Menu

Mode Gelap
BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

Uncategorized

Pentas Teater “Serat-Serat Cinta” Angkat Keteladanan Maria Walanda Maramis di Manado

badge-check


 Pentas Teater “Serat-Serat Cinta” Angkat Keteladanan Maria Walanda Maramis di Manado Perbesar

Wartatrans.com, MANADO — Upaya menanamkan nilai perjuangan dan keteladanan tokoh bangsa kembali dihadirkan melalui seni pertunjukan. Pentas teater bertajuk Serat-Serat Cinta: Maria Walanda Maramis dijadwalkan digelar pada 30 Mei 2026 di Auditorium Gedung DPRD Provinsi, Kota Manado.

Pementasan ini mengangkat kisah perjuangan Maria Walanda Maramis, tokoh perempuan asal Sulawesi Utara yang dikenal gigih memperjuangkan hak-hak perempuan dan pendidikan di masanya. Melalui pendekatan seni teater, nilai-nilai perjuangan tersebut diharapkan dapat lebih dekat dengan generasi muda.

Acara ini akan dihadiri oleh Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, Gubernur Sulawesi Utara, sebagai apresiator. Kehadiran tokoh daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan seni dan pelestarian nilai sejarah di tengah masyarakat.

Selain itu, pementasan juga akan dimeriahkan oleh penampilan bintang tamu Pingkan Aulia, model dan aktris FTV, serta Rani V yang dikenal sebagai Duta Rempah Nusantara.

Sejumlah talenta muda turut ambil bagian dalam pertunjukan ini. Mereka antara lain Kenzie Maruanaja, Sherin Makangiras, Jezaniah Rattu, Nadiva Ramadhani, Nadia Dwi P. Suwondo, Mirekel Tehamen, hingga Kaeyla Nabila S.S. Kehadiran para pemain muda ini menunjukkan semangat regenerasi dalam dunia seni pertunjukan di daerah.

Di balik panggung, pementasan ini digarap oleh tim kreatif yang solid. Telly Walanda bertindak sebagai pengarah cerita, sementara Arief Akbar, Bsa dipercaya sebagai sutradara. Dukungan produksi juga diperkuat oleh tim humas, stage manager, serta tim artistik yang berpengalaman.

Pentas teater ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi sejarah dan penguatan karakter. Melalui kisah perjuangan tokoh perempuan bangsa, diharapkan masyarakat, khususnya generasi muda, dapat mengambil inspirasi untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi negeri.*** (Randi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peserta PPN XIV Asal Maluku: Aceh Tinggalkan Kesan Mendalam, Sastra Tak Akan Hilang Selama Kata-kata Menjadi Jalan Kemanusiaan

2 Juli 2026 - 11:12 WIB

Yuli Riban, Perupa yang Mengabdikan Seni untuk Anak-anak Disabilitas

2 Juli 2026 - 11:02 WIB

Yuli Riban Art Class Gelar Pameran Seni Rupa Perupa Disabilitas Sambut Hari Anak Nasional 2026

2 Juli 2026 - 10:56 WIB

Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Pelepasan Peserta PPN XIV di Bandara SIM, Panitia Pastikan Misi Sastra dan Budaya Aceh Terus Berlanjut

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Kebijakan Subsidi Kendaraan Listrik Dinilai Belum Berpihak pada Transportasi Massal

30 Juni 2026 - 09:10 WIB

Di SagoeTV Putra Gara dan Salman Yoga Bahas Masa Depan Sastra Aceh

29 Juni 2026 - 19:17 WIB

Akhirnya Dunia Usaha Ekonomi Kreatif Cilacap Punya Payung Hukum

29 Juni 2026 - 13:10 WIB

Lima Hari Terkatung di Jalan, Penumpang Bus Putra Pelangi Keluhkan Armada Sering Mogok 

29 Juni 2026 - 13:03 WIB

Puisi Menemukan Realitasnya di Aceh, Ahmadun: Satu Pekan PPN XIV Terasa Kurang

28 Juni 2026 - 22:33 WIB

Trending di Uncategorized