Menu ✖

Mode Gelap
AirNav Tegaskan Komitmen Penguatan Layanan Navigasi Penerbangan Catatan Iwan Piliang: Ketika Solusi Karhutla Terbentur Birokrasi Satpol PP Fakfak Beri Tenggat 3×24 Jam, Bangunan Liar di Pasar Kelapa Dua Terancam Dibongkar Bupati Fakfak Pimpin Sertijab Sekda Definitif Arif H. Rumagesan, Tekankan Sinergi OPD Dalam 2 Tahun Pariwisata Gerakkan Peningkatan Perekonomian Dalam 2 Tahun, Pariwisata Tumbuh Positif

SENI BUDAYA

Indra Adhari Konsisten Berkarya, Rilis “Seperti Kacang Lupa Kulit” dalam Skema One Month One Song

badge-check


 Indra Adhari Konsisten Berkarya, Rilis “Seperti Kacang Lupa Kulit” dalam Skema One Month One Song Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Produktivitas menjadi kata kunci bagi musisi muda Indra Adhari dalam menjaga eksistensinya di industri musik Tanah Air. Melalui rilisan terbarunya bertajuk “Seperti Kacang Lupa Kulit” (SKLK), Indra menegaskan komitmennya menjalani konsep “One Month One Song”, sebuah strategi berkarya yang menuntut konsistensi sekaligus keberanian eksplorasi.

Program tersebut digagas oleh Bois Famous Maker dan telah dijalankan sejak Januari 2026. Dalam skema ini, Indra merilis satu single setiap bulan di berbagai platform digital, mulai dari YouTube hingga media sosial. Lagu SKLK menjadi rilisan keempat dalam rangkaian tersebut.

Berbeda dari sudut pandang personal, lagu ini menghadirkan kritik sosial yang relevan. “Seperti Kacang Lupa Kulit” mengangkat fenomena perubahan sikap seseorang yang menjadi sombong dan melupakan asal-usul setelah meraih kesuksesan. Dengan balutan pop melayu, Indra mencoba menyampaikan pesan moral secara ringan namun mengena.

Secara keseluruhan, lagu ini menandai karya ke-49 Indra yang telah dipublikasikan di platform digital. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi seorang musisi yang meniti karier dari bawah—dari pengamen jalanan hingga tampil di berbagai panggung kafe dan konser.

Di tengah dinamika industri musik yang kompetitif, pendekatan “One Month One Song” dinilai sebagai langkah yang tidak lazim. Namun justru di situlah letak tantangannya. Selain menjaga kualitas karya, pola ini juga menuntut kedisiplinan produksi serta kemampuan membaca selera pasar.

Di luar aktivitas bermusik, Indra juga mengembangkan usaha di bidang produksi periklanan berbasis UMKM. Aktivitas ini memperlihatkan bahwa musisi masa kini dituntut adaptif, tidak hanya kreatif secara artistik tetapi juga tangguh secara kewirausahaan.

Sementara itu, Bois melihat konsep yang dijalankan Indra sebagai eksperimen kreatif yang berpotensi membuka pola baru dalam industri musik Indonesia. Dengan target berjalan selama satu tahun, program ini diharapkan mampu melahirkan karya-karya yang tidak hanya produktif, tetapi juga memiliki daya saing komersial.

Kehadiran “Seperti Kacang Lupa Kulit” menjadi penanda bahwa konsistensi masih menjadi fondasi penting dalam berkesenian. Di tengah arus cepat industri digital, langkah Indra Adhari menunjukkan bahwa ketekunan dan gagasan segar tetap memiliki ruang untuk tumbuh.*** (Dulloh)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

ISI Padangpanjang Jadi Panggung Diplomasi Budaya, Seniman Lima Negara Ramaikan FKI XIII

19 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Brotherhood of SANFFEST, Sineas Mancanegara Berbagi Ilmu Film di Sejumlah Daerah

19 Oktober 2026 - 12:52 WIB

15 Tahun Sastra Bulan Purnama, Merawat Persahabatan dan Menghidupkan Puisi di Era Digital

18 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Seluruh Academia Sabet Tiga Standing Ovation, Persaingan Top 12 D’Academy 8 Kian Ketat

17 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Dari Panggung Spanyol, Anak-Anak Indonesia Suarakan Perdamaian Dunia, Teater Tanah Air Borong Empat Penghargaan

17 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Jakarta Kulminasi: Satu Hari Tanpa Bayangan, Ketika Seni Mengajak Warga Membaca Perubahan Kota

16 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Nina Nugroho Sulap Tenun Makassar Jadi Busana Modern, Filosofi Kehormatan dan Harmoni Jadi Inspirasi

16 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Dwiki Dharmawan: Indonesia Tidak Kekurangan Talenta Musik

16 Oktober 2026 - 00:06 WIB

Sineas Palestina Ameen Nayfeh Tiba di Jakarta, Disambut Panitia SANFFEST 2026

15 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Karena Dianggap Cacat Hukum, Yon Bayu Wahyono Desak Pemilihan Ulang DKJ, DPRD Jakarta Siap Panggil Pihak Terkait

15 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Trending di PERISTIWA