Menu

Mode Gelap
Pengamat Joni Martinus Nilai Wacana Pemindahan Gerbong Khusus Wanita ke Tengah Tidak Efektif KAI Mulai Operasionalkan Kembali KA Jarak Jauh Secara Bertahap Kamis Ini KAI Kembalikan 13.027 Tiket, Pemulihan Layanan KA Jarak Jauh Dilakukan Bertahap IWAPI DKI Jakarta Perkuat UMKM Perempuan Lewat Kerja Sama Strategis Global KAI Wisata Tawarkan Paket Festival Waisak Borobudur 2026, Hadirkan Perjalanan Bernilai Spiritual dan Budaya Penampilan Duet Maut Ratna Listy Panglima Langit Tetap Mempesona

PERON

Pengamat Joni Martinus Nilai Wacana Pemindahan Gerbong Khusus Wanita ke Tengah Tidak Efektif

badge-check


 Pengamat Joni Martinus Nilai Wacana Pemindahan Gerbong Khusus Wanita ke Tengah Tidak Efektif Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Usulan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi untuk memindahkan gerbong KRL khusus wanita ke bagian tengah rangkaian Commuter Line menuai tanggapan dari pengamat perkeretaapian, Joni Martinus.

Ia menilai wacana tersebut tidak relevan dan berpotensi menimbulkan persoalan baru dalam operasional di lapangan.

Menurut Joni, penempatan gerbong khusus wanita di tengah rangkaian justru membuka peluang penumpang pria melintas untuk berpindah gerbong, sehingga fungsi pemisahan menjadi tidak optimal. Selain itu, kondisi ini dinilai dapat menimbulkan kebingungan penumpang dalam menentukan posisi gerbong saat kereta tiba di stasiun.

“Penempatan di tengah juga berpotensi menimbulkan kepadatan yang lebih tinggi karena penumpang harus bergerak ke bagian tengah. Ini akan menyulitkan, terutama bagi perempuan hamil, lansia, maupun ibu yang membawa anak kecil,” ujar Joni.

Ia menegaskan bahwa keberadaan gerbong khusus wanita sejatinya merupakan layanan tambahan, bukan faktor utama dalam keselamatan perjalanan kereta api.

Sebaliknya, Joni menilai penempatan gerbong khusus wanita di bagian paling depan dan belakang rangkaian sudah tepat. Posisi tersebut dinilai lebih memudahkan akses bagi penumpang perempuan, khususnya kelompok rentan, tanpa harus berdesakan menuju bagian tengah kereta.

Selain itu, aspek keamanan dan kenyamanan dinilai lebih terjaga karena ruang khusus perempuan lebih terlokalisasi, sehingga memudahkan pengawasan oleh petugas. Penempatan di ujung rangkaian juga dinilai dapat mengurangi potensi penumpang perempuan berdesakan dengan penumpang pria saat kondisi kereta padat.

“Aspek keselamatan dan layanan transportasi kereta api tidak didasarkan pada gender, melainkan berlaku sama bagi seluruh penumpang. Pria maupun wanita harus mendapatkan layanan yang baik dan selamat sampai tujuan,” kata Joni.

Ia menambahkan, keselamatan perkeretaapian merupakan hasil dari integrasi berbagai sistem dan praktik, mulai dari pemeliharaan infrastruktur, keandalan sarana, kualitas sumber daya manusia, kepatuhan terhadap regulasi, hingga pemanfaatan teknologi.

“Pemerintah, operator, dan masyarakat harus bekerja sama menciptakan lingkungan perkeretaapian yang aman. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan komitmen semua pihak,” tutupnya.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Mulai Operasionalkan Kembali KA Jarak Jauh Secara Bertahap Kamis Ini

30 April 2026 - 09:00 WIB

KAI Kembalikan 13.027 Tiket, Pemulihan Layanan KA Jarak Jauh Dilakukan Bertahap

30 April 2026 - 08:53 WIB

KAI Wisata Tawarkan Paket Festival Waisak Borobudur 2026, Hadirkan Perjalanan Bernilai Spiritual dan Budaya

30 April 2026 - 07:32 WIB

Kemenhub Dukung Penuh Investigasi Insiden LecelakanKA Bekasi Timur oleh KNKT

30 April 2026 - 06:27 WIB

Menhub dan Dirut KAI Bobby Takziah ke Rumah Korban, Duka Masih Menyelimuti Pascakecelakaan Bekasi Timur

29 April 2026 - 21:20 WIB

Menhub Dudy Tekankan Aspek Keselamatan saat Pembukaan Kembali Stasiun Bekasi Timur Pascainsiden KA

29 April 2026 - 20:38 WIB

Di Balik Duka Tragedi Bekasi Timur, Tim Cleaning KAI Services Bersihkan Area Stasiun

29 April 2026 - 20:19 WIB

KRL Kembali Melintas ke Cikarang, Penumpang Masih Simpan Duka dan Rasa Takut

29 April 2026 - 18:47 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Pastikan Refund 100% Tiket KA Terdampak, 4.447 Tiket Telah Dikembalikan

29 April 2026 - 17:51 WIB

Penumpang Kembali Padati KRL Lintas Cikarang, Suasana Hening Saat Lintasi Bekasi Timur

29 April 2026 - 17:22 WIB

Trending di PERON