Menu ✖

Mode Gelap
Tarif TransJakarta Disesuaikan 2027 Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% APJAPI Nilai Layanan Bagasi Citilink Bertentangan dengan Aturan Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private 8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai

ANJUNGAN

Kinerja Awal Tahun Menguat, Arus Peti Kemas Teluk Bayur Naik 5,3%

badge-check


 Kinerja Awal Tahun Menguat, Arus Peti Kemas Teluk Bayur Naik 5,3% Perbesar

Wartatrans.com, PADANG – Arus peti kemas di Terminal Petikemas Teluk Bayur menunjukkan tren positif pada awal tahun. PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK), sebagai satu-satunya operator terminal petikemas di wilayah Teluk Bayur, mencatat pertumbuhan throughput sebesar 5,3% pada Triwulan I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sepanjang Januari hingga Maret 2026, volume peti kemas tercatat mencapai 27.188 TEUs, meningkat dari 25.814 TEUs pada Triwulan I 2025. Kenaikan ini menjadi indikator menguatnya aktivitas logistik di wilayah Sumatera Barat, seiring peningkatan kinerja perdagangan luar negeri.

Corporate Secretary IPC TPK, Daniel Setiawan, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan meningkatnya arus barang melalui pelabuhan. “Pertumbuhan 5,3% pada Triwulan I 2026 menunjukkan adanya peningkatan volume petikemas. Kami terus memastikan layanan terminal berjalan optimal untuk menjaga kelancaran distribusi barang,” ujarnya.

Peningkatan throughput terutama ditopang oleh lonjakan ekspor sejumlah komoditas unggulan. Volume petikemas bermuatan gambier dan palm fatty tercatat melonjak lebih dari 100%, diikuti komoditas karet yang tumbuh 6,18% serta pakan ternak sebesar 2,34%.

Sebagai terminal petikemas utama di wilayah Teluk Bayur, IPC TPK juga terus memperkuat layanan operasional melalui peningkatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perusahaan pelayaran hingga pengguna jasa. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas layanan di tengah dinamika operasional pelabuhan.

Data Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat turut mengonfirmasi tren positif tersebut. Pada periode Januari–Februari 2026, nilai ekspor tercatat meningkat 42,94%, sementara impor melonjak 110,58% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. India, Pakistan, dan Tiongkok menjadi tujuan utama ekspor, sedangkan impor didominasi oleh Singapura, Malaysia, dan Kanada.

Dengan tren ini, Teluk Bayur semakin mengukuhkan perannya sebagai simpul penting distribusi logistik di wilayah barat Indonesia.

“Perusahaan akan terus menjaga momentum pertumbuhan ini melalui peningkatan kapasitas layanan dan kolaborasi yang lebih erat dengan para stakeholder guna memastikan kinerja operasional tetap terjaga,” tutup Daniel.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal

6 Oktober 2026 - 17:04 WIB

BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85%

6 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private

6 Oktober 2026 - 14:35 WIB

8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai

6 Oktober 2026 - 14:05 WIB

ASDP Nyatakan Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

6 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Becak Listrik Prabowo: Ketika Teknologi Datang ke Jalanan Rakyat

6 Oktober 2026 - 08:34 WIB

118 Bus Shuttle DAMRI Siap Layani Mobilitas Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

6 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026

6 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Joumpa Masuk di Layanan wondr, BNI Perluas Ekosistem Perjalanan

6 Oktober 2026 - 04:54 WIB

KKP Perketat Perlindungan dan Perekrutan Awak Kapal Perikanan

5 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Trending di NASIONAL