Menu

Mode Gelap
Lewat Sales Mission 2026, Kemenpar Perkuat Promosi di India KPU dan Bawaslu Kunjungi DPW PSI Sulteng, Ini Yang Dibahas  Progres Perpanjangan Peron Stasiun Bogor Capai 62,31 Persen Antisipasi Kemacetan ke Gambir, Seluruh KA Jarak Jauh Berhenti di Stasiun Jatinegara Mural dan Silaturahmi Lahirkan Karya Agung di Wahana Wisata Walicung Bumiayu FORWAN dan IDPFEST, Satu Dekade Berjalan Bersama Mengawal Perkembangan Musik Drum Indonesia

PERON

Antisipasi Kemacetan ke Gambir, Seluruh KA Jarak Jauh Berhenti di Stasiun Jatinegara

badge-check


 Antisipasi Kemacetan ke Gambir, Seluruh KA Jarak Jauh Berhenti di Stasiun Jatinegara Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menetapkan kebijakan pemberhentian tambahan bagi seluruh perjalanan kereta api jarak jauh dari dan menuju Stasiun Gambir di Stasiun Jatinegara pada Jumat (12/6/2026) mulai pukul 13.00 WIB.

Kebijakan tersebut diberlakukan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi kepadatan lalu lintas menuju Stasiun Gambir yang diperkirakan terjadi seiring adanya kegiatan penyampaian pendapat di kawasan Bundaran HI, Jakarta. Aktivitas tersebut berpotensi meningkatkan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan utama ibu kota, termasuk akses menuju Stasiun Gambir.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan penambahan pemberhentian di Stasiun Jatinegara dilakukan untuk memberikan kemudahan dan fleksibilitas kepada pelanggan agar tetap dapat melanjutkan perjalanan tanpa terkendala kondisi lalu lintas.

“Penambahan pemberhentian di Stasiun Jatinegara merupakan bentuk peningkatan layanan kepada pelanggan agar tetap dapat melakukan perjalanan dengan nyaman, aman, dan tepat waktu, meskipun terdapat potensi kepadatan lalu lintas dengan adanya kegiatan menyampaikan pendapat,” ujar Franoto.

Menurutnya, pelanggan yang mengalami kesulitan mengakses Stasiun Gambir dapat memanfaatkan Stasiun Jatinegara sebagai alternatif titik keberangkatan maupun kedatangan tanpa perlu melakukan perubahan jadwal perjalanan.

Franoto menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak memengaruhi jadwal operasional kereta api yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Jadwal perjalanan kereta api tetap sesuai dengan yang tertera pada tiket. Kami mengimbau pelanggan untuk tetap memperhatikan waktu keberangkatan dan datang lebih awal ke stasiun, serta menyesuaikan rencana perjalanan menuju stasiun dengan kondisi lalu lintas,” katanya.

Untuk memastikan informasi tersampaikan kepada pelanggan, KAI telah melakukan sosialisasi melalui berbagai kanal komunikasi resmi, termasuk pengiriman pesan singkat (SMS) dan WhatsApp Blast.

Daftar KA dari Gambir yang Berhenti Tambahan di Jatinegara

Beberapa kereta api yang mendapat pemberhentian tambahan di Stasiun Jatinegara antara lain KA Purwojaya, Taksaka, Brawijaya, Bima, Gajayana, Sembrani, Pandalungan, Argo Lawu, Anggrek, Gunungjati, Manahan, hingga Argo Anjasmoro.

Pemberhentian tambahan pertama dilakukan oleh KA 58F Purwojaya relasi Gambir–Kroya pada pukul 13.39 WIB, sedangkan yang terakhir adalah KA 30B Argo Anjasmoro relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi pada pukul 23.49 WIB.
KA Menuju Gambir Juga Berhenti di Jatinegara

Selain kereta yang berangkat dari Gambir, sejumlah perjalanan menuju Stasiun Gambir juga mendapat pemberhentian tambahan di Jatinegara. Di antaranya KA Parahyangan, Taksaka, Argo Lawu, Anggrek, Manahan, Cakrabuana, dan Gunungjati.

Kereta pertama yang berhenti tambahan adalah KA 141B Parahyangan relasi Bandung–Gambir pada pukul 13.00 WIB, sementara yang terakhir adalah KA 119B Gunungjati relasi Semarang Tawang–Gambir pada pukul 21.24 WIB.
Imbauan bagi Pelanggan

KAI Daop 1 Jakarta mengimbau seluruh pelanggan untuk mengantisipasi perjalanan menuju stasiun dengan memperhatikan kondisi lalu lintas yang berpotensi padat pada Jumat siang hingga malam.

Pelanggan juga diminta untuk Datang lebih awal ke stasiun keberangkatan; Memantau informasi perjalanan melalui kanal resmi KAI; dan Memanfaatkan akses alternatif, termasuk melalui Stasiun Jatinegara.

KAI menegaskan akan terus berupaya menjaga keandalan layanan transportasi kereta api agar pelanggan tetap dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu meski di tengah dinamika lalu lintas di wilayah Jakarta.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Progres Perpanjangan Peron Stasiun Bogor Capai 62,31 Persen

12 Juni 2026 - 14:00 WIB

Kemenhub Kebut Pembangunan Jaringan KA Nasional

12 Juni 2026 - 10:53 WIB

Transportasi Rel Kian Diminati, KAI Group Layani 214 Juta Pelanggan hingga Mei 2026

12 Juni 2026 - 09:29 WIB

Dukung Target Nasional 2060, KAI Luncurkan Strategi Net Zero Emission

11 Juni 2026 - 20:41 WIB

Tingkatkan Kedisiplinan, KAI Services Gelar Pembinaan Security LRT Jabodebek

11 Juni 2026 - 20:17 WIB

Pelanggan Kereta Panoramic Naik 62 Persen, Tembus 79.933 Orang hingga Mei 2026

11 Juni 2026 - 16:49 WIB

Dongkrak Sektor UMKM dan Tani, KA Cikuray Kini Punya Kereta Khusus Petani-Pedagang

11 Juni 2026 - 14:59 WIB

Pangkas Emisi Sektor Transportasi, KAI Targetkan Nol Bersih pada 2060

11 Juni 2026 - 13:38 WIB

Media Briefing bertajuk "Strategi Kemitraan Iklim dan Dekarbonisasi Perkeretaapian Indonesia" di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Dukung Kelancaran Distribusi Energi Nasional

11 Juni 2026 - 06:40 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Bersih Lintas, Jaga Keselamatan Perjalanan Kereta Api dan Kelestarian Lingkungan

10 Juni 2026 - 18:20 WIB

KAI Daop 1 Jakarta lakukan giat bersih jalur rel KA untuk keselamatan KA dan kelestarian lingkungan. (Ist)
Trending di PERON