Menu

Mode Gelap
InJourney Airports LC Perkuat Dukung Pengembangan SDM Industri Aviasi Bertaraf Global Marak Penipuan Berkedok Whoosh, KCIC Minta Pembelian Tiket Hanya di Kanal Resmi Tokoh Lintas Agama Deklarasikan Perdamaian dalam The Golden Rule Interfaith Youth Conference Guru dan Kepala SMP MBS Zam-Zam Cilongok Ikuti Pelatihan Cambridge, Siapkan Implementasi Future Ready Education Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Cagar Budaya Stasiun Semarang Tawang Akses Keluar Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan Lewat Pintu Tol Bypass Mulai Hari Ini

PERON

3.888 Perlintasan Sebidang di Jawa-Sumatra, KAI Percepat Penutupan Titik Berisiko

badge-check


 3.888 Perlintasan Sebidang di Jawa-Sumatra, KAI Percepat Penutupan Titik Berisiko Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Keberadaan perlintasan sebidang masih menjadi salah satu tantangan utama dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api di Indonesia. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, hingga saat ini terdapat 3.888 perlintasan sebidang di wilayah Jawa dan Sumatra.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.799 merupakan perlintasan resmi dan 1.089 lainnya tergolong perlintasan liar. Sementara itu, sebanyak 2.112 titik perlintasan dijaga, sedangkan 1.776 titik lainnya tidak dijaga.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, tingginya jumlah perlintasan sebidang, khususnya yang tidak dijaga dan ilegal, menunjukkan perlunya perhatian serta kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan keselamatan.

“Kereta api melayani ratusan hingga ribuan pelanggan dalam satu perjalanan dan tidak dapat berhenti secara mendadak. Karena itu, ruang aman di perlintasan menjadi sangat krusial untuk dijaga bersama,” ujar Anne dalam keterangan resmi, Kamis (30/4/2026).

Sebagai upaya menekan risiko kecelakaan, KAI bersama Kementerian Perhubungan dan pemerintah daerah telah melakukan penanganan terhadap 564 titik perlintasan sepanjang Triwulan I 2026.

Penanganan tersebut dilakukan melalui penutupan perlintasan berisiko maupun peningkatan menjadi tidak sebidang, seperti pembangunan flyover dan underpass.

Anne menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih aman dan andal.

“Kami terus mendorong peningkatan keselamatan di perlintasan melalui kolaborasi lintas sektor. Penutupan perlintasan berisiko serta pembangunan flyover dan underpass menjadi bagian penting dalam upaya ini,” katanya.

Selain penanganan infrastruktur, KAI juga secara konsisten melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang. Edukasi tersebut menekankan pentingnya berhenti, melihat ke kiri dan kanan, serta memastikan kondisi aman sebelum melintas.

Pemerintah sendiri telah mengatur tata cara melintas di perlintasan sebidang melalui Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

KAI mengingatkan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang bukan hanya tanggung jawab operator, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam mematuhi aturan demi mencegah terjadinya kecelakaan.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Marak Penipuan Berkedok Whoosh, KCIC Minta Pembelian Tiket Hanya di Kanal Resmi

30 Juli 2026 - 09:58 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Cagar Budaya Stasiun Semarang Tawang

30 Juli 2026 - 08:43 WIB

Kartu Kredit Nirkontak Hadir di MRT, Jakarta Perkuat Transportasi Modern

30 Juli 2026 - 05:36 WIB

Yes! Stimulus Sektor Transportasi Berupa Diskon Tarif di Libur Sekolah Capai Target

29 Juli 2026 - 22:36 WIB

Indeks Kepuasan Pelanggan KAI Capai 4,53, Sebanyak 3,25 Juta Suara Pelanggan jadi Evaluasi

29 Juli 2026 - 22:35 WIB

Diskon Tiket Kereta Api 20 Persen di Railway Technology Indonesia 2026, Jakarta-Surabaya Mulai Rp272 Ribu

29 Juli 2026 - 14:29 WIB

KAI Catat 103 Ribu Pelanggan Gunakan Kereta Ekonomi Kerakyatan Sejak Diluncurkan

29 Juli 2026 - 14:08 WIB

Kecelakaan Mitsubishi Triton Terseret KA Gajayana di Bekasi, Pengemudi Tewas Terjepit

29 Juli 2026 - 12:02 WIB

KAI Daop 1 Tangkap Pencuri Kabel LAA di Cakung, Keselamatan Perjalanan KRL Terancam

29 Juli 2026 - 10:16 WIB

Marlina Ditolak Jadi Pramugari, Perempuan Asli Papua Ini Justru Cetak Sejarah sebagai Pilot Airbus A320

28 Juli 2026 - 23:18 WIB

Trending di PERON