Menu

Mode Gelap
Kemenhub Perkuat Keamanan Pesawat Udara Karya Deden Hamdani Warnai Pameran “Guru Inspiratif” dalam Perayaan Hari Pendidikan Nasional BPSDMP Teken Kesepakatan Bersama dengan 5 Pemda Perluas Akses Layanan di Malut, KM Tatamailau PELNI Sandar Perdana di Tobelo Felicia dan Queen Bikin Panggung “The Icon Indonesia” Bergemuruh, Sapu Bersih Standing Ovation dari Semua Juri Sehari Jelang Hari Jadi ke 479, Pemkot Semarang ‘Digerudug’ Puluhan Mahasiswa

Uncategorized

Pentas Teater “Serat-Serat Cinta” Angkat Keteladanan Maria Walanda Maramis di Manado

badge-check


 Pentas Teater “Serat-Serat Cinta” Angkat Keteladanan Maria Walanda Maramis di Manado Perbesar

Wartatrans.com, MANADO — Upaya menanamkan nilai perjuangan dan keteladanan tokoh bangsa kembali dihadirkan melalui seni pertunjukan. Pentas teater bertajuk Serat-Serat Cinta: Maria Walanda Maramis dijadwalkan digelar pada 30 Mei 2026 di Auditorium Gedung DPRD Provinsi, Kota Manado.

Pementasan ini mengangkat kisah perjuangan Maria Walanda Maramis, tokoh perempuan asal Sulawesi Utara yang dikenal gigih memperjuangkan hak-hak perempuan dan pendidikan di masanya. Melalui pendekatan seni teater, nilai-nilai perjuangan tersebut diharapkan dapat lebih dekat dengan generasi muda.

Acara ini akan dihadiri oleh Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, Gubernur Sulawesi Utara, sebagai apresiator. Kehadiran tokoh daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan seni dan pelestarian nilai sejarah di tengah masyarakat.

Selain itu, pementasan juga akan dimeriahkan oleh penampilan bintang tamu Pingkan Aulia, model dan aktris FTV, serta Rani V yang dikenal sebagai Duta Rempah Nusantara.

Sejumlah talenta muda turut ambil bagian dalam pertunjukan ini. Mereka antara lain Kenzie Maruanaja, Sherin Makangiras, Jezaniah Rattu, Nadiva Ramadhani, Nadia Dwi P. Suwondo, Mirekel Tehamen, hingga Kaeyla Nabila S.S. Kehadiran para pemain muda ini menunjukkan semangat regenerasi dalam dunia seni pertunjukan di daerah.

Di balik panggung, pementasan ini digarap oleh tim kreatif yang solid. Telly Walanda bertindak sebagai pengarah cerita, sementara Arief Akbar, Bsa dipercaya sebagai sutradara. Dukungan produksi juga diperkuat oleh tim humas, stage manager, serta tim artistik yang berpengalaman.

Pentas teater ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi sejarah dan penguatan karakter. Melalui kisah perjuangan tokoh perempuan bangsa, diharapkan masyarakat, khususnya generasi muda, dapat mengambil inspirasi untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi negeri.*** (Randi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Karya Deden Hamdani Warnai Pameran “Guru Inspiratif” dalam Perayaan Hari Pendidikan Nasional

2 Mei 2026 - 15:38 WIB

Felicia dan Queen Bikin Panggung “The Icon Indonesia” Bergemuruh, Sapu Bersih Standing Ovation dari Semua Juri

2 Mei 2026 - 14:23 WIB

Melawan Lupa: Jejak Historis HP3N dalam Peta Sastra Indonesia

2 Mei 2026 - 10:58 WIB

Galeri Ruang Darmin Pamerkan “Guru Inspiratif” di Bulan Menggambar dan Hari Pendidikan

2 Mei 2026 - 10:04 WIB

Indra Adhari Konsisten Berkarya, Rilis “Seperti Kacang Lupa Kulit” dalam Skema One Month One Song

2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Seniman Bonsai di Era Karya dan Kecerdasan Buatan

1 Mei 2026 - 20:48 WIB

Sosok Kreatif di Balik Sukses Event FORWAN

1 Mei 2026 - 20:27 WIB

Halimah Munawir: Buruh, Pengusaha, dan Budaya – Tiga Sisi Mata Uang yang Tak Terpisahkan

1 Mei 2026 - 17:51 WIB

Nana Mardiana Hidupkan NGOBRAS 2026, FORWAN Ungkap Sosok di Balik Deretan Event Kreatif

1 Mei 2026 - 17:18 WIB

Anggota DPRD Jakarta – H. Yusuf Dorong Budaya Betawi Mendunia Lewat Kartun “Betawi Kudu Go Internasional”

1 Mei 2026 - 15:09 WIB

Trending di SENI BUDAYA