Wartatrans.com, JAKARTA – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan Suharto melepas 476 Perwira Transportasi Pelayaran Lulusan Balai Besar Pendidikan Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP) Jakarta, selasa (28/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Suharto menekankan bahwa kesetaraan gender bukan hanya sebuah tujuan, tetapi juga kebutuhan dalam membangun industri pelayaran yang lebih maju, aman, dan berkelanjutan.

“Ini sejalan dengan tema upacara pelepasan kali ini yaitu “Gender Equality at Sea: Peran Pelaut Perempuan dalam Industri Pelayaran Dunia” sesuai dengan semangat Hari Kartini,” ujarnya.
Tema ini mengajak semua untuk terus melangkah melampaui batas, khususnya dalam mewujudkan kesetaraan gender di dunia pelayaran.
“Semangat ini mendorong kita untuk membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan agar dapat berkontribusi secara optimal sebagai pelaut profesional. Seperti cakrawala yang selalu tampak jauh namun mengundang untuk didekati, perjuangan menuju kesetaraan ini mencerminkan tekad untuk terus berkembang, menantang stereotip, serta menciptakan lingkungan maritim yang inklusif dan berkeadilan,” urainya.
Dikatakannya, di era digital saat ini, industri maritim mengalami transformasi yang sangat pesat, mulai dari otomatisasi kapal, sistem navigasi canggih, hingga integrasi teknologi berbasis data.
Perubahan ini menghadirkan peluang yangs emakin terbuka bagi perempuan untuk berperan aktif dan menunjukkan kompetensinya di berbagai lini.
“Dengan memberikan ruang, dukungan, serta kesempatan yang setara, pelaut perempuan dapat menjadi bagian penting dalam membawa masa depan maritim dunia ke arah yang lebih progresif,” imbuhnya.
Dia berpesan kepada para Perwira Transportasi Pelayaran yang nantinya akan berkontribusi besar dalam mewujudkan sistem pelayaran yang aman, efisien, dan berkelanjutan, untuk terus menguasai kompetensi teknis dan operasional.
Serta senantiasa menjunjung tinggi nilai profesionalisme, integritas, kepatuhan terhadap standar keselamatan dan perlindungan lingkungan maritim.
“Oleh karenanya, insan maritim masa depan dituntut untuk memiliki keberanian, inovasi dalam menghadapi tantangan zaman, sekaligus memikul tanggung jawab besar untuk menjaga keselamatan, keberlanjutan, dan kelestarian laut sebagai warisan bangsa,” katanya.
Para Perwira Transportasi Pelayaran yang dilepas kali menurut Pelaksana Tugas Kabid Penyelenggaraan BP3IP, Didin Alfiani merupakan Lulusan Program Diklat Pelaut Tingkat II, III, dan IV Gelombang 5 & 6 Bidang Keahlian Nautika/Teknika Tahun 2025, Diklat Pelaut ETO Tahun 2025 Dan Diklat Pembentukan Non Diploma Tingkat III, IV Bidang Keahlian Nautika/Teknika Tahun 2022 BP3IP Jakarta.
Berasal dari Diklat Pelaut Tingkat II Bidang Keahlian Nautika Tahun 2025 berjumlah 150 orang; Diklat Pelaut Tingkat III Bidang Keahlian Nautika Tahun 2025 berjumlah 125 orang;
Diklat Pelaut Tingkat III Bidang Keahlian Teknika Tahun 2025 berjumlah 61 orang; Diklat Pelaut Tingkat IV Bidang Keahlian Teknika Tahun 2025 berjumlah 47 orang;
Diklat Pelaut Bidang Keahlian ETO Tahun 2025 berjumlah 70 orang; Diklat Pembentukan Non Diploma Tingkat III, dan IV Bidang Keahlian Nautika dan Teknika Tahun 2022 berjumlah 23 orang.
“Para lulusan tersebut telah mengikuti pendidikan dan pelatihan dengan sistem dan metode pembelajaran yang mencakup tiga kriteria kompetensi yaitu, kompetensi profesional, kompetensi nilai dan sikap, dan kompetensi untuk siap menghadapi perubahan,” katanya. (omy)





























