Menu

Mode Gelap
Menteri PPPA Usulkan Kereta Khusus Wanita di Tengah Rangkaian KRL Prabowo ke Banyumas, Helikopter Kepresidenan Memporak Porandakan Lapak Pedagang Evakuasi KRL di Bekasi Timur Masih Berlangsung, Layanan ke Cikarang Ditargetkan Beroperasi Rabu Siang KAI Daop 1 Minta Maaf, Sejumlah KA dari Gambir dan Pasar Senen Masih Terlambat hingga Dibatalkan Imbas KRL Tertemper Taksi Green SM di Bekasi, Ditjen Hubdat Panggil Manajemen Xanh Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Latihan Dalmas, Tingkatkan Kesiapsiagaan Jelang Hari Buruh Internasional 2026

Uncategorized

Prabowo ke Banyumas, Helikopter Kepresidenan Memporak Porandakan Lapak Pedagang

badge-check


 Prabowo ke Banyumas, Helikopter Kepresidenan Memporak Porandakan Lapak Pedagang Perbesar

Wartatrans.com, JAWA TENGAH —Presiden Prabowo Subianto meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berwawasan Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (28/04/2026).

Tujuan pembangunan TPST adalah mengolah sampah dan menghasilkan berbagai produk turunan seperti genteng plastik, paving plastik manual, pupuk organik, serta bahan bakar alternatif berupa refuse derived fuel (RDF).

Prabowo melihat langsung proses pengolahan sampah dari hulu hingga hilir. Dirinya menyatakan TPST BLE merupakan sebuah terobosan dan inisiatif baik dalam pengelolaan sampah. Pun, prosesnya menggunakan teknologi tidak terlalu canggih namun efektif.

Helikopter yang ditumpangi Prabowo.

Melihat sistem tersebut, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah pusat akan memberi dukungan penuh. Ini juga dikarenakan masalah sampah jadi prioritas nasional yang harus segera dituntaskan.

“Sampah adalah prioritas nasional. Dalam dua hingga tiga tahun ke depan, harus bisa kita kendalikan,” tegasnya

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi yang mendampingi Presiden menginformasikan juga bahwa Pemprov Jateng kini sedang membangun fasilitas RDF di berbagai daerah selain Banyumas.

Konsep pengolahan regional juga disiapkan untuk kota raya dengan volume sampah besar seperti Semarang, Pekalongan, dan Tegal. “Nasional menargetkan 2029 zero sampah. Jawa Tengah siap dan optimis hal ini tercapai lebih cepat yaitu tahun 2028,” ujar Luthfi.

Terpisah, kunjungan kerja Presiden kali ini meninggalkan cerita unik. Transit di Purwokerto, Prabowo naik helikopter. Di radius 50 meter tempat pendaratan, banyak pedagang menggelar jualan.

Kejadian tidak terdugapun terjadi. Putaran baling – baling helikopter menciptakan hembusan angin kencang sehingga memporak porandakan puluhan lapak pedagang.

Pedagang porak poranda.

Seorang pedagang siomay harus mengejar atap gerobaknya yang terbang terbawa angin helikopter. Pedagang lain juga pontang – panting menyelamatkan lapak beserta dagangan mereka agar tidak melayang.

Insiden kecil ini tidak mengurangi kemeriahan suasana. Masyarakat sekitar justru tertawa kecil melihat kejadian tersebut. Kalau pedagang mengejar jualannya, warga memburu jabat tangan Presiden.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tomi Hermawan: Radio Harus Jadi Kurator dan Sahabat Pendengar

28 April 2026 - 19:50 WIB

Nucke Rahma Soroti Peran “Kartini Kreatif” dalam Diplomasi Budaya di Milad FORWAN ke-12

28 April 2026 - 19:31 WIB

Perpustakaan Sekolah di Banda Aceh Bergeliat, Buku Bermutu Diserbu Murid

28 April 2026 - 14:28 WIB

Kolaborasi Bahasa di Serambi Mekkah

28 April 2026 - 13:19 WIB

14 Penumpang Meninggal dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, KAI Buka Posko Informasi 14 Hari

28 April 2026 - 11:44 WIB

Presiden Prabowo dan Menhub Dudy Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di RSUD Kota Bekasi

28 April 2026 - 11:28 WIB

Pinisepuh Sunda Halimah Munawir Sampaikan Ucapan Selamat atas Penugasan Negara Dewan Pakar MMS

28 April 2026 - 08:09 WIB

IKATISA31 Gelar Halal Bihalal di Artotel Curated Jakarta, Pererat Silaturahmi Alumni

28 April 2026 - 01:09 WIB

Persami SIBS–ICM Gunung Geulis Tanamkan Karakter “HEBAT” pada Siswa

28 April 2026 - 00:13 WIB

KRL dan Kereta Jarak Jauh Tabrakan di Stasiun Bekasi Timur, Evakuasi Penumpang Berlangsung

27 April 2026 - 22:13 WIB

Trending di PERON