Menu ✖

Mode Gelap
Kamaksi Harapkan Kepentingan Masyarakat Harus Prioritas Utama dan Buka Dialog Soal Pengembangan Geotermal Air Menjadi Perjuangan Kedua Pengungsi Gempa Flores KAI Services Buka Area Parkir di Stasiun Muara Enim, Hadirkan Kemudahan bagi Pengguna Kereta Api Wisatawan Mancanegara Pengguna Kereta Api di Daop 1 Jakarta Tembus 125 Ribu, Naik 4,7 Persen Penjualan Rumah Subsidi Lesu Wahyu Zein, Penyany Sekaligus Komposer Rilis EP dan Sukses Tembus 8 Ribuan Montly Listeners di Spotify

PERON

Menteri PPPA Usulkan Kereta Khusus Wanita di Tengah Rangkaian KRL

badge-check


 Menteri PPPA saat menjenguk korban kecelakaan KRL-KAJJ Perbesar

Menteri PPPA saat menjenguk korban kecelakaan KRL-KAJJ

Wartatrans.com, BEKASI – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mengusulkan agar ada perubahan pada formasi kereta khusus wanita di dalam kereta rel listrik (KRL).

Dari semula di kereta paling depan dan paling belakang, agar diubah menjadi di bagian tengah rangkaian KRL.

Hal itu disampaikannya di sela mengunjungi RSUD Dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, melihat kondisi korban kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listik (KRL) Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Arifah menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya saudara-saudara kita akibat kecelakaan ini.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan, serta para korban mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” ungkapnya.

Selain itu dia juga menyampaikan keprihatinan mendalam dan memastikan para korban serta keluarga terdampak mendapatkan penanganan yang optimal, termasuk layanan dukungan psikososial.

“Dalam situasi darurat ini, pemulihan psikologis merupakan bagian yang sangat penting. Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA), layanan SAPA 129, serta mitra lainnya agar dukungan psikososial berjalan optimal, mulai dari pendampingan awal, layanan konseling, hingga rujukan lanjutan apabila dibutuhkan,” urainya.

Berdasarkan data Polda Metro Jaya, insiden tersebut mengakibatkan 15 orang meninggal dunia dan 84 orang mengalami luka – luka.

Upaya penanganan darurat ini melibatkan 163 unit ambulans dikerahkan dari berbagai unsur, termasuk Public Safety Center (PSC) 119, sejumlah RSUD berbagai puskesmas di wilayah Bekasi seperti Karangkitri, Arenjaya, Bekasi Jaya, Duren Jaya, Mustika Jaya, Perumnas 2, Pengasinan, Margajaya, Pondok Gede, dan Pekayon Jaya, serta dukungan dari PMI, Polri, dan relawan.

“Kami mengapresiasi respon cepat dari seluruh unsur yang terlibat, termasuk tenaga kesehatan, rumah sakit, puskesmas, relawan, serta aparat terkait yang telah bergerak cepat melakukan evakuasi, triase, dan penanganan medis. Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses investigasi oleh pihak berwenang, termasuk unsur perkeretaapian dan kepolisian,” ujar dia.

Sebagai langkah lebih lanjut, Menteri PPPA menekankan pentingnya pendataan korban secara terpilah berdasarkan jenis kelamin dan usia agar intervensi yang diberikan lebih tepat sasaran dan reponsif terhadap kebutuhan spesifik masing – masing korban.

“Kami akan terus memantau perkembangan penanganan korban dan mendorong agar ruang – ruang layanan memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, dan privasi, terutama bagi perempuan dan anak. Pemerintah dalam hal ini Kemen PPPA dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan melakukan evaluasi bersama untuk semakin mengedepankan aspek keselamatan seluruh penumpang kereta, baik laki – laki, perempuan, anak, lansia, dan penyandang disabilitas,” tambah Arifah.

Sebagai langkah mitigasi, telah disediakan layanan shuttle bus TransJakarta dengan rute Terminal Bulak Kapal dan Stasiun Bekasi Timur menuju Stasiun Bekasi untuk membantu mobilitas masyarakat terdampak. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Services Buka Area Parkir di Stasiun Muara Enim, Hadirkan Kemudahan bagi Pengguna Kereta Api

5 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Wisatawan Mancanegara Pengguna Kereta Api di Daop 1 Jakarta Tembus 125 Ribu, Naik 4,7 Persen

5 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Jejak Kereta Api di Ujung Jawa dan Sumatra: Merak, Ketapang, Krueng Mane dan Tanjungkarang

4 Oktober 2026 - 19:58 WIB

KA Mutiara Timur Catat 304.522 Pelanggan, Banyuwangi Makin Terhubung dengan Surabaya

4 Oktober 2026 - 17:26 WIB

KAI Catat 11,34 Juta Pergerakan Pelanggan di Sumatra, Naik 12,02 Persen

4 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Commuter Run 2026 Diikuti 2.500 Peserta, KAI Commuter Dorong Gaya Hidup Sehat dan Transportasi Publik

4 Oktober 2026 - 09:07 WIB

KA Harina Tembus 567 Ribu Pelanggan, Hubungkan Bandung-Surabaya via Jalur Utara

3 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Dilema Aturan Impor KRL Bekas dan Kebutuhan Layanan Publik

3 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Menhub Dudy Tegaskan  Keselamatan Transportasi Harus jadi Perhatian Utama

3 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Angkutan Non-Batu Bara KAI Capai 9,15 Juta Ton, Hasil Pertanian Banyuwangi–Jakarta Mulai Dibidik

2 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Trending di PERON