Menu

Mode Gelap
Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Duet Air Kemasan Kuasai 71,6 Persen Pasar AMDK, Pengamat Soroti Potensi Oligopoli BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga

Uncategorized

Kartini Bukan Kartono Band Tampil Memukau di Diskusi NGOBRAS 2026

badge-check


 Kartini Bukan Kartono Band Tampil Memukau di Diskusi NGOBRAS 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Diskusi NGOBRAS (Ngobrol Santai Bareng Kartini Film, Musik, dan Seni) 2026 tidak hanya menjadi ruang bertukar gagasan, tetapi juga panggung apresiasi bagi lahirnya generasi baru di dunia musik. Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia menghadirkan nuansa berbeda dengan memberi kesempatan tampil kepada kelompok musik muda, Kartini Bukan Kartono Band (KBK).

Langkah ini menjadi penanda bahwa regenerasi di industri musik tidak bisa ditunda. Di tengah dominasi nama-nama besar, kehadiran talenta muda justru membawa energi segar. KBK, yang merupakan binaan sekolah musik Chic’s Musik, tampil membawakan lagu Ibu Kita Kartini dengan aransemen modern yang mampu menjangkau selera generasi kini tanpa meninggalkan ruh aslinya.

Ketua Umum FORWAN, Sutrisno Buyil, menilai keberanian memberi ruang kepada musisi muda merupakan bagian dari tanggung jawab ekosistem hiburan. Menurut dia, panggung tidak semestinya eksklusif hanya bagi mereka yang telah mapan.

Respons positif datang dari berbagai kalangan yang hadir. Produser musik Seno M Hardjo melihat potensi besar dalam diri para personel KBK. Ia menilai, meski usia mereka masih muda, kemampuan bermain musik yang ditunjukkan sudah terbilang rapi dan menjanjikan.

Hal senada disampaikan pengamat musik Budi Ace Nurdin. Ia menyoroti kepercayaan diri para personel KBK yang tetap terjaga meski tampil di panggung besar untuk pertama kalinya. Baginya, hal itu menjadi indikator penting dalam proses menuju profesionalitas.

Apresiasi juga datang dari pedangdut senior Nana Mardiana yang menilai penampilan KBK tidak hanya teknis, tetapi juga mampu menghadirkan hiburan yang ringan dan jujur. Ia menekankan bahwa sikap tampil tanpa beban menjadi kekuatan tersendiri bagi musisi muda.

Bagi para personelnya, pengalaman tampil di NGOBRAS menjadi momentum penting. Rasa gugup yang sempat muncul sebelum naik panggung perlahan sirna ketika musik mulai dimainkan. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga dalam perjalanan mereka ke depan.

Lebih dari sekadar penampilan, kehadiran KBK di NGOBRAS 2026 memperlihatkan pentingnya ruang inklusif dalam dunia seni. Di sanalah bibit-bibit baru menemukan tempat untuk tumbuh, sekaligus mengingatkan bahwa masa depan musik Indonesia bergantung pada keberanian memberi kesempatan kepada generasi berikutnya.

Dengan demikian, NGOBRAS tidak hanya berbicara tentang Kartini dalam perspektif sejarah dan budaya, tetapi juga menghadirkan semangat emansipasi dalam bentuk nyata—memberi ruang bagi suara-suara baru untuk didengar.*** (SBY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peserta PPN XIV Asal Maluku: Aceh Tinggalkan Kesan Mendalam, Sastra Tak Akan Hilang Selama Kata-kata Menjadi Jalan Kemanusiaan

2 Juli 2026 - 11:12 WIB

Yuli Riban, Perupa yang Mengabdikan Seni untuk Anak-anak Disabilitas

2 Juli 2026 - 11:02 WIB

Yuli Riban Art Class Gelar Pameran Seni Rupa Perupa Disabilitas Sambut Hari Anak Nasional 2026

2 Juli 2026 - 10:56 WIB

Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Pelepasan Peserta PPN XIV di Bandara SIM, Panitia Pastikan Misi Sastra dan Budaya Aceh Terus Berlanjut

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Kebijakan Subsidi Kendaraan Listrik Dinilai Belum Berpihak pada Transportasi Massal

30 Juni 2026 - 09:10 WIB

Di SagoeTV Putra Gara dan Salman Yoga Bahas Masa Depan Sastra Aceh

29 Juni 2026 - 19:17 WIB

Akhirnya Dunia Usaha Ekonomi Kreatif Cilacap Punya Payung Hukum

29 Juni 2026 - 13:10 WIB

Lima Hari Terkatung di Jalan, Penumpang Bus Putra Pelangi Keluhkan Armada Sering Mogok 

29 Juni 2026 - 13:03 WIB

Puisi Menemukan Realitasnya di Aceh, Ahmadun: Satu Pekan PPN XIV Terasa Kurang

28 Juni 2026 - 22:33 WIB

Trending di Uncategorized