Menu ✖

Mode Gelap
KAI Operasikan 9 Gardu Pelintasan, Progres Pembangunan 190 Titik JPL Capai 98 Persen 32 Dosen Poltekpel Surabaya Tambah Gelar Setelah Dilantik sebagai Insinyur Elektrifikasi Truk Logistik: Investasi Mahal, Efisiensi Dipertaruhkan Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada Kemenhub Perkuat Aksi Nyata Penanganan Kendaraan ODOL di Jatim Catatan Iwan Piliang: Nazali Lempo untuk Jaksa Agung – Menguji Kapasitas, Integritas, dan Kepastian Hukum

BANDARA

Menhub Dudy Galang Dukungan Keanggotaan Indonesia di Dewan ICAO

badge-check


 Menhub Dudy berbincang dengan para Dubes Perbesar

Menhub Dudy berbincang dengan para Dubes

Wartatrans.com, JAKARTA – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan pencalonan Indonesia menjadi Anggota Dewan International Civil Aviation Organization (ICAO) Part III untuk periode 2026-2028 kepada duta besar dan perwakilan negara-negara anggota ICAO yang berkedudukan di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Melalui sebuah resepsi diplomatik, Menhub menegaskan langkah strategis Indonesia untuk memperkuat peran dan kontribusi dalam tata kelola penerbangan sipil internasional.

Disampaikannya, penerbangan sipil bukan sekadar moda transportasi.

Sektor ini telah menjadi penghubung masyarakat, memfasilitasi perdagangan dan pariwisata, mempererat hubungan antarnegara, serta menjadi penggerak vital bagi pembangunan ekonomi dan sosial.

Bagi negara yang luas dan beragam seperti Indonesia, penerbangan memiliki makna yang sangat mendalam.

“Sebagai negara kepulauan dengan ribuan pulau yang tersebar di wilayah geografis yang luas, sistem penerbangan yang aman, terjamin, efisien, dan berkelanjutan sangatlah penting untuk menghubungkan masyarakat serta mendukung pembangunan nasional kita,” tuturnya.

Indonesia sangat mengedepankan kemitraan dengan ICAO serta persahabatan yang kuat dengan seluruh negara anggota.

Keanggotaan di Dewan ICAO menurut Menhub merupakan kesempatan yang baik untuk melayani, berkontribusi, dan bersinergi lebih erat dengan komunitas internasional dalam membentuk masa depan penerbangan sipil global yang aman, tangguh, berkelanjutan, dan inklusif bagi semua negara.

Sebelumnya, Indonesia pernah menduduki kursi Dewan ICAO selama 12 periode berturut-turut, yakni pada 1962–2001. Kini dengan bertambahnya jumlah anggota Dewan ICAO dari 36 menjadi 40 negara, terbuka peluang besar bagi Indonesia untuk kembali berkontribusi di tingkat global.

Mengacu data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, hingga semester pertama 2026, sektor penerbangan telah melayani 24,9 juta penumpang domestik dan 18,5 juta penumpang internasional melalui 257 bandar udara, dengan 297 rute domestik dan 160 rute internasional.

Layanan ini dioperasikan oleh 14 maskapai nasional dan 59 maskapai asing.

Dari sisi keselamatan dan keamanan, berdasarkan audit ICAO USOAP, Indonesia membukukan Effective Implementation sebesar 78,85 persen, lebih tinggi dari rata-rata global 70,6 persen maupun rata-rata Asia Pasifik 69,6 persen.

Pada audit keamanan penerbangan ICAO USAP, Indonesia turut mencatatkan capaian 88,53 persen, jauh di atas target global sebesar 75 persen.

Menhub kembali menegaskan komitmen bersama dalam keberlanjutan penerbangan sipil internasional dan meminta dukungan kepada para negara anggota ICAO sehingga Indonesia kembali dipercaya sebagai anggota Dewan ICAO.

Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa beserta para perwakilan dan duta besar negara-negara anggota ICAO yang berkedudukan di Jakarta. (omy)

 

Baca Lainnya

Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada

10 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Jadi Panelis Forum ICAO 2026, Dirop AirNav Paparkan Penerapan FRTO di Wilayah Kepulauan

10 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Yes, MotoGP Mandalika 2026 Gairahkan Penerbangan

9 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Optimalkan Layanan Berbasis Teknologi AI, AirNav–Telkom University Perkuat Riset dan Pengembangan

8 Oktober 2026 - 21:26 WIB

TJSL Bandara Soekarno-Hatta, Perkuat Kontribusi bagi Masyarakat

8 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Kemenhub Dorong Layanan Penumpang Lebih Mudah dan Terintegrasi saat di Bandara

8 Oktober 2026 - 05:12 WIB

Bandara Lombok Sambut Kedatangan Ofisial, Kru, Pembalap, dan Kargo MotoGP 2026

7 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Garuda Indonesia Group Siapkan 14 Ribu Kursi, Antisipasi Lonjakan Jelang MotoGP Mandalika

7 Oktober 2026 - 14:47 WIB

GMF Teken Pengembangan Operasional MRO di Oman

5 Oktober 2026 - 16:54 WIB

AirBorneo Buka Penerbangan Kuching-Jakarta

5 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Trending di KABIN