Menu

Mode Gelap
Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor Menjaga Warisan Luhur: Peringatan Maulid Nabi Besar SAW di Masjid Istiqamah Desa Simpang Kelaping Sarat Adat dan Budaya Lewat Panggung Seni, Guruh Sukarno Putra Ajak Masyarakat Peduli Anak Penyintas Kanker

Uncategorized

Pentas Teater “Serat-Serat Cinta” Angkat Keteladanan Maria Walanda Maramis di Manado

badge-check


 Pentas Teater “Serat-Serat Cinta” Angkat Keteladanan Maria Walanda Maramis di Manado Perbesar

Wartatrans.com, MANADO — Upaya menanamkan nilai perjuangan dan keteladanan tokoh bangsa kembali dihadirkan melalui seni pertunjukan. Pentas teater bertajuk Serat-Serat Cinta: Maria Walanda Maramis dijadwalkan digelar pada 30 Mei 2026 di Auditorium Gedung DPRD Provinsi, Kota Manado.

Pementasan ini mengangkat kisah perjuangan Maria Walanda Maramis, tokoh perempuan asal Sulawesi Utara yang dikenal gigih memperjuangkan hak-hak perempuan dan pendidikan di masanya. Melalui pendekatan seni teater, nilai-nilai perjuangan tersebut diharapkan dapat lebih dekat dengan generasi muda.

Acara ini akan dihadiri oleh Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, Gubernur Sulawesi Utara, sebagai apresiator. Kehadiran tokoh daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan seni dan pelestarian nilai sejarah di tengah masyarakat.

Selain itu, pementasan juga akan dimeriahkan oleh penampilan bintang tamu Pingkan Aulia, model dan aktris FTV, serta Rani V yang dikenal sebagai Duta Rempah Nusantara.

Sejumlah talenta muda turut ambil bagian dalam pertunjukan ini. Mereka antara lain Kenzie Maruanaja, Sherin Makangiras, Jezaniah Rattu, Nadiva Ramadhani, Nadia Dwi P. Suwondo, Mirekel Tehamen, hingga Kaeyla Nabila S.S. Kehadiran para pemain muda ini menunjukkan semangat regenerasi dalam dunia seni pertunjukan di daerah.

Di balik panggung, pementasan ini digarap oleh tim kreatif yang solid. Telly Walanda bertindak sebagai pengarah cerita, sementara Arief Akbar, Bsa dipercaya sebagai sutradara. Dukungan produksi juga diperkuat oleh tim humas, stage manager, serta tim artistik yang berpengalaman.

Pentas teater ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi sejarah dan penguatan karakter. Melalui kisah perjuangan tokoh perempuan bangsa, diharapkan masyarakat, khususnya generasi muda, dapat mengambil inspirasi untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi negeri.*** (Randi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Lewat Panggung Seni, Guruh Sukarno Putra Ajak Masyarakat Peduli Anak Penyintas Kanker

25 Agustus 2026 - 13:31 WIB

Sandrinna Michelle Ungkap Serunya Bangun Chemistry di Sinetron *Seindah Masa Remaja

24 Agustus 2026 - 10:55 WIB

FIFGROUP Salurkan 1.200 Paket Sembako bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT

23 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Guruh Sukarno Putra Galang Dana untuk Anak Penyintas Kanker Lewat “Untuk Indonesia”

22 Agustus 2026 - 08:36 WIB

Naga Kemuliaan di Tangan Tanah: Yoyo dan Rika Hidupkan Filosofi Borobudur melalui Lukisan Gerabah

21 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Bumi Atsanti, Ruang Harmoni dan Kearifan Lokal Tumbuh di Tengah Sawah Borobudur

21 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Ketua BFLF Dampingi Putri Pariwisata Aceh 2026 Raih Dukungan Forkopimda Lhokseumawe

21 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Di Upacara Peringatan HUT ke 81 Jawa Tengah, Gubernur Ahmad Luthfi Pamer Keberhasilan

20 Agustus 2026 - 15:03 WIB

SBY Art Community Menggelar Pameran Lukisan, Dibuka Gubernur Pramono Anung

20 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Perayaan Hari Didong Didorong Miliki Landasan Perda

19 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Trending di RAGAM