Menu ✖

Mode Gelap
Penjualan Rumah Subsidi Lesu Wahyu Zein, Penyany Sekaligus Komposer Rilis EP dan Sukses Tembus 8 Ribuan Montly Listeners di Spotify Aceh International Collaborative Art Exhibition 2026 Digelar di USK, Hadirkan Seniman dari Berbagai Negara Hajatan FIFGROUP Pondok Gede Hadirkan Beragam Promo, Hiburan, dan Kegiatan Sosial untuk Masyarakat Apresiasi Pencapaian Prestasi Bank Jakarta oleh Kamaksi Jejak Kereta Api di Ujung Jawa dan Sumatra: Merak, Ketapang, Krueng Mane dan Tanjungkarang

PERISTIWA

Kapolda Aceh Pimpin Langsung Pemusnahan 20 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar

badge-check


 Kapolda Aceh Pimpin Langsung Pemusnahan 20 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar Perbesar

Wartatrans.com, ACEH BESAR — Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, turun langsung ke pedalaman untuk memimpin pemusnahan ladang ganja hasil temuan Ditresnarkoba Polda Aceh bersama Polres Aceh Besar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Antik Seulawah 2026 yang digelar di Desa Lampanah, Kecamatan Seulimum, Rabu (29/4/2026).

Dalam operasi tersebut, aparat menemukan sekitar 20 hektare ladang ganja yang tersebar di beberapa titik kawasan terpencil. Dari total luasan itu, sekitar tiga hektare langsung dimusnahkan di lokasi.

Jika seluruh ladang tersebut sempat dipanen, hasilnya diperkirakan mencapai puluhan ton ganja siap edar.

Marzuki menegaskan bahwa pemberantasan narkotika tidak bisa dilakukan setengah-setengah. Upaya harus menyasar seluruh rantai, mulai dari hulu hingga hilir. Kehadirannya langsung di lokasi menjadi bukti keseriusan Polda Aceh dalam memutus jaringan peredaran narkoba yang mengancam masa depan generasi bangsa.

Menariknya, pemusnahan ini tidak hanya melibatkan aparat kepolisian. Unsur TNI, pemerintah daerah, Bhayangkari, hingga petani muda milenial Aceh turut ambil bagian. Keterlibatan generasi muda dinilai penting sebagai langkah edukatif, agar masyarakat beralih ke sektor pertanian yang legal dan produktif.

Kapolda juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan dengan menanam komoditas bernilai ekonomi seperti kopi, sayur-mayur, dan tanaman produktif lainnya. Ia berharap, ke depan Aceh tidak lagi dikaitkan dengan praktik penanaman ganja, melainkan dikenal sebagai daerah dengan potensi pertanian yang maju dan berkelanjutan.

Di akhir kegiatan, Marzuki mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. Ia menekankan pentingnya keberanian warga dalam melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kapolri Suyudi Rombak Jajaran Polri, 88 Perwira Dimutasi

4 Oktober 2026 - 04:53 WIB

Dua Hari 10 Ha TPA Ajibarang Semarang Terbakar, Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan

2 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Sejumlah Menteri Bergeser

1 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto, Tongkat Komando Polri Berpindah

1 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit

1 Oktober 2026 - 11:04 WIB

KRI Sriwijaya-100 Akan Dimodernisasi

30 September 2026 - 05:11 WIB

KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur

29 September 2026 - 20:09 WIB

Presiden Prabowo Perangi Korupsi, Dua Tahun Pemerintahan: 118 Tersangka Ditetapkan KPK

28 September 2026 - 23:16 WIB

SBY Terkesan dengan Giat Guruh Sukarno Putra Semasa Hidup

27 September 2026 - 05:19 WIB

Karhutla Kembali Terjadi di KM 3 Malakuli, Polisi dan Warga Berjibaku Padamkan Api

27 September 2026 - 05:13 WIB

Trending di PERISTIWA