Menu

Mode Gelap
KAI Daop 1 Jakarta Pastikan Refund 100% Tiket KA Terdampak, 4.447 Tiket Telah Dikembalikan Penumpang Kembali Padati KRL Lintas Cikarang, Suasana Hening Saat Lintasi Bekasi Timur Ada Pengalihan Lintas Siwa–Kolaka, ASDP Perkuat Dermaga dan Dukung Ekonomi Warga PTP Nonpetikemas Optimalkan Operasional 11  Pelabuhan Kelolaan Stasiun Bekasi Timur Kembali Layani Penumpang, Perjalanan KRL Bekasi-Cikarang Beroperasi Normal May Day 2026: DPC KSPSI Gowa “Ketuk Pintu” Kekuasaan, Bupati Respons Nasib Buruh

ANJUNGAN

PTP Nonpetikemas Optimalkan Operasional 11  Pelabuhan Kelolaan

badge-check


 Dirkom PTP Nonpetikemas dan Branch Manager Cabang Priok di Dermaga Tanjung Priok Perbesar

Dirkom PTP Nonpetikemas dan Branch Manager Cabang Priok di Dermaga Tanjung Priok

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) terus optimalkan operasional seluruh pelabuhan kelolaannya di 11 lokasi.

Sebagai bagian dari Pelindo Group dan anak usaha PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) pihaknya terus memperkuat perannya sebagai operator terminal multipurpose dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional.

“Hal ini ditunjukkan melalui berbagai pengembangan layanan, transformasi digital, serta peningkatan kinerja operasional di seluruh wilayah kerja perusahaan,” ucap Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha sekaligus Plt Direktur Operasi PTP Nonpetikemas Dwi Rahmat Toto di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Sebagai operator terminal multipurpose pertama di Indonesia, PTP Nonpetikemas menurutnya, memiliki pengalaman dalam menangani beragam jenis kargo, mulai dari curah kering, curah cair, hingga general cargo.

Operasional perusahaan yang tersebar di 11 cabang pelabuhan di seluruh Indonesia ini, menjadi simpul penting dalam rantai pasok nasional.

Komitmen terhadap transformasi digital juga diwujudkan melalui penerapan PTOS-M, sistem layanan terminal berbasis end-to-end process yang mengintegrasikan perencanaan, operasional, hingga sistem pembayaran secara host-to-host dengan perbankan serta sistem kepabeanan.

“Inovasi ini mendorong peningkatan efisiensi, transparansi, dan kecepatan layanan di pelabuhan,” kata dia.

Toto menyampaikan, transformasi yang dilakukan perusahaan merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing layanan pelabuhan.

PTP Nonpetikemas terus berupaya menghadirkan layanan yang lebih efisien, terintegrasi, dan adaptif terhadap kebutuhan pelanggan.

Transformasi digital dan penguatan operasional menjadi kunci dalam mendukung kelancaran rantai pasok nasional.

Tak lupa, perusahaan juga menerapkan green port dengan segala langkah upaya yang masih terus dilakukan.

Kinerja PTP Nonpetikemas Triwulan I

Toto menyanpaikan, kinerja operasional PTP Nonpetikemas menunjukkan tren positif.

Pada Triwulan I-2026, total throughput nonpetikemas yang meliputi general cargo, curah kering, curah cair, dan bag cargo tercatat sebesar 12,84 juta ton, yang menunjukkan kinerja tetap terjaga di tengah dinamika arus logistik nasional.

“Dari total throughput tersebut, curah kering masih mendominasi dengan porsi 46%, diikuti curah cair sebesar 25%, general cargo sebesar 24%, dan bag cargo sebesar 5%,” ujarnya.

Komposisi ini menunjukkan bahwa segmen curah kering mendominasi pada layanan kemasan.

Hingga Triwulan I-2026, realisasi curah cair tercatat sebesar 3,09 juta ton atau tumbuh 16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 2025 sebesar 2,67 juta ton.

Realisasi tersebut juga menunjukkan kinerja yang baik karena juga berhasil melebihi 23% dari target 2026 yaitu sebesar 2,52 juta ton.

Peningkatan ini didorong aktivitas ekspor CPO di Teluk Bayur, keberlanjutan bongkar muat di Pontianak, serta meningkatnya aktivitas komoditas di Tanjung Priok.

Sementara itu, curah kering sebagai backbone operasional mencatat realisasi sebesar 5,76 juta ton, yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan sejalan dengan target yang ditetapkan.

Untuk segmen lainnya, general cargo terealisasi sebesar 2,92 juta dan bag cargo tercatat sebesar 656 ribu ton atau turun tipis 3,3% secara tahunan.

Sedangkan untuk capaian kinerja T/S/D yang kompetitif di level SPMT Group.

Pada segmen General Cargo, Cabang Tanjung Priok menempati peringkat pertama dengan realisasi kumulatif 4.024 atau sekitar 130% dari target sebesar 3.097, menjadikannya kontributor utama pada lini ini.

Cabang Banten dan Tanjung Pandan juga mencatat kinerja baik dengan capaian masing-masing 1.752 dan 1.627.

Pada segmen Curah Cair, Cabang Teluk Bayur berada di peringkat pertama dengan realisasi 5.287, melampaui target sebesar 4.912 atau sekitar 108%.

Sementara itu, Cabang Pontianak Kijing menempati peringkat keempat dengan capaian 3.550 atau sekitar 138% dari target.

Pada segmen Curah Kering, Cabang Bengkulu menunjukkan kinerja menonjol dengan realisasi 6.902, melampaui target sebesar 4.050 atau mencapai sekitar 170%, serta menempati peringkat ketiga di tingkat grup.

“Salah satu proyek strategis yang terus dikembangkan adalah Terminal Kijing di Kalimantan Barat. Sejak diresmikan pada 2022, pelabuhan ini bertransformasi menjadi pusat aktivitas logistik internasional yang mendukung ekspor-impor serta proyek strategis nasional, termasuk hilirisasi sektor mineral,” beber dia.

Selain itu, PTP Nonpetikemas juga mengembangkan layanan shorebase di empat lokasi strategis, yakni Lhokseumawe, Tanjung Priok, Cirebon, dan Banyuwangi.

Layanan ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan industri minyak dan gas dengan fasilitas berstandar internasional yang mencakup penyimpanan material, bahan kimia, hingga pengelolaan logistik terintegrasi.

Dari sisi inovasi operasional, perusahaan menghadirkan teknologi portable drop tank dengan submersible pump yang mampu meningkatkan produktivitas bongkar muat sekaligus menekan biaya operasional dan dampak lingkungan.

Penggunaan teknologi ini memungkinkan proses bongkar muat berlangsung lebih efektif dan efisien.

PTP Nonpetikemas juga menjalankan berbagai inisiatif Environmental, Social, and Governance (ESG), seperti elektrifikasi alat bongkar muat, pemanfaatan overhead crane, serta penggunaan lampu LED untuk efisiensi energi. Upaya ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menciptakan operasional pelabuhan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

SM Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas Fiona Sari Utami menambahkan bahwa perusahaan juga terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Sebagai pelaku bisnis layanan kepelabuhanan, PTP Nonpetikemas tidak hanya fokus pada kinerja operasional, tetapi juga berkomitmen menjalankan program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, selain itu perusahaan juga terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan stakeholder, termasuk media, sebagai bagian dari transparansi dan penguatan reputasi perusahaan,” jelas Fiona.

Dengan berbagai pengembangan dan inovasi yang terus dilakukan, PTP Nonpetikemas optimistis dapat memperkuat peran sebagai mitra logistik yang andal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ada Pengalihan Lintas Siwa–Kolaka, ASDP Perkuat Dermaga dan Dukung Ekonomi Warga

29 April 2026 - 17:22 WIB

74 Tahun Berlayar, PELNI Tunjukkan Capaian Transformasi Kuat

28 April 2026 - 19:39 WIB

Jasa Raharja Pastikan Jaminan Asuransi Korban Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 17:57 WIB

BKKP Luncurkan Inovasi SMM Fast di Priok, Dorong Transformasi BLU dan WBBM

28 April 2026 - 16:59 WIB

Garuda Siapkan 200 Ribu Kursi Penerbangan Harga Menarik di GOTF 2026

28 April 2026 - 16:24 WIB

Kinerja Awal Tahun Menguat, Arus Peti Kemas Teluk Bayur Naik 5,3%

28 April 2026 - 12:41 WIB

KSOP Cirebon Kerja Sama dengan 2 SMK, Tingkatkan Kualitas SDM Pelayaran

28 April 2026 - 11:44 WIB

Fundamental Solid, IPCM Catat Kinerja Positif di Laporan Keuangan Q1 2026

27 April 2026 - 19:39 WIB

Tingkatkan Standar Keselamatan Kerja, Pelindo Regional 4 Gelar Pelatihan & Sertifikasi Ahli K3 Umum

27 April 2026 - 19:04 WIB

Tangguh Di Tengah Tekanan Global, IPCC Catat Kinerja Keuangan Positif pada Q1 2026

27 April 2026 - 18:48 WIB

Trending di ANJUNGAN