Menu ✖

Mode Gelap
KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda Jeritan Pilu Warga Berawang Baro Pegasing Delapan Dekade Merdeka, Terisolasi di Kubangan Lumpur dan Janji Manis Pembangunan ‎ KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar Peduli Lingkungan Sejak Dini, Terminal Teluk Lamong Edukasi Siswa tentang Pemilahan Sampah

EKOBIS

Garuda Indonesia Sediakan 170.845 Kursi Penerbangan Domestik Gratis bagi Wisman, InJourney Respon Positif

badge-check


 Duet Garuda Indonesia dan InJourney untuk peningkatan jumlah wisatawan mancanegara Perbesar

Duet Garuda Indonesia dan InJourney untuk peningkatan jumlah wisatawan mancanegara

Wartatrans.com, JAKARTA –  Untuk meningkatkan load factor penumpang, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyediakan 170.845 kursi Free Domestic Flight bagi wisatawan mancanegara (wisman), yang berkunjung ke Indonesia.

Program tersebut ditujukan untuk mendorong wisman, tidak hanya berkunjung ke satu daerah, seperti Jakarta atau Bali saja, namun juga tertarik untuk menikmati wisata di kota-kota lain di Tanah Air.

Marketing Group Head Garuda Indonesia, Prina Eka Putri menyampaikan,
angka 170.845 yang digelontorkan, disesuaikan dengan tanggal kemerdekaan RI yakni 17 Agustus 1945, di mana tahun ini menjadi HUT ke-81 RI.

Program Free Domestic Flight dihadirkan sebagai stimulus agar wisman memperluas perjalanan mereka di Indonesia

“Garuda Indonesia menghadirkan Free Domestic Flight ini untuk menjadi stimulus traveling dari internasional ke Indonesia. Tujuannya adalah agar tidak hanya berhenti di satu titik di Indonesia, tapi juga merambah ke domestic destination lainnya, sehingga bisa stay lebih lama juga,” jelas Prina saat Konferensi Pers di Gedung Sarinah, Selasa (11/8/2026).

Prina menyebut, wisman yang melanjutkan perjalanan ke destinasi lain berpotensi meningkatkan lama menginap di hotel, aktivitas UMKM, hingga belanja selama berada di daerah tujuan.

“Impact yang kami harapkan memang tidak hanya untuk Garuda, tapi juga untuk keseluruhan Indonesia. Seperti itu program free domestic dilakukan,” papar dia.

Prina menyampaikan, tantangan pariwisata saat ini bukan hanya mendatangkan sebanyak mungkin wisatawan internasional. Namun, bagaimana satu kedatangan wisatawan dapat berkembang menjadi perjalanan ke destinasi kedua, ketiga, dan seterusnya.

Dia menambahkan, program ini bisa didapatkan dengan pembelian tiket Garuda Indonesia di seluruh kanal, mulai dari online travel agent (OTA), agen perjalanan konvensional, kantor penjualan tiket, hingga call center dan WhatsApp Garuda Indonesia.

“Para wisatawan diwajibkan menggunakan kode ‘INDO’, saat melakukan pemesanan penerbangan domestik gratis,” ujarnya.

Program Free Domestic Flight diharapkan dapat mengubah pola perjalanan wisman dari sekadar datang ke Indonesia menjadi kesempatan untuk mengenal lebih banyak destinasi.

“Karena itu melalui program ini ingin mengubah pola perjalanan yang sekedar arrive, tapi juga discover more Indonesia. Dari Jakarta atau dari Bali tadi disebutkan yang startnya di Jakarta bisa, start di Bali pun bisa,” ungkapnya.

Selain memberikan dampak terhadap sektor pariwisata, program Free Domestic Flight juga memiliki tujuan bisnis bagi Garuda.

Southeast Asia Branch Manager Garuda Indonesia, Agny Gallus Pratama mengatakan, salah satu target utama program tersebut adalah meningkatkan load factor atau tingkat keterisian kursi pesawat.

Garuda melihat adanya potensi peningkatan keterisian kursi pada semester II-2026. Program tersebut kemudian menjadi salah satu strategi untuk mengoptimalkan kursi yang tersedia.

“Dengan adanya load factor naik maka benefitnya pasti ke kinerja pendapatan. Jadi load factor naik pendapatan dari revenue khususnya di rute internasional kita harapkan juga meningkat,” ungkapnya.

“Kami mau mengukuhkan bahwa brand Garuda itu di regional, baik yang ada di Asia hingga nanti ada yang di Eropa. Itu adalah membawa nama besar bangsa.”

Apresiasi InJourney

Sebagai holding aviasi dan pariwisata, InJourney respon positif dan mengapresiasi program yang diluncurkan Garuda Indonesia, guna mendukung peningkatan wisman.

Senior Vice President Corporate Secretary InJourney Yudhistira Setiawan mengungkapkan, InJourney melalui grup usaha, mengelola destinasi seperti Wisata Candi Borobudur di Jawa Tengah dan Candi Prambanan di Yogyakarta.

“Kita juga ada Sirkuit Mandalika di Lombok, yang bisa menjadi destinasi wisata juga bagi wisman sekaligus ke destinasi lainnya di Lombok yang memiliki pantai indah,” ucap Yudhistira.

Menurutnya, ini tentunya akan membuka satu pintu yang unlocking the door di mana selama ini mungkin kita tunggu-tunggu semua ya, karena InJourney memiliki ekosistem yang cukup lengkap, sehingga harapannya adalah nanti ketika wisatawan datang datangnya tuh menggunakan maskapai Garuda datang ke bandara yang dikelola InJourney Airports, kemudian mereka bepergian ke destinasi wisata dan kemudian mereka menginap di hotel-hotel akomodasi yang di bawah kelolaan InJourney Hospitality.

“Jadi harapannya adalah pengembangan pariwisata itu kami tidak melihat wisatawan hanya sebagai penumpang yang kemudian datang dan pergi begitu saja tetapi kami melihat mereka sebagai traveller yang harus kita layani sepanjang perjalanan mereka supaya mereka merasakan experience khas Indonesia,” urainya. (omy)

Baca Lainnya

BNI Apresiasi Pembinaan PBSI, Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali di Asian Games 2026

30 September 2026 - 10:44 WIB

AirNav-Airbus Teken MoU Efisiensi dan Keberlanjutan Ruang Udara Indonesia

30 September 2026 - 07:31 WIB

Koperasi Syariah Indonesia Dibawa ke Forum Internasional IICF 2026

30 September 2026 - 07:31 WIB

Perkuat Ekonomi Pesisir, Terminal Teluk Lamong Raih Penghargaan CSR & PDB Awards 2026

29 September 2026 - 23:00 WIB

FIFGROUP Raih Penghargaan sebagai Trusted & Populer Brand 2026

29 September 2026 - 22:43 WIB

Menhub Dudy Galang Dukungan Keanggotaan Indonesia di Dewan ICAO

29 September 2026 - 21:23 WIB

Dari Sabut Kelapa ke Harapan Baru, Iga Rangkul Anak Putus Sekolah

29 September 2026 - 02:59 WIB

Dulu Markas Para Maestro, Rumah Bing Slamet Kini Jadi Museum

28 September 2026 - 11:47 WIB

ASDP Perkuat Konektivitas di Kepulauan Nias Selatan dengan Operasikan KMP Hafamati HF

27 September 2026 - 21:41 WIB

IDSurvey Resmikan Desa Binaan Nglarangan, Perkuat Ekonomi Masyarakat

27 September 2026 - 20:57 WIB

Trending di EKOBIS