Menu

Mode Gelap
Menutup Celah Korupsi di Program Makan Bergizi Gratis DAMRI Apresiasi Pelanggan yang Merencanakan Perjalanan Lebih Awal melalui Promo Early Book Trafik Petikemas IPC TPK Tembus 1,49 Juta TEUs Sepanjang Januari-Mei 2026 Dari Limbah Menjadi Manfaat: IPCC Kolaborasi dengan Rappo Indonesia Dorong Ekonomi Sirkular Tambal Sulam Garuda: Dua Wajah Baru, Pertanyaan Lama Tim 9 PPN XIV Aceh Tengah Tetap Solid, Dukungan Pemerintah Daerah Dinilai Masih Minim

SUMBER DAYA

Dari Limbah Menjadi Manfaat: IPCC Kolaborasi dengan Rappo Indonesia Dorong Ekonomi Sirkular

badge-check


 Dari Limbah Menjadi Manfaat: IPCC Kolaborasi dengan Rappo Indonesia Dorong Ekonomi Sirkular Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Di tengah meningkatnya tantangan pengelolaan sampah plastik yang menjadi isu lingkungan global, keberadaan limbah plastik yang terus menumpuk dan belum terutilisasi secara optimal masih menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak.

Selain berpotensi mencemari lingkungan, akumulasi sampah plastik juga dapat mengganggu ekosistem darat maupun perairan serta menurunkan kualitas hidup masyarakat apabila tidak dikelola secara bertanggungjawab. Kondisi tersebut mendorong perlunya pendekatan yang lebih inovatif dalam pengelolaan sampah, tidak hanya berorientasi pada pengurangan limbah, tetapi juga mampu menciptakan nilai ekonomi dan manfaat sosial bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta pembangunan berkelanjutan, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC) berkolaborasi bersama Rappo Indonesia dengan mengolah limbah sampah kantong plastik menjadi barang yang bernilai ekonomi tinggi.

Program ini mengedepankan konsep ekonomi sirkular dengan mengubah limbah plastik menjadi berbagai produk suvenir bernilai guna dan bernilai ekonomi yang dapat dipasarkan, sehingga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi masyarakat khususnya kaum perempuan yang telah menjadi bagian dari pemberdaayaan dengan total sejumlah 16 perempuan (Makassar dan Depok).

Melalui kolaborasi pengelolaan sampah plastik ini, sebanyak 19,05 kilogram limbah plastik yang setara dengan sekitar 1.732 lembar kantong plastik bekas berhasil diolah menjadi berbagai produk fungsional dan bernilai ekonomi. Dari jumlah tersebut, dihasilkan 100 tas laptop, 40 card holder, journal book, serta reusable bag yang tidak hanya memiliki nilai guna tinggi, tetapi juga menjadi simbol transformasi limbah menjadi produk yang mendukung gaya hidup berkelanjutan.

Melalui pendekatan tersebut, IPCC tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi timbunan sampah plastik yang berakhir di tempat pembuangan akhir, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Perseroan dalam menciptakan dampak berkelanjutan melalui prinsip Creating Shared Value (CSV), di mana keberhasilan program lingkungan berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat. Lebih dari sekadar pengelolaan limbah, program ini mencerminkan penerapan prinsip ekonomi sirkular yang mendorong pemanfaatan kembali material, memperpanjang siklus hidup produk, serta menciptakan nilai bersama bagi lingkungan dan masyarakat secara berkelanjutan.

Inisiatif ini menunjukkan bahwa sampah plastik yang selama ini kerap berakhir sebagai pencemar lingkungan dapat diubah menjadi sumber daya yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus mengurangi beban lingkungan.

Rappo Indonesia lahir dari semangat untuk mengubah sampah menjadi produk bernilai sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Berawal dari inisiatif pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular, hari ini Rappo telah bekerja sama dengan berbagai perusahaan, komunitas, dan institusi untuk menghadirkan merchandise dan hampers ramah lingkungan yang berdampak.

Kami berharap kolaborasi dengan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk dapat menjadi langkah awal dari kerja sama yang lebih luas dalam menciptakan manfaat bagi lingkungan, masyarakat, dan generasi mendatang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk atas kepercayaannya memilih produk Rappo sebagai bagian dari kegiatan perusahaan. Bagi kami, setiap merchandise bukan sekadar produk, tetapi juga media untuk menyampaikan nilai, kepedulian, dan dampak positif kepada masyarakat serta lingkungan. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa dunia usaha memiliki peran penting dalam mendorong praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan,“ tutur, Akmal Idrus, Founder dan CEO Rappo Indonesia.

Pendekatan yang IPCC dan Rappo ambil bukan sekadar pengurangan sampah, melainkan transformasi limbah menjadi sumber daya yang memiliki nilai tambah. Ketika sampah plastik dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi, maka tercipta siklus manfaat yang memperkuat kesadaran lingkungan, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta mendukung terciptanya ekonomi sirkular yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

“Program ini mencerminkan komitmen IPCC untuk terus menciptakan nilai jangka panjang melalui kolaborasi dan inovasi. Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi katalis bagi tumbuhnya gerakan bersama dalam pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, sehingga keberhasilan bisnis dapat berjalan selaras dengan terwujudnya masyarakat yang lebih mandiri dan lingkungan yang lebih lestari.” pungkas Endah Dwi Liesly, Sekretaris Perusahaan IPCC.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menutup Celah Korupsi di Program Makan Bergizi Gratis

15 Juni 2026 - 23:30 WIB

DAMRI Apresiasi Pelanggan yang Merencanakan Perjalanan Lebih Awal melalui Promo Early Book

15 Juni 2026 - 22:36 WIB

Trafik Petikemas IPC TPK Tembus 1,49 Juta TEUs Sepanjang Januari-Mei 2026

15 Juni 2026 - 22:23 WIB

Tim 9 PPN XIV Aceh Tengah Tetap Solid, Dukungan Pemerintah Daerah Dinilai Masih Minim

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Disdik Kota Langsa Tetapkan Juara O2SN SMP 2026, 10 Siswa Siap Msju Ke Tingkat Provinsi

15 Juni 2026 - 20:40 WIB

SCTV Music Awards 2026 Beri Panggung Lebih Besar untuk Musik Daerah

15 Juni 2026 - 18:20 WIB

Halimah Munawir Raih Penghargaan Kategori Inovator pada HUT PT Majmu Musti Sundaya

15 Juni 2026 - 17:46 WIB

Volkswagen ID. Buzz di Indonesia: SmartDeck Jadi Senjata Baru, Penjualan EV Mulai Tancap Gas

15 Juni 2026 - 16:23 WIB

Catatan Halimah Munawir: Rasa, Kata, dan Karya. Ketika Podcast Menemukan Hatinya

15 Juni 2026 - 15:35 WIB

Asrul Assani Resmi Dilantik Menjadi Sekda Definitif Pemko Subulussalam

15 Juni 2026 - 15:07 WIB

Trending di RAGAM