Menu ✖

Mode Gelap
BRI Life Dukung Literasi & Gerakan Road Safety di Kalangan Mahasiswa Kemenhub Optimalisasi Pemanfatan Barang Milik Negara Pelajar se-Sumatera Barat Pentas Bersama dalam Penutupan Workshop Apresiasi Sastra dan Pertunjukan Puisi Catatan Iwan Piliang: Dari Ranah Minang Ke Singapura – Jejak Besar yang Terlupakan  Prabowo Tekankan Kedaulatan Data Nasional, Pemerintah Siapkan UU Satu Data Indonesia IDSurvey Tegaskan Peran Strategis Pemastian Mutu untuk Daya Saing Industri Nasional

EKOBIS

Dirut PTP Nonpetikemas Sabet Penghargaan Most Innovation di Indonesia Best 50 CEO Awards 2026

badge-check


 Dirut PTP Nonpetikemas (tengah) Perbesar

Dirut PTP Nonpetikemas (tengah)

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, berhasil sabet penghargaan Indonesia Best 50 CEO Awards 2026 kategori Most Innovation yang digemar The Iconomics dalam rangkaian CEO Forum 2026 bertajuk “Resilient Leadership in the Age of Disruption.”

Penghargaan diberikan di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Penghargaan ini menjadi bukti atas kepemimpinan perusahaan yang mampu mendorong transformasi bisnis dan memperkuat daya saing perusahaan.

Ajang ini dihadiri sejumlah pemangku kepentingan strategis, termasuk Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Ni Made Ayu Marthini, Chief Economist Danantara Indonesia Reza Yamora Siregar, serta Founder & CEP Bram S. Putro yang turut memberikan perspektif terhadap pentingnya kepemimpinan adaptif.

Direktur Utama PTP Nonpetikemas Indra Hidayat Sani menyampaikan, penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan perusahaan dalam mendorong inovasi dan transformasi berkelanjutan.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya secara pribadi, tetapi merupakan refleksi dari komitmen seluruh tim PTP Nonpetikemas dalam menghadirkan layanan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan serta ekosistem logistik nasional,” ungkap Indra.

Penghargaan Indonesia Best 50 CEO Awards merupakan penghargaan berbasis employees’ choice, yang diberikan melalui survei terhadap hampir 10.000 responden dari berbagai industri.

Penilaian dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan empat parameter utama, yaitu popularity, competency, crisis leadership, dan personality, sehingga mencerminkan persepsi nyata dari karyawan dan pelaku industri terhadap kualitas kepemimpinan.

“Tidak cukup membuat perusahaan itu dikenal, tetapi juga harus disayangi, dan untuk disayangi kita lihat pembentukan Corporate Brand Image yaitu tentu saja Product yang excellence juga presence, dan sekarang juga dilihat people dan leader,” kata Director of Brand, Research, and Strategy The Iconomics, Alex Mulya.

Seperti diketahui, PTP Nonpetikemas terus memperkuat perannya sebagai operator terminal multipurpose yang strategis di Indonesia.

Perusahaan menurut Indra, saat ini mengoperasikan 11 cabang pelabuhan yang tersebar di berbagai wilayah strategis nasional dan berperan penting dalam mendukung kelancaran arus logistik serta distribusi barang di Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, PTP Nonpetikemas secara konsisten menerapkan berbagai inovasi, termasuk digitalisasi operasional melalui sistem terminal, modernisasi infrastruktur, serta penguatan kolaborasi dengan pemangku kepentingan logistik.

Upaya ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan produktivitas layanan, tetapi juga memperkuat posisi perusahaan sebagai tulang punggung layanan terminal nonpetikemas di Indonesia.

Sejalan dengan tema CEO Forum 2026, yakni Resilient Leadership in the Age of Disruption, Indra mempertegas bahwa pemimpin perusahaan sudah sepatutnya bersikap resilience dengan sigap mencari solusi atas permasalahan yang terjadi salah satunya melalui branding dan perbaikan terus-menerus.

“Dengan diraihnya penghargaan ini, PTP Nonpetikemas akan terus mempercepat transformasi berbasis inovasi dan digitalisasi, serta meningkatkan kualitas layanan guna memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan,” ucapnya.

Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan sektor logistik yang efisien, terintegrasi, dan berdaya saing global. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kemenhub Optimalisasi Pemanfatan Barang Milik Negara

30 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Pelindo Perkuat Sinergi dengan Jamdatun

30 Oktober 2026 - 11:21 WIB

IDSurvey Andalkan Inspeksi dan Sertifikasi untuk Tingkatkan Daya Saing Industri Indonesia

30 Oktober 2026 - 09:08 WIB

APGLI Ajak Pelaku Industri Angkutan Logistik Makin Ramah Lingkungan

30 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Jelang Nataru, Jasa Raharja Bersiap Perkuat Kesiapsiagaan dan Kolaborasi

28 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Fasilitas FL Technics di Bali Resmi Raih Sertifikasi Global EASA Part-145

28 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Komitmen ASDP Hubungkan Nusantara melalui 232 Lintasan Perintis

28 Oktober 2026 - 19:36 WIB

KKP Salurkan 100 Ribu Benih Lele di Bantul, Dorong Ekonomi Masyarakat

28 Oktober 2026 - 17:00 WIB

IPCM Catat Pertumbuhan Pendapatan 5,33% hingga Kuartal III 2026

28 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Yayasan HAkA Perkuat KUPS Kopi LPHK Nenggeri Linge melalui Training Pengolahan Kopi Pascapanen (Roasting)

28 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Trending di EKOBIS