Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan karena masih terjadinya keterlambatan perjalanan kereta api dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Selasa (28/4/2026).
KAI menyebut pengaturan operasional dengan sistem antrean di lintas masih dilakukan guna memastikan perjalanan kereta api berjalan aman pascagangguan sebelumnya. Kondisi tersebut berdampak pada keterlambatan keberangkatan sejumlah kereta dengan variasi waktu yang cukup signifikan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam pengoperasian perjalanan kereta api.
“Perjalanan kereta api dijalankan secara bertahap dengan pengaturan antrean di lintas untuk memastikan kondisi operasional aman. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan,” ujar Franoto.
Hingga pukul 17.50 WIB, sejumlah kereta dari Stasiun Gambir mengalami keterlambatan, di antaranya KA Parahyangan tujuan Bandung terlambat 403 menit, KA Batavia tujuan Solo Balapan terlambat 330 menit, serta KA Manahan tujuan Solo Balapan terlambat 195 menit. Selain itu, KA Argo Merbabu tujuan Semarang Tawang terlambat 260 menit, KA Gunungjati tujuan Semarang Tawang terlambat 155 menit, dan KA Taksaka tujuan Yogyakarta terlambat 120 menit.
Sementara dari Stasiun Pasar Senen, keterlambatan juga terjadi pada sejumlah perjalanan, antara lain KA Gaya Baru Malam tujuan Surabaya Gubeng terlambat 330 menit, KA Tegal Bahari tujuan Tegal terlambat 300 menit, serta KA Serayu tujuan Kroya terlambat 322 menit.
Kemudian KA Bengawan tujuan Purwosari terlambat 295 menit, KA Dharmawangsa tujuan Surabaya Pasar Turi terlambat 217 menit, dan KA Airlangga tujuan Surabaya Pasar Turi terlambat 212 menit.
Selain keterlambatan, KAI juga membatalkan sejumlah perjalanan dari kedua stasiun sebagai bagian dari upaya percepatan normalisasi operasional.
Untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir, perjalanan yang dibatalkan meliputi KA Argo Muria tujuan Semarang Tawang, Argo Bromo Anggrek tujuan Surabaya Pasar Turi, Pangandaran tujuan Banjar, Parahyangan tujuan Bandung, Purwojaya tujuan Kutoarjo, dan Cakrabuana tujuan Cirebon.
Sedangkan dari Stasiun Pasar Senen, perjalanan yang dibatalkan yakni KA Sawunggalih tujuan Kutoarjo, Madiun Jaya tujuan Madiun, dan Tawang Jaya tujuan Semarang Tawang.
KAI mengimbau pelanggan untuk memperhatikan kembali jadwal keberangkatan dan memperoleh informasi terkini melalui kanal resmi KAI. Bagi pelanggan terdampak keterlambatan maupun pembatalan, KAI memberikan opsi pembatalan tiket dengan pengembalian bea tiket 100 persen yang dapat dilakukan maksimal tujuh hari sejak tanggal keberangkatan pada tiket.
“Kami terus berupaya melakukan percepatan penanganan agar operasional perjalanan kereta api dapat kembali normal. Terima kasih atas kesabaran dan pengertian pelanggan,” tutup Franoto.(fahmi)




























