Menu

Mode Gelap
Jasa Raharja Pastikan Jaminan Asuransi Korban Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur BKKP Luncurkan Inovasi SMM Fast di Priok, Dorong Transformasi BLU dan WBBM KAI Refund 4.878 Tiket Pascakecelakaan Bekasi Timur, Korban Meninggal Jadi 15 Orang Nambah Lagi, Korban Meninggal Kecelakaan di Bekasi Timur jadi 15 Orang dan 88 Luka Garuda Siapkan 200 Ribu Kursi Penerbangan Harga Menarik di GOTF 2026 Perpustakaan Sekolah di Banda Aceh Bergeliat, Buku Bermutu Diserbu Murid

ANJUNGAN

BKKP Luncurkan Inovasi SMM Fast di Priok, Dorong Transformasi BLU dan WBBM

badge-check


 Layanan di Klinik SMM Tanjung Priok Perbesar

Layanan di Klinik SMM Tanjung Priok

Wartatrans.com, JAKARTA – Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP) Kementerian Perhubungan menghadirkan inovasi Klinik Utama SMM Fast (Sentra Maritim Medika – Fasilitas Sehat Cepat) yang beroperasi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Hal ini dilakukan guna memperkuat transformasi pelayanan publik berbasis Badan Layanan Umum (BLU) dan mendukung pembangunan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) 2026.

“Kehadiran SMM Fast menjadi terobosan pelayanan kesehatan maritim yang memudahkan para pelaut memeroleh Surat Keterangan Sehat sebagai persyaratan pembuatan maupun revalidasi Buku Pelaut, dengan layanan yang cepat, dekat, terjangkau, dan terpercaya,” tutur Kepala BKKP Wisnu Wardana di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Sebagai inovasi layanan BKKP melalui Klinik Utama Sentra Maritim Medika, SMM Fast juga menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam mendukung kesehatan pelaut serta penguatan ekosistem keselamatan pelayaran nasional.

Kehadiran SMM Fast merupakan langkah konkret transformasi layanan yang menempatkan kemudahan masyarakat sebagai orientasi utama.

SMM Fast adalah wujud transformasi pelayanan yang berangkat dari kebutuhan pengguna layanan.

“Kami ingin pelaut memeroleh akses kesehatan yang mudah, cepat, dan berkualitas langsung di simpul aktivitas mereka. Ini sekaligus cerminan semangat BLU yang inovatif dan WBBM yang berorientasi melayani,” ujarnya.

Menurutnya, konsep Fasilitas Sehat Cepat tidak hanya menjawab kebutuhan layanan surat sehat, tetapi menjadi model baru pelayanan kesehatan maritim berbasis inovasi, kolaborasi, dan kedekatan layanan.

“Transformasi BLU bukan hanya bicara tata kelola, tapi juga inovasi yang menghadirkan manfaat. SMM Fast menjadi bukti pelayanan publik bisa semakin lincah, adaptif, dan berdampak,” ungkap dia.

Berlokasi di lingkungan KSOP Utama Tanjung Priok, SMM Fast juga menjadi wujud sinergi antar pelaksana teknis Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan untuk menghadirkan layanan terintegrasi bagi pelaut.

Selain melayani penerbitan surat sehat, SMM Fast menyediakan layanan pemeriksaan gula darah, kolesterol, pemeriksaan kesehatan umum, serta pelayanan vaksinasi dengan perjanjian.

Untuk kebutuhan Medical Check Up (MCU) yang lebih komprehensif, pengguna dapat mengakses layanan di Klinik Utama Sentra Maritim Medika Jalan Gunung Sahari, Jakarta, termasuk melalui layanan MCU One Day Service.

“Sebagai unit layanan berbasis BLU, inovasi ini juga mendukung peningkatan utilisasi layanan yang berpotensi memperkuat kinerja organisasi dan optimalisasi PNBP secara berkelanjutan,” kata Wisnu.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama. Ketika layanan cepat, terjangkau dan terpercaya, maka utilisasi tumbuh dan kinerja BLU ikut menguat. PNBP yang baik lahir dari layanan yang baik.”

Kehadiran SMM Fast mendapat sambutan positif dari para pelaut. Setiap hari, layanan ini dimanfaatkan semakin banyak pengguna.

Salah satu pelaut pengguna layanan, Asrul, menilai kehadiran SMM Fast sangat membantu kebutuhan pelaut.

“Pelayanannya cepat, murah, dan terpercaya. Sangat membantu karena dekat tempat urus dokumen dan prosesnya praktis,” ucapnya.

Ke depan, BKKP menyiapkan pengembangan model SMM Fast di pelabuhan-pelabuhan potensial lainnya sebagai bagian dari perluasan inovasi layanan kesehatan maritim nasional.

“Kami ingin SMM Fast menjadi role model pelayanan kesehatan maritim Indonesia. Ini langkah kecil dengan dampak besar untuk kesehatan pelaut, keselamatan pelayaran, dan kualitas pelayanan publik,” tutup Wisnu.

Melalui inovasi ini, BKKP menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan yang selaras dengan transformasi BLU, reformasi birokrasi, dan pelayanan publik yang semakin profesional, bersih, dan melayani. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jasa Raharja Pastikan Jaminan Asuransi Korban Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 17:57 WIB

Garuda Siapkan 200 Ribu Kursi Penerbangan Harga Menarik di GOTF 2026

28 April 2026 - 16:24 WIB

Kinerja Awal Tahun Menguat, Arus Peti Kemas Teluk Bayur Naik 5,3%

28 April 2026 - 12:41 WIB

KSOP Cirebon Kerja Sama dengan 2 SMK, Tingkatkan Kualitas SDM Pelayaran

28 April 2026 - 11:44 WIB

Fundamental Solid, IPCM Catat Kinerja Positif di Laporan Keuangan Q1 2026

27 April 2026 - 19:39 WIB

Tingkatkan Standar Keselamatan Kerja, Pelindo Regional 4 Gelar Pelatihan & Sertifikasi Ahli K3 Umum

27 April 2026 - 19:04 WIB

Tangguh Di Tengah Tekanan Global, IPCC Catat Kinerja Keuangan Positif pada Q1 2026

27 April 2026 - 18:48 WIB

InJourney Hospitality dan Kampus Udayana MoU Kolaborasi Alih Pengetahuan

27 April 2026 - 18:35 WIB

IPC TPK Gandeng Mitra Pelayaran Perkuat Konservasi Laut dan Ekosistem Pelabuhan Berkelanjutan

27 April 2026 - 18:07 WIB

INACA: Indonesia Aero Summit 2026 Bahas Sustainable Aviation Ecosystem

27 April 2026 - 14:43 WIB

Trending di BANDARA