Menu ✖

Mode Gelap
Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

ANJUNGAN

BKKP Luncurkan Inovasi SMM Fast di Priok, Dorong Transformasi BLU dan WBBM

badge-check


 Layanan di Klinik SMM Tanjung Priok Perbesar

Layanan di Klinik SMM Tanjung Priok

Wartatrans.com, JAKARTA – Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP) Kementerian Perhubungan menghadirkan inovasi Klinik Utama SMM Fast (Sentra Maritim Medika – Fasilitas Sehat Cepat) yang beroperasi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Hal ini dilakukan guna memperkuat transformasi pelayanan publik berbasis Badan Layanan Umum (BLU) dan mendukung pembangunan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) 2026.

“Kehadiran SMM Fast menjadi terobosan pelayanan kesehatan maritim yang memudahkan para pelaut memeroleh Surat Keterangan Sehat sebagai persyaratan pembuatan maupun revalidasi Buku Pelaut, dengan layanan yang cepat, dekat, terjangkau, dan terpercaya,” tutur Kepala BKKP Wisnu Wardana di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Sebagai inovasi layanan BKKP melalui Klinik Utama Sentra Maritim Medika, SMM Fast juga menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam mendukung kesehatan pelaut serta penguatan ekosistem keselamatan pelayaran nasional.

Kehadiran SMM Fast merupakan langkah konkret transformasi layanan yang menempatkan kemudahan masyarakat sebagai orientasi utama.

SMM Fast adalah wujud transformasi pelayanan yang berangkat dari kebutuhan pengguna layanan.

“Kami ingin pelaut memeroleh akses kesehatan yang mudah, cepat, dan berkualitas langsung di simpul aktivitas mereka. Ini sekaligus cerminan semangat BLU yang inovatif dan WBBM yang berorientasi melayani,” ujarnya.

Menurutnya, konsep Fasilitas Sehat Cepat tidak hanya menjawab kebutuhan layanan surat sehat, tetapi menjadi model baru pelayanan kesehatan maritim berbasis inovasi, kolaborasi, dan kedekatan layanan.

“Transformasi BLU bukan hanya bicara tata kelola, tapi juga inovasi yang menghadirkan manfaat. SMM Fast menjadi bukti pelayanan publik bisa semakin lincah, adaptif, dan berdampak,” ungkap dia.

Berlokasi di lingkungan KSOP Utama Tanjung Priok, SMM Fast juga menjadi wujud sinergi antar pelaksana teknis Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan untuk menghadirkan layanan terintegrasi bagi pelaut.

Selain melayani penerbitan surat sehat, SMM Fast menyediakan layanan pemeriksaan gula darah, kolesterol, pemeriksaan kesehatan umum, serta pelayanan vaksinasi dengan perjanjian.

Untuk kebutuhan Medical Check Up (MCU) yang lebih komprehensif, pengguna dapat mengakses layanan di Klinik Utama Sentra Maritim Medika Jalan Gunung Sahari, Jakarta, termasuk melalui layanan MCU One Day Service.

“Sebagai unit layanan berbasis BLU, inovasi ini juga mendukung peningkatan utilisasi layanan yang berpotensi memperkuat kinerja organisasi dan optimalisasi PNBP secara berkelanjutan,” kata Wisnu.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama. Ketika layanan cepat, terjangkau dan terpercaya, maka utilisasi tumbuh dan kinerja BLU ikut menguat. PNBP yang baik lahir dari layanan yang baik.”

Kehadiran SMM Fast mendapat sambutan positif dari para pelaut. Setiap hari, layanan ini dimanfaatkan semakin banyak pengguna.

Salah satu pelaut pengguna layanan, Asrul, menilai kehadiran SMM Fast sangat membantu kebutuhan pelaut.

“Pelayanannya cepat, murah, dan terpercaya. Sangat membantu karena dekat tempat urus dokumen dan prosesnya praktis,” ucapnya.

Ke depan, BKKP menyiapkan pengembangan model SMM Fast di pelabuhan-pelabuhan potensial lainnya sebagai bagian dari perluasan inovasi layanan kesehatan maritim nasional.

“Kami ingin SMM Fast menjadi role model pelayanan kesehatan maritim Indonesia. Ini langkah kecil dengan dampak besar untuk kesehatan pelaut, keselamatan pelayaran, dan kualitas pelayanan publik,” tutup Wisnu.

Melalui inovasi ini, BKKP menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan yang selaras dengan transformasi BLU, reformasi birokrasi, dan pelayanan publik yang semakin profesional, bersih, dan melayani. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

1 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Transjakarta Laut Disiapkan, 3 Pulau Jadi Terminal Utama Juni 2027

1 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Menara Astra Terapkan AI, Konsumsi Energi HVAC Ditargetkan Turun 10%-20%

1 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika, InJourney: Tegaskan Peran Sport Tourism sebagai Penggerak Ekonomi

1 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global

1 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Dari Control Room ke Lapangan, Peserta Magenta Intip Langsung Operasional IPC TPK

30 September 2026 - 11:13 WIB

BNI Apresiasi Pembinaan PBSI, Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali di Asian Games 2026

30 September 2026 - 10:44 WIB

Wow, 6.082 Truk Menyeberang dalam 3 Hari di Lintasan Ketapang-Gilimanuk

30 September 2026 - 10:34 WIB

53 PPNS Ditjen Perhubungan Laut Dilantik

30 September 2026 - 07:41 WIB

Koperasi Syariah Indonesia Dibawa ke Forum Internasional IICF 2026

30 September 2026 - 07:31 WIB

Trending di EKOBIS