Menu

Mode Gelap
Felicia dan Queen Bikin Panggung “The Icon Indonesia” Bergemuruh, Sapu Bersih Standing Ovation dari Semua Juri Sehari Jelang Hari Jadi ke 479, Pemkot Semarang ‘Digerudug’ Puluhan Mahasiswa Dirut Pelindo Perkuat Budaya HSSE & Sinergi Operasional di Regional 4 Pentas Teater “Serat-Serat Cinta” Angkat Keteladanan Maria Walanda Maramis di Manado Kemenhub Genjot Percepatan Multimoda dan Digitalisasi Melawan Lupa: Jejak Historis HP3N dalam Peta Sastra Indonesia

PERISTIWA

Kapolda Aceh Pimpin Langsung Pemusnahan 20 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar

badge-check


 Kapolda Aceh Pimpin Langsung Pemusnahan 20 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar Perbesar

Wartatrans.com, ACEH BESAR — Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, turun langsung ke pedalaman untuk memimpin pemusnahan ladang ganja hasil temuan Ditresnarkoba Polda Aceh bersama Polres Aceh Besar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Antik Seulawah 2026 yang digelar di Desa Lampanah, Kecamatan Seulimum, Rabu (29/4/2026).

Dalam operasi tersebut, aparat menemukan sekitar 20 hektare ladang ganja yang tersebar di beberapa titik kawasan terpencil. Dari total luasan itu, sekitar tiga hektare langsung dimusnahkan di lokasi.

Jika seluruh ladang tersebut sempat dipanen, hasilnya diperkirakan mencapai puluhan ton ganja siap edar.

Marzuki menegaskan bahwa pemberantasan narkotika tidak bisa dilakukan setengah-setengah. Upaya harus menyasar seluruh rantai, mulai dari hulu hingga hilir. Kehadirannya langsung di lokasi menjadi bukti keseriusan Polda Aceh dalam memutus jaringan peredaran narkoba yang mengancam masa depan generasi bangsa.

Menariknya, pemusnahan ini tidak hanya melibatkan aparat kepolisian. Unsur TNI, pemerintah daerah, Bhayangkari, hingga petani muda milenial Aceh turut ambil bagian. Keterlibatan generasi muda dinilai penting sebagai langkah edukatif, agar masyarakat beralih ke sektor pertanian yang legal dan produktif.

Kapolda juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan dengan menanam komoditas bernilai ekonomi seperti kopi, sayur-mayur, dan tanaman produktif lainnya. Ia berharap, ke depan Aceh tidak lagi dikaitkan dengan praktik penanaman ganja, melainkan dikenal sebagai daerah dengan potensi pertanian yang maju dan berkelanjutan.

Di akhir kegiatan, Marzuki mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. Ia menekankan pentingnya keberanian warga dalam melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dirut Pelindo Perkuat Budaya HSSE & Sinergi Operasional di Regional 4

2 Mei 2026 - 13:08 WIB

Terjadi Lagi Kecelakaan Kereta Api, 4 Penumpang Meninggal Dunia

2 Mei 2026 - 10:26 WIB

Kapolres Tanjung Priok, Beri Kejutan May Day, Buruh dan Sopir Deklarasikan Keselamatan Kerja

1 Mei 2026 - 19:27 WIB

Gandeng Panama, Taruna Pelayaran Kemenhub Berpeluang Magang & Studi ke Luar Negeri

29 April 2026 - 11:03 WIB

Menteri PPPA Usulkan Kereta Khusus Wanita di Tengah Rangkaian KRL

29 April 2026 - 06:14 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Latihan Dalmas, Tingkatkan Kesiapsiagaan Jelang Hari Buruh Internasional 2026

28 April 2026 - 19:53 WIB

Kepala BPSDMP Lepas 476 Pelaut Lulusan BP3IP Jakarta

28 April 2026 - 19:25 WIB

Presiden Prabowo dan Menhub Dudy Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di RSUD Kota Bekasi

28 April 2026 - 11:28 WIB

Pinisepuh Sunda Halimah Munawir Sampaikan Ucapan Selamat atas Penugasan Negara Dewan Pakar MMS

28 April 2026 - 08:09 WIB

DPC Partai Demokrat Semarang Adakan Konsolidasi Penguatan Kader dan Siap Dengan Giat Lainnya

27 April 2026 - 17:57 WIB

Trending di PERISTIWA