Menu

Mode Gelap
GGRM Suntik Rp200 Miliar, Bandara Dhoho Hadapi Balik Modal 26 Tahun Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari Hari Kemerdekaan! Ongkos Cuma Rp8 Naik MRT, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL dan Busway Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat

Uncategorized

SCTV Music Awards 2026 Beri Panggung Lebih Besar untuk Musik Daerah

badge-check


 SCTV Music Awards 2026 Beri Panggung Lebih Besar untuk Musik Daerah Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Industri musik Indonesia kembali merayakan prestasi para pelaku musik Tanah Air melalui ajang SCTV Music Awards 2026p. Tahun ini, SCTV menghadirkan sejumlah inovasi, termasuk dua kategori penghargaan baru yang secara khusus ditujukan untuk mengapresiasi karya-karya musik berbahasa daerah yang kian mendapat perhatian publik.

Dua kategori tersebut adalah Penyanyi/Duo/Grup Berbahasa Daerah Paling Ngetop dan Lagu Berbahasa Daerah Paling Ngetop. Kehadiran kategori baru ini menjadi wujud pengakuan terhadap semakin kuatnya eksistensi musik daerah di industri hiburan nasional.

Menurut pihak SCTV, perkembangan platform digital telah membuka peluang lebih besar bagi lagu-lagu daerah untuk dikenal luas. Banyak karya yang awalnya populer di daerah tertentu kini mampu menjangkau pendengar dari berbagai wilayah Indonesia.

Selain menghadirkan kategori baru, SCTV Music Awards 2026 juga akan menjadi panggung bagi sederet musisi yang tengah bersinar. Penonton akan disuguhkan penampilan dari Rizky Febian, Ifan Seventeen, IDGITAF, Nadhif Basalamah, Barasuara, hingga Toton Caribo. Mereka akan tampil dalam rangkaian pertunjukan yang dikemas secara spektakuler.

Kemeriahan acara juga akan semakin terasa dengan kehadiran para pemain sinetron unggulan SCTV. Sejumlah bintang dari Asmara Gen Z, Beri Cinta Waktu, Istiqomah Cinta, dan Jejak Duka Diandra dijadwalkan ikut memeriahkan acara, baik sebagai pembaca nominasi maupun pengisi segmen hiburan.

Nama-nama seperti Aqeela Calista, Nicole Rossi, Yasmin Napper, Arbani Yasiz, Michelle Ziudith, Julian Jacob, hingga Yesaya Abraham dipastikan ambil bagian dalam malam penghargaan tersebut.

Tak hanya itu, para finalis Top 14 The Icon Indonesia juga akan menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan pemirsa. Penampilan mereka menjadi salah satu segmen yang paling dinantikan karena menghadirkan kolaborasi dan konsep pertunjukan yang berbeda dari biasanya.

Ajang penghargaan tahun ini tetap melibatkan ASIRI (Aliansi Industri Rekaman Musik Indonesia Bersatu) ini dalam proses penentuan nominasi. Data yang digunakan berasal dari The Official Indonesia Chart pop, sehingga nominasi yang terpilih mencerminkan pencapaian para musisi berdasarkan performa mereka di industri musik nasional.

Sebanyak delapan penghargaan akan diperebutkan dalam SCTV Music Awards 2026. Beberapa kategori yang menjadi sorotan antara lain Penyanyi Pria Paling Ngetop, Penyanyi Wanita Paling Ngetop, Duo/Grup Paling Ngetopp, hingga Lagu Pop Paling Ngetop.

Persaingan di kategori penyanyi pria diprediksi berlangsung sengit dengan hadirnya nama-nama seperti pNadhif Basalamah, Sal Priadi, Pamungkas, Raim Laode, dan Hindia. Sementara di kategori penyanyi wanita, publik akan menentukan pilihan antara Bernadya, IDGITAF, Nadin Amizah, Raisa, dan Yura Yunita.

Untuk kategori lagu daerah, sejumlah karya yang populer di berbagai platform digital turut masuk nominasi. Kehadiran lagu-lagu tersebut menunjukkan bahwa musik berbasis budaya lokal kini memiliki daya tarik yang kuat di kalangan generasi muda.

Malam puncak SCTV Music Awards 2026 akan dipandu oleh Raffi Ahmad, Ananda Omesh, dan Aqeela Calista, serta disiarkan secara langsung pada Kamis, 18 Juni 2026 pukul 20.00 WIB dari Studio 6 EMTEK City.

Melalui ajang ini, SCTV tidak hanya memberikan penghargaan kepada para musisi berprestasi, tetapi juga mendorong lahirnya apresiasi yang lebih luas terhadap keberagaman musik Indonesia, termasuk karya-karya yang mengangkat bahasa dan budaya daerah.***  (Byl)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe

16 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat

16 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Penyair LK Ara dan Salman Yoga Baca Puisi di Hari Didong

16 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Perayaan Hari Didong Di Musara Gayo Jabodetabek Meriah, Silvia Kim dari Korea Selatan Ikut Berdidong

16 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Haji Fikri Ajak Masyarakat Jawa Barat Merenungi Makna Kemerdekaan ke-81, Dari Seremoni Menuju Pengabdian Nyata

16 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Laznas ASAR Humanity Bergerak Tanggap Bencana Bersama Relawan KSATRIA di NTT

16 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Penanganan Bencana Lambat, Hasil Bumi Dikeruk, Tapi Butir MoU Tidak Pernah Diselesaikan Pemerintah Pusat. Aceh Sudah Muak!

16 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Semarang Terancam Rob Permanen, Tanahnya Amblas 12 Sentimeter Pertahun

16 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Delegasi Rimba Raya Kecam Keras Insiden Pelecehan Budaya Aceh di Panggung Jamnas: “Jangan Lupakan Sejarah Aceh”

16 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Trending di RAGAM