Menu

Mode Gelap
Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO FIFGROUP Raih Penghargaan GP2SP DKI Jakarta KAI 81 Tahun, Perjalanan Tiket Kereta dari Loket hingga Access by KAI Pelindo Regional 4 Gandeng BNN Edukasi Antinarkoba di Kalangan Pelajar IPC TPK Cetak Kinerja Positif Hingga Agustus 2026, Catat Pertumbuhan Volume Petikemas 8,37 Persen Prabowo Perkuat Arah Baru Ekonomi, Disiplin Fiskal dan Ketahanan Energi Jadi Prioritas Pasca Pergantian Menkeu

PERON

Penumpang Kembali Padati KRL Lintas Cikarang, Suasana Hening Saat Lintasi Bekasi Timur

badge-check


 Penumpang Kembali Padati KRL Lintas Cikarang, Suasana Hening Saat Lintasi Bekasi Timur Perbesar

Wartatrans.com, BEKASI – Aktivitas penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) di lintas Bekasi-Cikarang mulai berangsur normal pada Rabu (29/4/2026) siang, setelah uji coba perjalanan dinyatakan berhasil.

Meski layanan kembali dibuka bertahap, suasana berbeda terasa saat rangkaian melintas di jalur bekas lokasi kecelakaan di kawasan Stasiun Bekasi Timur.

Sejak siang hari, penumpang mulai memadati peron dan area stasiun untuk kembali beraktivitas. Mesin tap tiket, loket pelayanan, serta akses keluar masuk stasiun telah berfungsi normal. Petugas keamanan dan kebersihan juga tampak berjaga di sejumlah titik.

Namun di balik mulai pulihnya layanan, trauma masih dirasakan sebagian pengguna KRL. Ketika kereta melintasi area bekas kecelakaan, suasana di dalam gerbong mendadak hening. Banyak penumpang memilih diam dan melihat ke arah luar jendela.

Salah satu penumpang, Melly, penumpang dari Stasiun Rawa Buaya, mengaku masih merasa waspada saat kembali naik KRL usai insiden tersebut.

“Tadi jadi lebih was-was, apalagi kalau tiba-tiba rem mendadak,” ujar Melly.

Ia mengatakan suasana di gerbong berubah ketika kereta memasuki jalur Bekasi Timur. Menurutnya, keberadaan tim evakuasi dan sisa penanganan di lokasi membuat penumpang kembali teringat kejadian itu.

“Pas lewat Bekasi Timur ternyata masih ada tim Basarnas, masih ada bungkusan, bekas yang dibersihin. Satu gerbong langsung pada diem, kebayang gitu,” katanya.

Meski demikian, Melly tetap memilih menggunakan KRL karena dinilai sebagai moda transportasi yang cepat, terjangkau, dan nyaman.

“Murah, cepat, ada AC juga, fasilitasnya enak,” ucapnya.

Di sekitar jalur bekas kecelakaan, sejumlah petugas masih terlihat melakukan pemeriksaan dan pembersihan area rel. Aktivitas tersebut menjadi perhatian penumpang yang melintas, sekaligus menandai proses pemulihan layanan yang masih berlangsung.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebelumnya menyatakan uji coba operasional lintas Bekasi-Cikarang berjalan aman. Pemulihan perjalanan dilakukan secara bertahap sambil memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi sebelum operasional kembali normal sepenuhnya.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI 81 Tahun, Perjalanan Tiket Kereta dari Loket hingga Access by KAI

14 September 2026 - 22:13 WIB

Jalan Sejajar Rel Ditargetkan Selesai Dibangun 2027, Simpang Volvo Pasar Minggu Ditutup

14 September 2026 - 14:15 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Gunakan 6,5 Juta Liter B50, Operasional KA Tetap Lancar

12 September 2026 - 15:43 WIB

KRL Terdampak Gempa, KAI Commuter Lakukan Pemeriksaan Jalur Sabtu Pagi

12 September 2026 - 07:14 WIB

Lawang Sewu Tarik 376 Ribu Pengunjung hingga Agustus 2026, Sejarah Kereta Api Jadi Daya Tarik

11 September 2026 - 21:59 WIB

Serukan Peningkatan Keselamatan Transportasi, Menhub Dudy Kumpulkan UPT se-Jawa Timur

11 September 2026 - 21:47 WIB

LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Target Angkut hingga 80.000 Penumpang/Hari

11 September 2026 - 21:25 WIB

Angkutan Petikemas KAI Tumbuh 19,24 Persen, Tembus 3,9 Juta Ton hingga Agustus 2026

11 September 2026 - 05:06 WIB

Dari Lubuk Linggau hingga Ketapang, Kereta Api Menjadi Bagian dari Pertumbuhan Kota Sejak 159 Tahun Lalu

11 September 2026 - 01:06 WIB

Kebutuhan Pembangunan LRT Jakarta Fase 2A Rp7,8 Triliun

10 September 2026 - 12:57 WIB

Trending di PERON