Menu

Mode Gelap
Menhub Dudy: Hari Kedua Pencarian, Penumpang Selamat KMP Virgo Tambah 1 Orang Aceh Culinary Festival, Perkuat Narasi Kuliner Khas Aceh Longsor Kembali Terjang Aceh Tengah, 1 Anak Meninggal dan 13 Warga Luka Latihan Alam Kuflet: Pembentukan Generasi Seniman yang Berkarakter Pembinaan Keterampilan Gambar Bercerita bagi Siswa Sekolah Dasar Jelang 500 Tahun Jakarta, 848 Rumah Ungkap Potret Tantangan Hunian Layak

EKOBIS

Dirut PTP Nonpetikemas Sabet Penghargaan Most Innovation di Indonesia Best 50 CEO Awards 2026

badge-check


 Dirut PTP Nonpetikemas (tengah) Perbesar

Dirut PTP Nonpetikemas (tengah)

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, berhasil sabet penghargaan Indonesia Best 50 CEO Awards 2026 kategori Most Innovation yang digemar The Iconomics dalam rangkaian CEO Forum 2026 bertajuk “Resilient Leadership in the Age of Disruption.”

Penghargaan diberikan di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Penghargaan ini menjadi bukti atas kepemimpinan perusahaan yang mampu mendorong transformasi bisnis dan memperkuat daya saing perusahaan.

Ajang ini dihadiri sejumlah pemangku kepentingan strategis, termasuk Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Ni Made Ayu Marthini, Chief Economist Danantara Indonesia Reza Yamora Siregar, serta Founder & CEP Bram S. Putro yang turut memberikan perspektif terhadap pentingnya kepemimpinan adaptif.

Direktur Utama PTP Nonpetikemas Indra Hidayat Sani menyampaikan, penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan perusahaan dalam mendorong inovasi dan transformasi berkelanjutan.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya secara pribadi, tetapi merupakan refleksi dari komitmen seluruh tim PTP Nonpetikemas dalam menghadirkan layanan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan serta ekosistem logistik nasional,” ungkap Indra.

Penghargaan Indonesia Best 50 CEO Awards merupakan penghargaan berbasis employees’ choice, yang diberikan melalui survei terhadap hampir 10.000 responden dari berbagai industri.

Penilaian dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan empat parameter utama, yaitu popularity, competency, crisis leadership, dan personality, sehingga mencerminkan persepsi nyata dari karyawan dan pelaku industri terhadap kualitas kepemimpinan.

“Tidak cukup membuat perusahaan itu dikenal, tetapi juga harus disayangi, dan untuk disayangi kita lihat pembentukan Corporate Brand Image yaitu tentu saja Product yang excellence juga presence, dan sekarang juga dilihat people dan leader,” kata Director of Brand, Research, and Strategy The Iconomics, Alex Mulya.

Seperti diketahui, PTP Nonpetikemas terus memperkuat perannya sebagai operator terminal multipurpose yang strategis di Indonesia.

Perusahaan menurut Indra, saat ini mengoperasikan 11 cabang pelabuhan yang tersebar di berbagai wilayah strategis nasional dan berperan penting dalam mendukung kelancaran arus logistik serta distribusi barang di Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, PTP Nonpetikemas secara konsisten menerapkan berbagai inovasi, termasuk digitalisasi operasional melalui sistem terminal, modernisasi infrastruktur, serta penguatan kolaborasi dengan pemangku kepentingan logistik.

Upaya ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan produktivitas layanan, tetapi juga memperkuat posisi perusahaan sebagai tulang punggung layanan terminal nonpetikemas di Indonesia.

Sejalan dengan tema CEO Forum 2026, yakni Resilient Leadership in the Age of Disruption, Indra mempertegas bahwa pemimpin perusahaan sudah sepatutnya bersikap resilience dengan sigap mencari solusi atas permasalahan yang terjadi salah satunya melalui branding dan perbaikan terus-menerus.

“Dengan diraihnya penghargaan ini, PTP Nonpetikemas akan terus mempercepat transformasi berbasis inovasi dan digitalisasi, serta meningkatkan kualitas layanan guna memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan,” ucapnya.

Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan sektor logistik yang efisien, terintegrasi, dan berdaya saing global. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dari Modal ke Kemandirian, Lima Tahun Holding Ultra Mikro Dorong Jutaan Nasabah Naik Kelas

13 September 2026 - 23:35 WIB

Brantas Abipraya Sabet 4 Penghargaan di Ajang TOP GRC Awards 2026

13 September 2026 - 18:39 WIB

Strategi BCA Tangkap Pasar KPR 2026, Tawarkan Rumah Mulai Rp220 Juta

13 September 2026 - 16:09 WIB

FIFGROUP Bersama Astra Financial Dukung Peningkatan Literasi Keuangan Masyarakat Lewat SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

13 September 2026 - 10:31 WIB

Potensi Rp8.000 Triliun Industri Olahraga dan Tantangan Monetisasi

11 September 2026 - 21:36 WIB

Strategi Urai Kepadatan dan Perkuat Layanan Ketapang-Gilimanuk jadi Bahasan Menarik

11 September 2026 - 19:06 WIB

Kunjungi AirNav Indonesia, Presiden ICAO Apresiasi Fasilitas New JATSC

11 September 2026 - 18:57 WIB

FIFASTRA Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

11 September 2026 - 18:31 WIB

Perkuat Konektivitas, DAMRI Hubungkan BIJB Kertajati dengan Bandung dan Indramayu

11 September 2026 - 18:18 WIB

IPCM Ajak Generasi Muda Melek Investasi, Wujudkan Generasi Cerdas Finansial

11 September 2026 - 18:10 WIB

Trending di ANJUNGAN