Menu

Mode Gelap
Tanjung Priok Kontributor Utama Capaian Kinerja Triwulan I-2026 PTP Nonpetikemas KRL Lintas Cikarang Normal, Penumpang Naik Turun di Bekasi Timur Capai Lebih 8 Ribu Operasional KA di Gambir dan Pasar Senen Kembali Normal, KAI Daop 1 Layani 205 Ribu Penumpang saat Long Weekend 3.888 Perlintasan Sebidang di Jawa-Sumatra, KAI Percepat Penutupan Titik Berisiko IPC TPK Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat Muaro Jambi, Dorong Dampak Sosial Berkelanjutan KAI dan KNKT Dalami Insiden 27 April, Evaluasi Keselamatan Jadi Prioritas

ANJUNGAN

Tanjung Priok Kontributor Utama Capaian Kinerja Triwulan I-2026 PTP Nonpetikemas

badge-check


 PTP Nonpetikemas cabang Tanjung Priok Perbesar

PTP Nonpetikemas cabang Tanjung Priok

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas), sebagai anak usaha PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) bagian dari Pelindo Group menyatakan Cabang Tanjung Priok pada Triwulan I tahun 2026 memberikan kontribusi pendapatan sebesar 58,82%.

Begitu juga secara kinerja, capaian throughput memberikan kontribusi signifikan sebesar 32,4% dari total throughput Triwulan I Tahun 2026 PTP Nonpetikemas.

Sedangkan capaian secara SPMT Group, PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok catatkan kinerja yang impresif dengan throughput mencapai 4,03 juta ton/m³, atau setara 14% dari total throughput dari layanan multi terminal secara group sebesar 27,64 juta ton/m³.

“Perbandingan secara year-on-year (YoY), dengan capaian kenaikan sebesar 6% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 4.03 juta ton,” tutur Budi Utoyo, Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok, Rabu (29/4/2026).

Lonjakan ini terutama ditopang oleh dominasi peningkatan komoditas Curah Kering sebesar 1,41 juta ton.

“Realisasi throughput Cabang Tanjung Priok hingga Triwulan I 2026 menjadi bukti konsistensi kami dalam menjaga kelancaran arus logistik nasional. Dengan hasil di atas target, Tanjung Priok semakin menegaskan perannya sebagai motor penggerak kinerja PTP Nonpetikemas,” urainya.

Sejalan dengan itu, Direktur Komersial & Pengembangan Usaha sekaligus Plt. Direktur Operasi PTP Nonpetikemas, Dwi Rahmad Toto S, juga mempertegas hal tersebut.

“Cabang Tanjung Priok merupakan fondasi utama pencapaian throughput nasional. Kami terus meningkatkan layanan multipurpose melalui optimalisasi produktivitas, penerapan sistem digital PTOS-M dan pemutakhiran fasilitas. Didukung SDM yang tersertifikasi, kami yakin Tanjung Priok akan terus menjadi rujukan operasional di industri kepelabuhanan,” tegas Toto.

Untuk capaian kinerja T/S/D yang kompetitif di level SPMT Group. Pada segmen General Cargo, Cabang Tanjung Priok menempati peringkat pertama hingga Tw1 dengan realisasi kumulatif 4.024 atau sekitar 130% dari target sebesar 3.097, menjadikannya kontributor utama pada lini ini.

Selain capaian trafik, Cabang Tanjung Priok juga mencatat perbaikan signifikan dalam produktivitas bongkar muat, yang berkontribusi pada capaian kinerja konsolidasi PTP Nonpetikemas.

Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan yang efisien, aman, dan kompetitif serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui Pelabuhan Tanjung Priok sebagai simpul utama distribusi logistik.

“Pertumbuhan ini mencerminkan kuatnya peran PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok sebagai pilar utama operasional, yang didukung oleh kesiapan infrastruktur, kelengkapan fasilitas, serta keandalan layanan dalam menangani beragam komoditas,” ungkapnya.

Dengan kinerja tersebut, PTP Nonpetikemas optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan dan terus memperkuat kontribusinya bagi kinerja perusahaan dan juga SPMT Group secara berkelanjutan.

PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok mengoperasikan terminal multipurpose yang melayani berbagai macam komoditi General Cargo, Curah Kering, Curah Cair, Bag Cargo, Unitized dan Hewan. Komoditi General Cargo antara lain Steel Product, Pulp dan Barang Konstruksi.

Komoditi Curah Kering antara lain Pasir, Batubara. Raw Sugar, Semen, dan Pupuk. Sedangkan untuk Curah Cair komoditi yang ditangani adalah CPO dan turunannya, dan untuk Unitized dan Hewan komoditi yang ditangani adalah Alat berat, Mobil, Motor dan Hewan Sapi.

PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok memiliki fasilitas panjang dermaga untuk Wilayah 1 yaitu 1.639 meter dengan kedalaman maksimal -7 MLWS dan Wilayah 2 yaitu 1.675 meter dengan kedalaman maksimal – 12 MLWS, selain itu PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok memiliki luas lapangan penumpukan sebesar 158.342 M² dan Gudang penumpukan sebesar 26.191 M².

“Untuk menunjang keberlangsungan kegiatan Bongkar Muat, PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok juga memiliki fasilitas peralatan yang tersedia diantaranya 11 unit GLC, 8 unit Hopper, 8 unit Grab, 1 unit forklift 7 ton, dan 9 unit jembatan timbang,” pungkasnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelindo Regional 2 Salurkan Ratusan Ribu Bantuan dalam Bentuk Santunan, Sembako, hingga Paket Takjil selama Triwulan I 2026

30 April 2026 - 15:40 WIB

Garuda Indonesia Kembali masuk 25 Besar Maskapai Terbaik Dunia

30 April 2026 - 13:29 WIB

IWAPI DKI Jakarta Perkuat UMKM Perempuan Lewat Kerja Sama Strategis Global

30 April 2026 - 08:50 WIB

IPC TPK Dukung Pelindo Perkuat Peluang Kerja Sama Internasional

29 April 2026 - 22:03 WIB

Ada Pengalihan Lintas Siwa–Kolaka, ASDP Perkuat Dermaga dan Dukung Ekonomi Warga

29 April 2026 - 17:22 WIB

PTP Nonpetikemas Optimalkan Operasional 11  Pelabuhan Kelolaan

29 April 2026 - 17:16 WIB

74 Tahun Berlayar, PELNI Tunjukkan Capaian Transformasi Kuat

28 April 2026 - 19:39 WIB

Jasa Raharja Pastikan Jaminan Asuransi Korban Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 17:57 WIB

BKKP Luncurkan Inovasi SMM Fast di Priok, Dorong Transformasi BLU dan WBBM

28 April 2026 - 16:59 WIB

Garuda Siapkan 200 Ribu Kursi Penerbangan Harga Menarik di GOTF 2026

28 April 2026 - 16:24 WIB

Trending di EKOBIS