonesia ke panggung dunia.*** (Dulloh)




























