Wartatrans.com, JAKARTA — Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) DKI Jakarta memperluas jejaring kemitraan internasional guna mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan. Upaya tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bertajuk “Strategic Cooperation and Partnership for Mutual Growth and Understanding” di Hotel JW Marriott Jakarta, Rabu (29/4).
Menurut Ketua Umum IWAPI, Endah Anondo Eko Ansoroeddin, S.H., M.H., terus mendorong agar seluruh anggota IWAPI dapat naik kelas dan meningkatkan kualitas usahanya. Upaya tersebut diwujudkan melalui berbagai program penguatan kapasitas, perluasan jaringan, serta pembukaan akses pasar yang lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri.

Kesepahaman ini menjadi langkah konkret IWAPI dalam membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku usaha perempuan. Kolaborasi tersebut juga sejalan dengan semangat era baru distribusi global yang menghubungkan produk premium dari Korea Selatan dengan pasar Indonesia.
Pengurus IWAPI DKI Jakarta, Halimah Munawir yang juga Wakil Ketua Umum 2 bidang kebendaharaan CSR dan Sosial menilai kerja sama ini sebagai ikhtiar strategis dalam memperkuat daya saing perempuan di sektor usaha. Menurut dia, sinergi lintas negara dan sektor menjadi kunci agar pelaku UMKM perempuan mampu beradaptasi dan berkembang di tengah dinamika ekonomi global.
“Sinergi ini penting agar pelaku usaha perempuan tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang dan bersaing secara berkelanjutan,” ujar Halimah.
Melalui kerja sama tersebut, IWAPI bersama para mitra akan mengembangkan sejumlah program prioritas, antara lain pelatihan kewirausahaan, literasi digital, perluasan akses pembiayaan, serta promosi produk ke pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional.
Kehadiran berbagai mitra dari sektor industri, ritel, hingga konsultan bisnis turut memperkuat ekosistem kolaborasi yang dibangun. Hal ini diharapkan mampu mempercepat transformasi UMKM perempuan menjadi pelaku usaha yang tangguh, adaptif, dan berorientasi ekspor.
IWAPI DKI Jakarta optimistis, kerja sama strategis ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas individu pelaku usaha, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional secara inklusif. Perempuan, dalam hal ini, dipandang sebagai salah satu pilar penting dalam mendorong ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.*** (PG)




























