Menu

Mode Gelap
KAI Daop 1 Minta Maaf, Sejumlah KA dari Gambir dan Pasar Senen Masih Terlambat hingga Dibatalkan Imbas KRL Tertemper Taksi Green SM di Bekasi, Ditjen Hubdat Panggil Manajemen Xanh Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Latihan Dalmas, Tingkatkan Kesiapsiagaan Jelang Hari Buruh Internasional 2026 Tomi Hermawan: Radio Harus Jadi Kurator dan Sahabat Pendengar 74 Tahun Berlayar, PELNI Tunjukkan Capaian Transformasi Kuat Nucke Rahma Soroti Peran “Kartini Kreatif” dalam Diplomasi Budaya di Milad FORWAN ke-12

Uncategorized

Nucke Rahma Soroti Peran “Kartini Kreatif” dalam Diplomasi Budaya di Milad FORWAN ke-12

badge-check


 Nucke Rahma Soroti Peran “Kartini Kreatif” dalam Diplomasi Budaya di Milad FORWAN ke-12 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Sosok Nucke Rahma menjadi perhatian utama dalam peringatan Milad ke-12 Forum Wartawan Hiburan Seluruh Indonesia (FORWAN) yang digelar di Auditorium Gedung RRI, Jakarta Pusat, Selasa (28/4). Dalam forum bertajuk “Ngobras (Ngobrol Santai) Bareng Kartini Film, Musik & Seni”, Nucke menegaskan pentingnya peran perempuan kreatif sebagai wajah diplomasi budaya Indonesia di kancah global.

Sebagai Indonesia Best Female Screenplay Writer, Nucke Rahma menilai bahwa perempuan—khususnya di sektor film, musik, dan seni—memiliki kekuatan naratif yang khas dalam menyampaikan identitas bangsa. “Kartini masa kini bukan hanya bicara emansipasi, tetapi juga bagaimana perempuan mampu menciptakan karya yang berbicara lintas budaya dan diterima dunia internasional,” ujarnya.

Menurutnya, skenario film bukan sekadar cerita, melainkan medium strategis untuk memperkenalkan nilai, tradisi, dan karakter Indonesia kepada audiens global. Ia menekankan bahwa penulis perempuan memiliki kepekaan tersendiri dalam menggali cerita-cerita lokal yang autentik, sehingga mampu menjadi kekuatan dalam diplomasi budaya.

“Cerita-cerita dari perempuan Indonesia sangat kaya. Ketika itu diolah dengan baik dalam film atau karya seni, maka ia bisa menjadi jembatan budaya yang kuat. Dunia tidak hanya melihat Indonesia dari sisi pariwisata, tapi juga dari narasi manusianya,” tambahnya.

Nucke juga mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk antara kreator, pemerintah, dan media, agar karya-karya anak bangsa dapat lebih luas menembus pasar internasional. Ia menyebut bahwa momentum seperti Milad FORWAN menjadi ruang penting untuk mempertemukan gagasan dan memperkuat ekosistem industri kreatif.

Kehadiran Nucke Rahma dalam forum ini sekaligus menegaskan bahwa peran perempuan di industri kreatif semakin strategis, tidak hanya sebagai pelaku seni, tetapi juga sebagai duta budaya yang membawa nama Indonesia ke panggung dunia.*** (Dulloh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kolaborasi Bahasa di Serambi Mekkah

28 April 2026 - 13:19 WIB

14 Penumpang Meninggal dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, KAI Buka Posko Informasi 14 Hari

28 April 2026 - 11:44 WIB

Persami SIBS–ICM Gunung Geulis Tanamkan Karakter “HEBAT” pada Siswa

28 April 2026 - 00:13 WIB

KRL dan Kereta Jarak Jauh Tabrakan di Stasiun Bekasi Timur, Evakuasi Penumpang Berlangsung

27 April 2026 - 22:13 WIB

Kereta Api Menggerakkan Mobilitas Rendah Emisi dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

27 April 2026 - 20:50 WIB

Dua Grup Musik Depok Akan Meriahkan Malam Puncak Hari Puisi Nasional 2026

27 April 2026 - 18:01 WIB

LavAni Juara 1 Proliga 2026 Sektor Putra, SBY Memberi Apresiasi

27 April 2026 - 08:23 WIB

Halal Bihalal KEMALA Jabotabek Beberapa Tokoh Langsa Nyanyikan Lagu Rumah Kita

26 April 2026 - 18:39 WIB

FLS3N SMA Kota Depok 2026: Panggung Ekspresi 500 Pelajar, Merawat Kreativitas dan Jejak Budaya

26 April 2026 - 16:03 WIB

Subkhi “Smart” Muralis Magelang Borong Prestasi April, Karya Dipuji Namun Tetap Dikritisi

26 April 2026 - 13:44 WIB

Trending di PERISTIWA