Menu

Mode Gelap
GGRM Suntik Rp200 Miliar, Bandara Dhoho Hadapi Balik Modal 26 Tahun Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari Hari Kemerdekaan! Ongkos Cuma Rp8 Naik MRT, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL dan Busway Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat

EKOBIS

INACA: Indonesia Aero Summit 2026 Bahas Sustainable Aviation Ecosystem

badge-check


 IAS 2025 Perbesar

IAS 2025

Wartatrans.com, JAKARTA – Di tengah dinamika industri penerbangan nasional, Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) bekerjasama dengan INNOWINN Internasional akan menggelar kembali Indonesia Aero Summit (IAS).

Forum internasional yang ketiga kalinya tersebut, akan digelar dua hari di Jakarta, 8 dan 9 Juli 2026.

“Kegiatan ini kembali akan menghadirkan pembicara yang kompeten dan pemegang keputusan baik di regulator dan operator penerbangan dalam dan luar negeri,” tutur Ketua INACA Denon Prawiratmadja, Senin (27/4/2026).

Dari dalam negeri, dijadwalkan hadir menjadi pembicara dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Kementerian ESDM, Danantara, InJourney Airport, Airnav Indonesia, Pertamina Patra Niaga, KNKT, Batam Internasional Airport, ITB Bandung, PPIC Curug, GMF, Batam Aero Teknik serta perwakilan maskapai nasional yaitu Garuda, Citilink, Pelita Air, Mukhtara Air, Lion Air dan masih banyak lagi.

Sedangkan pembicara dari luar negeri akan hadir di antaranya Lufthansa Technic, Korn Ferry, Zurich Airport, Emirates Flight Training Academy, Deloitte Consulting, Accomodation Plus International, Airline Pilot and Aviation Safety Advocate, Arthur D. Little dan yang lainnya.

“IAS 2026 akan mengangkat tema besar Sustainable Aviation Ecosystem yang merepresentasikan visi besar dengan tujuan untuk membangun sistem penerbangan nasional yang terintegrasi, tangguh, dan berkelanjutan secara menyeluruh,” ungkap Denon.

Tema ini menekankan bahwa keberlanjutan industri aviasi tidak hanya terbatas pada pengurangan emisi karbon, tetapi juga mencakup transformasi di seluruh rantai nilai penerbangan, mulai dari kebijakan, operasional, teknologi, hingga kolaborasi lintas sektor.

Melalui pendekatan ekosistem, seluruh pemangku kepentingan —pemerintah, operator bandara, maskapai, industri manufaktur, penyedia energi, hingga institusi riset/ lembaga pendidikan— didorong untuk berkolaborasi dalam menciptakan solusi inovatif.

Hal ini meliputi pengembangan bahan bakar penerbangan berkelanjutan (SAF) dan carbon trading, modernisasi infrastruktur bandara, efisiensi manajemen lalu lintas udara, serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kinerja operasional.

Di sisi lain, tema ini juga mengangkat pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan industri dengan dampak sosial dan ekonomi.

“Penerbangan yang berkelanjutan harus mampu meningkatkan konektivitas nasional, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta tetap memperhatikan kesejahteraan tenaga kerja dan masyarakat sekitar,” kata dia.

Dengan mengusung Sustainable Aviation Ecosystem, Indonesia Aero Summit akan menjadi wadah strategis untuk merumuskan arah masa depan industri penerbangan Indonesia—menuju sistem yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing global, sekaligus bertanggungjawab terhadap lingkungan dan generasi mendatang.

Hal tersebut sangat penting mengingat tahun 2026 diharapkan menjadi titik tolak untuk lebih meningkatkan industri penerbangan nasional Indonesia, sehingga dapat membantu target Pemerintah dalam menumbuhkan ekonomi nasional sebesar 8% pada tahun 2029 sekaligus menjadikan industri penerbangan nasional mampu lebih bersaing di tingkat internasional.

“INACA membuka kesempatan bagi semua pihak yang ingin berpartisipasi dalam Indonesia Aero Summit (IAS) 2026 dengan menghubungi email: marketing@innowinn.com,” pungkasnya. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

GGRM Suntik Rp200 Miliar, Bandara Dhoho Hadapi Balik Modal 26 Tahun

17 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Besok, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Berkumandang Serentak di 37 Bandara InJourney Airports

16 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

16 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Puluhan Relawan Airnav Indonesia, Taspen, dan Jasindo Mengabdi di Boyolali

16 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Dukung Penanganan Gempa NTT, AirNav Pastikan Layanan Navigasi Lancar

16 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Hendak Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT dengan Kapal? PELNI Bebaskan Biaya Kirim

16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Beli Pertalite Harga Pertamax

16 Agustus 2026 - 00:12 WIB

5 Bandara Terdampak Gempa di Kepulauan Flores NTT

15 Agustus 2026 - 22:25 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Maknai Momen Kemerdekaan, InJourney Airports Tanam 81.000 Mangrove

15 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Trending di BANDARA