Menu ✖

Mode Gelap
Kemenhub Perkuat Layanan Kepelabuhanan di Kupang Fokus Penanganan Penumpang, Kemenhub Pastikan Penanggulangan Kebakaran KMP Batumandi Sekjen PBB Sambangi Hambalang, Prabowo Bahas Perdamaian Dunia dan Palestina Tarif Terjangkau, 14,16 Juta Pelanggan Manfaatkan KA PSO KAI hingga September 2026 Trafik Kargo IPCC Melonjak 19,57% hingga Kuartal III 2026 ASDP: Kebakaran KMP Batumandi di Sekitar Pulau Merak Besar, Penumpang Selamat

RAGAM

Tomi Hermawan: Radio Harus Jadi Kurator dan Sahabat Pendengar

badge-check


 Tomi Hermawan: Radio Harus Jadi Kurator dan Sahabat Pendengar Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Perkembangan platform digital dan media sosial mendorong industri radio untuk beradaptasi lebih cepat. Di tengah perubahan perilaku konsumsi musik masyarakat, Radio RDI 97.1 FM Jakarta memilih memperkuat peran sebagai kurator musik sekaligus membangun kedekatan emosional dengan pendengarnya.

Music Director sekaligus Program Director RDI, Tomi Hermawan, menilai radio tidak lagi cukup hanya menjadi pemutar lagu. Radio harus mampu menghadirkan pengalaman yang lebih personal dan relevan di tengah gempuran layanan streaming.

“Radio harus tetap punya identitas, tapi juga fleksibel mengikuti tren. Kami memadukan lagu hits dengan potensi lagu baru, sekaligus memperkuat interaksi dengan pendengar, termasuk melalui platform digital,” ujar Tomi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Menurut dia, peran Music Director kini semakin strategis. Tidak hanya menentukan playlist, tetapi juga membaca selera pasar, menjalin komunikasi dengan industri musik, hingga menganalisis respons pendengar.

RDI, lanjutnya, berupaya menjaga eksistensi sebagai radio dangdut nomor satu, sembari membuka ruang bagi genre lain seperti pop Indonesia, pop Melayu, hingga musik ambyar. Langkah ini dilakukan untuk menjangkau generasi pendengar yang lebih luas tanpa kehilangan karakter utama.

Selain siaran on-air, RDI juga mengembangkan konten digital dalam bentuk video pendek, wawancara musisi, hingga podcast yang disesuaikan dengan segmentasi audiens. Strategi ini dinilai efektif untuk menjaga relevansi di era media sosial.

“Konten tidak bisa hanya berhenti di udara. Harus bisa dikembangkan menjadi format digital agar menjangkau lebih banyak pendengar, terutama generasi muda,” katanya.

Tomi juga menegaskan bahwa batas antara musisi independen dan label besar kini semakin kabur. Yang menjadi tolok ukur utama adalah kualitas karya dan kemampuan lagu untuk terhubung dengan pendengar.

Karena itu, RDI membuka peluang yang sama bagi seluruh musisi. Lagu-lagu baru dengan potensi kuat akan tetap mendapat ruang, baik melalui program siaran, tangga lagu, maupun interaksi pendengar.

“Yang penting bukan lagi labelnya, tapi bagaimana karya itu bisa diterima. Radio tetap punya peran penting dalam memperkenalkan musik Indonesia ke publik,” ujarnya.

Dengan strategi tersebut, RDI optimistis dapat terus bertahan dan berkembang di tengah disrupsi digital, sekaligus memperkuat posisinya sebagai media hiburan yang dekat dengan masyarakat.*** (Daus)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Catatan Iwan Piliang: Ketika Solusi Karhutla Terbentur Birokrasi

20 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Satpol PP Fakfak Beri Tenggat 3×24 Jam, Bangunan Liar di Pasar Kelapa Dua Terancam Dibongkar

20 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Bupati Fakfak Pimpin Sertijab Sekda Definitif Arif H. Rumagesan, Tekankan Sinergi OPD

20 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Jelang Akhir Tahun, TPK Koja Kembali Gelar Donor Darah Target 100 Pendonor

20 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Sewa Bus DAMRI, Pilihan Tepat untuk Perjalanan Bersama yang Nyaman

19 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

19 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Persoalan Aceh Singkil Tak Kunjung Tuntas, Mahasiswa Kirim Petisi ke Presiden Prabowo

19 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Dua Kali Tak Penuhi Panggilan KPK, Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa

19 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Cegah Abrasi Pantura Jawa, AHY Tanam Mangrove Berteknologi HexBricks

19 Oktober 2026 - 18:28 WIB

BKKP Kemenhub Catat Berbagai Prestasi Strategis

19 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Trending di ANJUNGAN