Menu ✖

Mode Gelap
Pangkalan KPLP Tanjung Priok Kerahkan Kekuatan Armada Laut untuk Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda ASDP Utamakan Keselamatan, Berhasil Evakuasi Seluruh Penumpang dan Awak KMP Batumandi Kemenhub Perkuat Layanan Kepelabuhanan di Kupang Fokus Penanganan Penumpang, Kemenhub Pastikan Penanggulangan Kebakaran KMP Batumandi Sekjen PBB Sambangi Hambalang, Prabowo Bahas Perdamaian Dunia dan Palestina Tarif Terjangkau, 14,16 Juta Pelanggan Manfaatkan KA PSO KAI hingga September 2026

SENI BUDAYA

Subkhi “Smart” Muralis Magelang Borong Prestasi April, Karya Dipuji Namun Tetap Dikritisi

badge-check


 Subkhi “Smart” Muralis Magelang Borong Prestasi April, Karya Dipuji Namun Tetap Dikritisi Perbesar

Wartatrans.com, MAGELANG — Rangkaian kegiatan mural sepanjang April menghadirkan persaingan ketat antar seniman dari berbagai daerah. Dari puluhan peserta yang ambil bagian, panitia akhirnya menyeleksi tiga karya terbaik. Salah satu yang paling menonjol datang dari Subkhi, muralis asal Magelang yang dikenal dengan nama “Subkhi Smart”.

Alumni SMSR kelahiran Agustus 1975 ini tampil mencuri perhatian bukan hanya karena kualitas karyanya, tetapi juga karena perjuangannya yang tidak biasa. Dalam sejumlah kompetisi, Subkhi memilih tampil sebagai single fighter painting—melukis seorang diri—di tengah dominasi peserta lain yang bekerja dalam tim beranggotakan dua hingga lima orang.

Perjalanan Subkhi dalam sepekan terakhir April terbilang impresif. Ia harus menempuh jarak antar kota bahkan antar provinsi dengan sepeda motor seorang diri demi mengikuti berbagai ajang mural. Kerja keras tersebut berbuah hasil dengan raihan prestasi beruntun di tiga wilayah berbeda.

Pada ajang mural di Kopassus Cijantung, Jakarta, yang bertepatan dengan peringatan hari jadi ke-74 Jakarta, Subkhi berhasil meraih juara ketiga. Sepekan berselang, ia naik podium sebagai juara kedua dalam event mural Pasar Modern (Pasmod) BSD City, Tangerang, Banten. Tidak berhenti di situ, pada pekan berikutnya ia justru mencapai puncak prestasi dengan menyabet penghargaan The Best Art atau juara pertama dalam ajang “Mural Pejagalan Reborn” yang digelar dalam rangka HUT ke-120 Kota Pekalongan.

Kemampuan Subkhi dalam membaca tema menjadi salah satu keunggulan utama. Karyanya dinilai matang secara konsep, kuat secara simbolik, serta memiliki penyajian visual yang total. Komposisi objek, alur cerita visual, hingga keberanian eksplorasi warna menjadi nilai lebih yang membedakannya dari peserta lain.

Meski demikian, keberhasilan tersebut tidak lepas dari catatan kritis. Dalam dunia mural yang terus berkembang, sebuah karya yang terlihat “megah” di ruang publik tetap perlu dievaluasi. Pengamat menilai bahwa aspek narasi visual, keseimbangan komposisi, hingga keselarasan warna masih menjadi ruang diskusi yang perlu terus dikembangkan.

“Visual yang kuat memang penting, tetapi pesan yang disampaikan harus benar-benar sampai kepada publik. Jangan sampai justru membingungkan,” menjadi salah satu catatan yang mengemuka dalam evaluasi karya mural.

Kritik ini bukan untuk mereduksi capaian, melainkan sebagai bagian dari proses pembelajaran bersama. Dalam konteks seni mural—baik sebagai media ekspresi, propaganda, maupun kompetisi—tujuan utamanya bukan sekadar meraih piala, tetapi membangun peradaban visual yang bisa dinikmati masyarakat luas.

Sebuah mural, pada akhirnya, bukan hanya hiasan dinding. Ia adalah representasi zaman yang berbicara melalui cerita, komposisi, tata ruang, dan harmoni warna. Karena itu, setiap capaian perlu diiringi refleksi agar kualitas karya ke depan semakin matang, tidak hanya indah secara visual tetapi juga kuat secara gagasan.

Keberhasilan Subkhi menjadi bukti bahwa kerja keras, konsistensi, dan idealisme masih menjadi fondasi utama dalam berkarya. Namun lebih dari itu, catatan kritis yang menyertainya menjadi pengingat bahwa seni adalah ruang belajar yang tidak pernah selesai.*** (Priyo)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pangkalan KPLP Tanjung Priok Kerahkan Kekuatan Armada Laut untuk Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda

20 Oktober 2026 - 23:01 WIB

ASDP Utamakan Keselamatan, Berhasil Evakuasi Seluruh Penumpang dan Awak KMP Batumandi

20 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Bupati Fakfak Pimpin Sertijab Sekda Definitif Arif H. Rumagesan, Tekankan Sinergi OPD

20 Oktober 2026 - 12:52 WIB

ISI Padangpanjang Jadi Panggung Diplomasi Budaya, Seniman Lima Negara Ramaikan FKI XIII

19 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Brotherhood of SANFFEST, Sineas Mancanegara Berbagi Ilmu Film di Sejumlah Daerah

19 Oktober 2026 - 12:52 WIB

15 Tahun Sastra Bulan Purnama, Merawat Persahabatan dan Menghidupkan Puisi di Era Digital

18 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Seluruh Academia Sabet Tiga Standing Ovation, Persaingan Top 12 D’Academy 8 Kian Ketat

17 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Dari Panggung Spanyol, Anak-Anak Indonesia Suarakan Perdamaian Dunia, Teater Tanah Air Borong Empat Penghargaan

17 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Satresnarkoba Polres Nagan Raya Amankan Terduga Pelaku Narkotika, Sita Sabu Seberat 10,18 Gram di Darul Makmur

17 Oktober 2026 - 04:50 WIB

Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius

16 Oktober 2026 - 21:21 WIB

Trending di PERISTIWA