Menu ✖

Mode Gelap
Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda Jeritan Pilu Warga Berawang Baro Pegasing Delapan Dekade Merdeka, Terisolasi di Kubangan Lumpur dan Janji Manis Pembangunan ‎ KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

Uncategorized

Hari Purbakala ke-113, Warga Borobudur Napak Tilas Sejarah dan Rawat Warisan Budaya

badge-check


 Hari Purbakala ke-113, Warga Borobudur Napak Tilas Sejarah dan Rawat Warisan Budaya Perbesar

Wartatrans.com, PEMALANG — Peringatan Hari Purbakala ke-113 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Ahad, 14 Juni 2026, menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian warisan budaya bangsa. Kegiatan yang digelar oleh Museum dan Cagar Budaya Unit Warisan Dunia Borobudur (MCB) itu melibatkan warga Dusun Ngaran 1 yang tergabung dalam komunitas Jogo Boyo.

Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak Sabtu, 13 Juni 2026, dengan agenda utama berupa aksi bersih-bersih kawasan cagar budaya dan napak tilas sejarah masyarakat sekitar Candi Borobudur. Pada Minggu pagi, sekitar pukul 07.30 WIB, warga berangkat bersama dari serambi Masjid Miftahul Jannah menuju kawasan candi melalui Pintu 7.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap situs warisan dunia tersebut, seluruh peserta mengenakan sandal upanat yang dirancang khusus untuk mengurangi gesekan pada permukaan batu candi. Mereka kemudian berjalan menuju pelataran tertinggi Borobudur, yakni Arupadhatu.

Salah satu agenda utama dalam peringatan tahun ini adalah kegiatan bertajuk “Tilik Ari-Ari”, sebuah napak tilas yang mengingatkan kembali proses relokasi warga yang berlangsung pada periode 1973–1983. Saat itu, sejumlah masyarakat yang bermukim di sekitar lereng Candi Borobudur dipindahkan guna mendukung proyek pemugaran besar-besaran di bawah pengawasan UNESCO serta pengembangan kawasan wisata budaya.

Dalam kegiatan tersebut, warga senior Dusun Ngaran 1, Mak Suratinah, membagikan kisah tentang tanah leluhurnya yang kini menjadi bagian dari taman dan kawasan pengembangan Candi Borobudur. Kesaksian itu menjadi pengingat bahwa sejarah pelestarian Borobudur tidak hanya berkaitan dengan bangunan candi, tetapi juga kehidupan masyarakat yang tumbuh bersama situs tersebut.

Yoyo (paling kiri) wartawan Wartatrans.com yang ikut acara Hari Purbakala ke 113 i Candi Borobudur Magelang. 

Selain napak tilas sejarah, panitia juga menggelar permainan edukatif bagi anak-anak serta kegiatan pengenalan lingkungan cagar budaya di Selasar Panggung Aksobya. Program itu ditujukan untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga warisan budaya sejak usia dini.

Kegiatan ditutup pada pukul 11.00 WIB dengan seruan bersama, “Selamat Hari Purbakala ke-113”, yang menggema di kawasan candi. Seruan tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk merawat peninggalan sejarah sebagai bagian dari identitas bangsa.

Koordinator kegiatan menilai peringatan Hari Purbakala tahun ini menunjukkan bahwa pelestarian warisan budaya tidak dapat hanya mengandalkan lembaga pemerintah. Keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting agar nilai-nilai sejarah tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Melalui kegiatan seperti “Tilik Ari-Ari”, hubungan antara pengelola cagar budaya dan masyarakat lokal diharapkan semakin kuat. Di tengah arus modernisasi, upaya menjaga memori kolektif dan jejak sejarah dinilai menjadi bagian penting dalam merawat jati diri bangsa Indonesia.*** (Yoyo)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dinas Sosial Kabupaten Fakfak Prioritaskan Pembenahan Data demi Bantuan Tepat Sasaran

28 September 2026 - 16:04 WIB

Dulu Markas Para Maestro, Rumah Bing Slamet Kini Jadi Museum

28 September 2026 - 11:47 WIB

KAI Heritage Week 2026 Telusuri Jejak Awal Perkeretaapian Indonesia dari Semarang

26 September 2026 - 00:32 WIB

Penumpang Melahirkan di Kereta KRL Rute Serpong

24 September 2026 - 18:46 WIB

ASDP Ajak Masyarakat Nikmati Keseruan di Bakauheni Harbour City

24 September 2026 - 13:37 WIB

Afternoon Coffee KSOP Muara Angke, Bahas Manifest, Kespel, dan Kesiapsiagaan Darurat

21 September 2026 - 22:25 WIB

Ultrajaya dan Frisian Flag Bersatu, Peta Susu RI Berubah

21 September 2026 - 21:53 WIB

Jakarta-New York: Diplomasi Kota, Transportasi, dan Rp5,2 Triliun

21 September 2026 - 21:47 WIB

Akses Utama Pemkab Fakfak Ditutup Tanpa Alasan Jelas, Pelayanan Publik Dipertanyakan

21 September 2026 - 20:27 WIB

Sanfest 2026: Ketika Santri Menggerakkan Ayat Al-Qur’an Melalui Film

21 September 2026 - 19:30 WIB

Trending di Uncategorized