Wartatrans.com, TOBELO – perluas jangkauan dan akses di Maluku Utara, PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) melalui KM Tatamailau sandar perdana di Pelabuhan Tobelo, Kamis (30/4/2026) pukul 11.00 WIT.
Kehadiran perdana ini disambut Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, sejumlah pejabat Halmahera Utara serta tokoh masyarakat setempat.

“Kehadiran perdana KM Tatamailau di Tobelo merupakan respons Kementerian Perhubungan atas permintaan Pemerintah Daerah setempat yang telah disampaikan sejak akhir tahun 2025,” tutur Direktur Utama PELNI Tri Andayani yang akrab disapa Anda, Jumat (1/5/2026).
Melihat potensi penumpang yang cukup tinggi dari masyarakat Tobelo dan sekitarnya, pemerintah kemudian menugaskan KM Tatamailau milik PELNI untuk melayani rute tersebut mulai triwulan kedua tahun 2026.
Penambahan singgah di Tobelo merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus memperluas konektivitas transportasi laut di wilayah Indonesia Timur.
“Dengan singgah KM Tatamailau di Tobelo secara perdana, PELNI berharap dapat memberikan kemudahan akses transportasi yang lebih baik bagi masyarakat Maluku Utara. Kami siap melaksanakan tugas dari Kemenhub dan menyambut baik permintaan Pemerintah Daerah Malut,” ujarnya.
Anda menambahkan bahwa PELNI akan terus memantau perkembangan okupansi penumpang di rute baru ini.
“Kami optimistis dengan potensi yang ada dan terus meningkatkan frekuensi pelayanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. PELNI siap mendukung konektivitas antarwilayah di Maluku Utara melalui pelayanan yang aman, nyaman, dan terjadwal dengan baik,” bebernya.
Pada kedatangan perdananya, KM Tatamailau menurunkan 13 penumpang di Tobelo. Kapal kemudian melanjutkan pelayaran pada Kamis (30/4) pukul 14.00 WIT dengan membawa 58 penumpang yang naik dari Pelabuhan Tobelo.
“Tobelo berstatus sebagai terminal point di bawah Cabang PELNI Ternate. Saat ini hanya kapal PELNI yang melayani Tobelo, sehingga masyarakat dapat memperoleh kepastian jadwal dan pelayanan yang lebih terjamin. Kami berkomitmen menjaga keandalan dan konsistensi layanan di rute baru ini,” tambahnya.
Sebagai informasi, KM Tatamailau merupakan salah satu kapal penumpang milik PELNI yang memiliki kapasitas sebanyak 1.000 pax dan saat ini melayani rute terbaru yaitu Timika – Dobo – Tual – Kaimana – Fak-Fak – Sorong – Tobelo – Tidore – Bitung.
Adapun dermaga Tobelo yang memiliki panjang 170 meter dan lebar 20 meter mampu mengakomodasi KM Tatamailau yang berdimensi panjang 99,80 meter dan lebar 18 meter. Hal ini memastikan proses embarkasi dan debarkasi penumpang dapat berjalan dengan aman, baik dan lancar.
PELNI terus berupaya menghadirkan layanan transportasi laut yang semakin luas dan merata di seluruh Nusantara. Melalui penambahan singgahan baru seperti Tobelo.
Selain itu, PELNI berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah di Indonesia Timur.
“Kami juga senantiasa mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan konektivitas antar daerah melalui pelayanan yang aman, nyaman dan terjangkau bagi masyarakat,” tutup Anda. (omy)






























