Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

PERON

Didukung Pemerintah, Penumpang KA PSO KAI Tembus 7,88 Juta pada Januari–Mei 2026

badge-check


 Didukung Pemerintah, Penumpang KA PSO KAI Tembus 7,88 Juta pada Januari–Mei 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat layanan kereta api Public Service Obligation (PSO) terus menjadi pilihan masyarakat untuk perjalanan jarak jauh dan lokal. Sepanjang Januari–Mei 2026, KA Jarak Jauh PSO dan KA Lokal PSO yang dikelola KAI Induk melayani 7.882.165 pelanggan, meningkat 7,9 persen dibanding periode yang sama pada 2025 sebanyak 7.303.687 pelanggan.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan peran penting layanan PSO dalam menjaga akses mobilitas masyarakat. Melalui dukungan Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, KAI menghadirkan layanan kereta api kelas ekonomi dengan tarif terjangkau pada lintas-lintas yang dibutuhkan masyarakat.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, KA PSO menjadi bagian penting dari pelayanan publik berbasis rel karena langsung bersentuhan dengan kebutuhan perjalanan masyarakat.

“KA PSO membantu masyarakat memperoleh akses perjalanan yang lebih terjangkau untuk bekerja, sekolah, berobat, berdagang, bertemu keluarga, maupun bepergian antardaerah. Bersama Pemerintah melalui DJKA Kemenhub, KAI terus menjaga agar layanan ini tetap relevan dengan kebutuhan pelanggan,” ujar Anne.

Berdasarkan data KAI, KA Jarak Jauh PSO melayani 4.951.267 pelanggan pada Januari–Mei 2026. Jumlah tersebut meningkat 5,1 persen dibanding Januari–Mei 2025 sebanyak 4.709.193 pelanggan. Sementara itu, KA Lokal PSO melayani 2.930.898 pelanggan, meningkat 13,0 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 2.594.494 pelanggan.

Anne menjelaskan, KA Jarak Jauh PSO berperan menghubungkan kota-kota di Jawa dan Sumatra dengan biaya perjalanan yang lebih terukur bagi masyarakat. Layanan ini memberi ruang bagi pelanggan untuk melakukan perjalanan antarkota secara lebih hemat, terutama bagi pelajar, pekerja, pedagang, keluarga, serta masyarakat yang membutuhkan akses transportasi rutin.

Untuk layanan KA Jarak Jauh PSO, KAI melayani 13 KA, yaitu KA Kahuripan relasi Blitar–Kiaracondong PP, KA Bengawan relasi Purwosari–Pasar Senen PP, KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan–Ketapang PP, KA Airlangga relasi Surabaya Pasarturi–Pasar Senen PP, KA Serayu relasi Purwokerto–Kroya–Pasar Senen PP, KA Kutojaya Selatan relasi Kutoarjo–Kiaracondong PP, KA Tawang Alun relasi Ketapang–Bangil–Malang Kota Lama PP, KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuklinggau PP, KA Ekspres Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang PP, KA Putri Deli relasi Tanjungbalai–Medan PP, KA Probowangi relasi Ketapang–Probolinggo–Surabaya Gubeng PP, KA Kuala Stabas relasi Baturaja–Tanjungkarang PP, serta KA Cikuray relasi Garut–Pasar Senen PP.

Di sisi lain, KA Lokal PSO memperkuat mobilitas regional. Layanan ini banyak digunakan masyarakat untuk bergerak dari kawasan permukiman menuju pusat kota, pasar, sekolah, kampus, fasilitas kesehatan, stasiun lanjutan, hingga pusat aktivitas ekonomi daerah.

Menurut Anne, pertumbuhan pelanggan KA Lokal PSO sebesar 13,0 persen memperlihatkan bahwa kebutuhan perjalanan jarak dekat dan menengah terus meningkat. Kereta api lokal menjadi pilihan karena memiliki jadwal yang teratur, kapasitas besar, serta tarif yang membantu masyarakat mengelola biaya mobilitas harian.

“Bagi banyak pelanggan, KA PSO adalah penghubung menuju kesempatan. Ada pelajar yang berangkat ke sekolah, pekerja yang menuju tempat kerja, pedagang yang menjaga aktivitas ekonomi, serta keluarga yang tetap terhubung antarkota,” kata Anne.

KAI juga terus menjaga kualitas layanan KA PSO melalui keselamatan perjalanan, kebersihan sarana, keteraturan operasional, serta kemudahan akses informasi dan pemesanan tiket. Pelanggan dapat membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, loket stasiun, serta kanal resmi lain yang bekerja sama dengan KAI.

Anne menambahkan, keberlanjutan layanan PSO membutuhkan sinergi antara operator, pemerintah, dan masyarakat. KAI akan terus memastikan layanan PSO berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, dan memberi manfaat langsung bagi pelanggan di berbagai wilayah.

“KAI berterima kasih atas dukungan Pemerintah melalui DJKA Kemenhub dalam penyelenggaraan KA PSO. Dengan kolaborasi ini, kereta api dapat terus hadir sebagai transportasi publik yang selamat, nyaman, terjangkau, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat,” tutup Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek

17 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

16 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kereta Merdeka KAI Semarakkan HUT ke-81 RI, Ada Lomba hingga Upgrade Kelas Gratis

16 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Libur Panjang HUT RI, Penumpang Whoosh Tembus 45.889 Orang dalam Dua Hari

16 Agustus 2026 - 13:08 WIB

KAI Group Layani 307,86 Juta Pelanggan, Kereta Api Dorong Mobilitas Rendah Emisi

16 Agustus 2026 - 12:58 WIB

KAI Siapkan 3.740 Hunian di TOD Manggarai, 1.232 Unit untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah-Menengah

16 Agustus 2026 - 01:55 WIB

KAI Catat 9.614 Tiket Promo Diskon 17% untuk Keberangkatan 17 Agustus Terjual

16 Agustus 2026 - 01:31 WIB

Sambut Libur Panjang HUT ke-81 RI, Promo Naik Whoosh Cuma Rp8.800 dan Potongan hingga Rp200.000

15 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Perjalanan KA di Sumatra Tumbuh, KAI Layani 35,26 Juta Pelanggan

15 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Peringati Hari Kemerdekaan, Menhub Dudy Ajak Masyarakat Manfaatkan Tarif Spesial Angkutan Umum, cuma Rp8!

15 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Trending di JALUR