Menu ✖

Mode Gelap
Maulid Nabi di YPL Al-Hidayah, Siswa Diajak Meneladani Empat Sifat Rasulullah Menara Astra Terapkan AI, Konsumsi Energi HVAC Ditargetkan Turun 10%-20% Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika, InJourney: Tegaskan Peran Sport Tourism sebagai Penggerak Ekonomi Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO

ANJUNGAN

Bersama 14 BUMN, ASDP Bangun Kabupaten Raja Ampat Lebih Berkelanjutan

badge-check


 Bersama 14 BUMN, ASDP Bangun Kabupaten Raja Ampat Lebih Berkelanjutan Perbesar

Wartatrans.com, SORONG – Keindahan Raja Ampat bukan hanya sekadar menjadi kebanggaan Indonesia, tetapi juga menyimpan tanggung jawab besar untuk dijaga bersama.

Untuknya, bersama 14 BUMN PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali menghadirkan program kolaborasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN Konservasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat Tahap 2 guna mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Program yang berlangsung pada 22–24 April 2026 ini difokuskan di Kampung Mutus dan Kampung Manyaifun, Kabupaten Raja Ampat, dengan pendekatan terintegrasi yang mencakup aspek lingkungan, sosial, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Program ini menjadi wujud sinergi 15 BUMN, terdiri dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Pegadaian (Persero), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), Indonesia Financial Group (IFG).

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), AirNav Indonesia, PT Taspen (Persero), Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero), PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, dan Perum DAMRI.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, keterlibatan ASDP dalam program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya di kawasan 3T.

“Partisipasi ASDP dalam program TJSL BUMN di Raja Ampat merupakan wujud komitmen untuk tidak hanya menghadirkan layanan transportasi yang andal, tetapi juga berkontribusi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menciptakan dampak berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat setempat,” tutur Heru, Ahad (26/4/2026).

Di Kampung Mutus, program difokuskan pada rehabilitasi ekosistem melalui penanaman 2.000 bibit mangrove dan 650 fragmen karang yang disertai edukasi pelestarian lingkungan bagi masyarakat.

Program ini juga diperkuat dengan pelatihan dan sertifikasi selam bagi kelompok konservasi, serta pendampingan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) guna meningkatkan kapasitas kelembagaan dan pendapatan masyarakat.

“Selain itu, akses listrik kini dapat dirasakan oleh 119 rumah dengan jangkauan sekitar 500 penerima manfaat,” ucapnya.

Di sektor pendidikan, program turut mendukung renovasi fasilitas belajar dan penyediaan sarana pendidikan di SD YPK Effata Mutus dan SMPN 11 Raja Ampat.

Sementara itu, di Kampung Manyaifun, program diarahkan pada penguatan infrastruktur dasar dan layanan sosial melalui penyediaan listrik bagi 59 rumah dengan jangkauan 117 penerima manfaat.

“Kegiatan ini juga dilengkapi renovasi fasilitas umum, sekolah, dan rumah ibadah guna mendukung kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh,” kata dia.

Direktur TJSL BP BUMN Edi Eko Cahyono menjelaskan, kolaborasi lintas BUMN menjadi langkah strategis untuk menghadirkan program TJSL yang lebih terintegrasi, terukur, dan berkelanjutan melalui pendekatan multi intervensi.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menambahkan, program ini melanjutkan berbagai inisiatif TJSL ASDP sebelumnya, seperti penanaman 3.000 bibit mangrove di Bitung, transplantasi terumbu karang di Labuan Bajo, pemberian beasiswa di Sumbawa, dukungan pengembangan UMKM, hingga renovasi rumah ibadah di berbagai wilayah Indonesia Timur.

“Berbagai program tersebut turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), mulai dari pengentasan kemiskinan, pendidikan berkualitas, energi bersih dan terjangkau, hingga perlindungan ekosistem laut,” ucapnya.

“Melalui program kolaborasi ini, ASDP ingin memastikan kehadirannya tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.” (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menara Astra Terapkan AI, Konsumsi Energi HVAC Ditargetkan Turun 10%-20%

1 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika, InJourney: Tegaskan Peran Sport Tourism sebagai Penggerak Ekonomi

1 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global

1 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Dari Control Room ke Lapangan, Peserta Magenta Intip Langsung Operasional IPC TPK

30 September 2026 - 11:13 WIB

BNI Apresiasi Pembinaan PBSI, Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali di Asian Games 2026

30 September 2026 - 10:44 WIB

Wow, 6.082 Truk Menyeberang dalam 3 Hari di Lintasan Ketapang-Gilimanuk

30 September 2026 - 10:34 WIB

53 PPNS Ditjen Perhubungan Laut Dilantik

30 September 2026 - 07:41 WIB

Koperasi Syariah Indonesia Dibawa ke Forum Internasional IICF 2026

30 September 2026 - 07:31 WIB

KRI Sriwijaya-100 Akan Dimodernisasi

30 September 2026 - 05:11 WIB

Pelindo Solusi Digital dan Surveyor Indonesia Perkuat Kolaborasi Digital untuk Ekosistem Maritim

29 September 2026 - 23:07 WIB

Trending di ANJUNGAN