Menu

Mode Gelap
Pascagempa NTT, InJourney Group Gercep Salurkan Bantuan Desa Linge Bangkit Lewat “Asal Linge Awal Serule”, Semarak HUT RI ke-81 3 Dekade Bersama, Sefas Akhirnya Akuisisi 100% SPBU Shell SBY Art Community Menggelar Pameran Lukisan, Dibuka Gubernur Pramono Anung Akhyar Kamil Kecam Pembatasan Kehadiran Warga Aceh pada Mubes PP TIM Haji Fikri Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Jawa Barat Semoga Semakin Maju dan Masyarakat Semakin Sejahtera

PERISTIWA

Kapolda Aceh Pimpin Langsung Pemusnahan 20 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar

badge-check


 Kapolda Aceh Pimpin Langsung Pemusnahan 20 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar Perbesar

Wartatrans.com, ACEH BESAR — Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, turun langsung ke pedalaman untuk memimpin pemusnahan ladang ganja hasil temuan Ditresnarkoba Polda Aceh bersama Polres Aceh Besar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Antik Seulawah 2026 yang digelar di Desa Lampanah, Kecamatan Seulimum, Rabu (29/4/2026).

Dalam operasi tersebut, aparat menemukan sekitar 20 hektare ladang ganja yang tersebar di beberapa titik kawasan terpencil. Dari total luasan itu, sekitar tiga hektare langsung dimusnahkan di lokasi.

Jika seluruh ladang tersebut sempat dipanen, hasilnya diperkirakan mencapai puluhan ton ganja siap edar.

Marzuki menegaskan bahwa pemberantasan narkotika tidak bisa dilakukan setengah-setengah. Upaya harus menyasar seluruh rantai, mulai dari hulu hingga hilir. Kehadirannya langsung di lokasi menjadi bukti keseriusan Polda Aceh dalam memutus jaringan peredaran narkoba yang mengancam masa depan generasi bangsa.

Menariknya, pemusnahan ini tidak hanya melibatkan aparat kepolisian. Unsur TNI, pemerintah daerah, Bhayangkari, hingga petani muda milenial Aceh turut ambil bagian. Keterlibatan generasi muda dinilai penting sebagai langkah edukatif, agar masyarakat beralih ke sektor pertanian yang legal dan produktif.

Kapolda juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan dengan menanam komoditas bernilai ekonomi seperti kopi, sayur-mayur, dan tanaman produktif lainnya. Ia berharap, ke depan Aceh tidak lagi dikaitkan dengan praktik penanaman ganja, melainkan dikenal sebagai daerah dengan potensi pertanian yang maju dan berkelanjutan.

Di akhir kegiatan, Marzuki mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. Ia menekankan pentingnya keberanian warga dalam melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Di Istana Kepresidenan Yogyakarta IPEMAH LUTYO Tampilkan Didong Gayo dan Tari Guel Meriahkan Pesta Rakyat HUT RI ke-81

17 Agustus 2026 - 22:03 WIB

Menteri KKP Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT

17 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari

17 Agustus 2026 - 08:02 WIB

3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops

16 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

BNPB: 47 Warga Meninggal akibat Gempa M 7 di NTT, Ratusan Rumah Rusak

16 Agustus 2026 - 01:37 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Flores, Dua Orang Meninggal dan Sejumlah Bangunan Rusak

15 Agustus 2026 - 10:13 WIB

PJM dan Tentara Perkuat Sinergi, Delapan Perwira TNI AL Ikuti Pendidikan Pandu Tingkat II

14 Agustus 2026 - 10:23 WIB

“Duta” Rimba Raya Gerilya di Ibu Kota, Bawa Kembali Jejak Suara; “Indonesia Masih Ada”

13 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Trending di PERISTIWA