Menu

Mode Gelap
Catatan Halimah Munawir: Rasa, Kata, dan Karya. Ketika Podcast Menemukan Hatinya Catatan Iwan Piliang: Jepang dan Mimpi Juara Dunia 2026 Asrul Assani Resmi Dilantik Menjadi Sekda Definitif Pemko Subulussalam Pembebasan PPN Tiket Pesawat Domestik Dinilai Mampu Dorong Mobilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Percikan Mutia: Memilih Ketenangan di Tengah Budaya Pencitraan Sastri Dalila, Istri Mantan Kadis Kehutanan Aceh Wahid Mustafa, Wafat dalam Penerbangan Menuju Banda Aceh

PERON

Penumpang Kembali Padati KRL Lintas Cikarang, Suasana Hening Saat Lintasi Bekasi Timur

badge-check


 Penumpang Kembali Padati KRL Lintas Cikarang, Suasana Hening Saat Lintasi Bekasi Timur Perbesar

Wartatrans.com, BEKASI – Aktivitas penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) di lintas Bekasi-Cikarang mulai berangsur normal pada Rabu (29/4/2026) siang, setelah uji coba perjalanan dinyatakan berhasil.

Meski layanan kembali dibuka bertahap, suasana berbeda terasa saat rangkaian melintas di jalur bekas lokasi kecelakaan di kawasan Stasiun Bekasi Timur.

Sejak siang hari, penumpang mulai memadati peron dan area stasiun untuk kembali beraktivitas. Mesin tap tiket, loket pelayanan, serta akses keluar masuk stasiun telah berfungsi normal. Petugas keamanan dan kebersihan juga tampak berjaga di sejumlah titik.

Namun di balik mulai pulihnya layanan, trauma masih dirasakan sebagian pengguna KRL. Ketika kereta melintasi area bekas kecelakaan, suasana di dalam gerbong mendadak hening. Banyak penumpang memilih diam dan melihat ke arah luar jendela.

Salah satu penumpang, Melly, penumpang dari Stasiun Rawa Buaya, mengaku masih merasa waspada saat kembali naik KRL usai insiden tersebut.

“Tadi jadi lebih was-was, apalagi kalau tiba-tiba rem mendadak,” ujar Melly.

Ia mengatakan suasana di gerbong berubah ketika kereta memasuki jalur Bekasi Timur. Menurutnya, keberadaan tim evakuasi dan sisa penanganan di lokasi membuat penumpang kembali teringat kejadian itu.

“Pas lewat Bekasi Timur ternyata masih ada tim Basarnas, masih ada bungkusan, bekas yang dibersihin. Satu gerbong langsung pada diem, kebayang gitu,” katanya.

Meski demikian, Melly tetap memilih menggunakan KRL karena dinilai sebagai moda transportasi yang cepat, terjangkau, dan nyaman.

“Murah, cepat, ada AC juga, fasilitasnya enak,” ucapnya.

Di sekitar jalur bekas kecelakaan, sejumlah petugas masih terlihat melakukan pemeriksaan dan pembersihan area rel. Aktivitas tersebut menjadi perhatian penumpang yang melintas, sekaligus menandai proses pemulihan layanan yang masih berlangsung.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebelumnya menyatakan uji coba operasional lintas Bekasi-Cikarang berjalan aman. Pemulihan perjalanan dilakukan secara bertahap sambil memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi sebelum operasional kembali normal sepenuhnya.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KA Dharmawangsa Layani 180 Ribu Penumpang hingga Mei 2026, Mobilitas Warga Subang Meningkat Lewat Stasiun Pegaden Baru

14 Juni 2026 - 21:22 WIB

KKP Sinergi dengan DANA Cegah Sampah Bocor ke Laut

14 Juni 2026 - 21:08 WIB

KAI Operasikan KA Pandalungan 2 Jakarta-Jember Mulai 18 Juni, Tiket Diskon 30 Persen

14 Juni 2026 - 20:32 WIB

Transisi Energi Kereta Api Gunakan Biodies B50, KAI Pastikan Keandalan Tetap Terjaga

14 Juni 2026 - 10:00 WIB

Masuki Tahun Baru Islam dan Libur Sekolah, Whoosh Terapkan Skema Tarif Dinamis Mulai Rp250 Ribu dan Diskon Rombongan hingga 20%

14 Juni 2026 - 09:47 WIB

Pilihan Kereta Jakarta–Bandung Makin Beragam, KAI Layani 44,05 Juta Pelanggan dalam Lima Bulan

14 Juni 2026 - 06:24 WIB

KAI Group Layani 166,15 Juta Pelanggan Urban Berbasis Listrik, Kurangi Emisi hingga 15.350 Ton CO₂e

14 Juni 2026 - 05:16 WIB

Pelanggan Stasiun Cibadak Naik 6,46 Persen, Jadi Akses Favorit Menuju Wisata Sukabumi

14 Juni 2026 - 01:12 WIB

Bahas Peluang Kemitraan UMKM, KAI Services Hadir di Talkshow Program Campuspreneur Pengembangan Wirausaha Muda di IPB

13 Juni 2026 - 13:30 WIB

Pelanggan KA Lokal Jawa Barat Tumbuh 67,95 Persen dalam Tiga Tahun

13 Juni 2026 - 11:28 WIB

Trending di PERON