Menu ✖

Mode Gelap
Kemenhub Perkuat Layanan Kepelabuhanan di Kupang Fokus Penanganan Penumpang, Kemenhub Pastikan Penanggulangan Kebakaran KMP Batumandi Sekjen PBB Sambangi Hambalang, Prabowo Bahas Perdamaian Dunia dan Palestina Tarif Terjangkau, 14,16 Juta Pelanggan Manfaatkan KA PSO KAI hingga September 2026 Trafik Kargo IPCC Melonjak 19,57% hingga Kuartal III 2026 ASDP: Kebakaran KMP Batumandi di Sekitar Pulau Merak Besar, Penumpang Selamat

Uncategorized

Prabowo ke Banyumas, Helikopter Kepresidenan Memporak Porandakan Lapak Pedagang

badge-check


 Prabowo ke Banyumas, Helikopter Kepresidenan Memporak Porandakan Lapak Pedagang Perbesar

Wartatrans.com, JAWA TENGAH —Presiden Prabowo Subianto meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berwawasan Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (28/04/2026).

Tujuan pembangunan TPST adalah mengolah sampah dan menghasilkan berbagai produk turunan seperti genteng plastik, paving plastik manual, pupuk organik, serta bahan bakar alternatif berupa refuse derived fuel (RDF).

Prabowo melihat langsung proses pengolahan sampah dari hulu hingga hilir. Dirinya menyatakan TPST BLE merupakan sebuah terobosan dan inisiatif baik dalam pengelolaan sampah. Pun, prosesnya menggunakan teknologi tidak terlalu canggih namun efektif.

Helikopter yang ditumpangi Prabowo.

Melihat sistem tersebut, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah pusat akan memberi dukungan penuh. Ini juga dikarenakan masalah sampah jadi prioritas nasional yang harus segera dituntaskan.

“Sampah adalah prioritas nasional. Dalam dua hingga tiga tahun ke depan, harus bisa kita kendalikan,” tegasnya

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi yang mendampingi Presiden menginformasikan juga bahwa Pemprov Jateng kini sedang membangun fasilitas RDF di berbagai daerah selain Banyumas.

Konsep pengolahan regional juga disiapkan untuk kota raya dengan volume sampah besar seperti Semarang, Pekalongan, dan Tegal. “Nasional menargetkan 2029 zero sampah. Jawa Tengah siap dan optimis hal ini tercapai lebih cepat yaitu tahun 2028,” ujar Luthfi.

Terpisah, kunjungan kerja Presiden kali ini meninggalkan cerita unik. Transit di Purwokerto, Prabowo naik helikopter. Di radius 50 meter tempat pendaratan, banyak pedagang menggelar jualan.

Kejadian tidak terdugapun terjadi. Putaran baling – baling helikopter menciptakan hembusan angin kencang sehingga memporak porandakan puluhan lapak pedagang.

Pedagang porak poranda.

Seorang pedagang siomay harus mengejar atap gerobaknya yang terbang terbawa angin helikopter. Pedagang lain juga pontang – panting menyelamatkan lapak beserta dagangan mereka agar tidak melayang.

Insiden kecil ini tidak mengurangi kemeriahan suasana. Masyarakat sekitar justru tertawa kecil melihat kejadian tersebut. Kalau pedagang mengejar jualannya, warga memburu jabat tangan Presiden.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Catatan Iwan Piliang: Ketika Solusi Karhutla Terbentur Birokrasi

20 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Satpol PP Fakfak Beri Tenggat 3×24 Jam, Bangunan Liar di Pasar Kelapa Dua Terancam Dibongkar

20 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Bupati Fakfak Pimpin Sertijab Sekda Definitif Arif H. Rumagesan, Tekankan Sinergi OPD

20 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Jelang Akhir Tahun, TPK Koja Kembali Gelar Donor Darah Target 100 Pendonor

20 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Aksi Demo di Jakarta, KAI Pastikan Kereta dari Gambir Tetap Berangkat Sesuai Jadwal

20 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Sewa Bus DAMRI, Pilihan Tepat untuk Perjalanan Bersama yang Nyaman

19 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

19 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Persoalan Aceh Singkil Tak Kunjung Tuntas, Mahasiswa Kirim Petisi ke Presiden Prabowo

19 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Dua Kali Tak Penuhi Panggilan KPK, Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa

19 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Cegah Abrasi Pantura Jawa, AHY Tanam Mangrove Berteknologi HexBricks

19 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Trending di RAGAM