Menu ✖

Mode Gelap
KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda Jeritan Pilu Warga Berawang Baro Pegasing Delapan Dekade Merdeka, Terisolasi di Kubangan Lumpur dan Janji Manis Pembangunan ‎ KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar Peduli Lingkungan Sejak Dini, Terminal Teluk Lamong Edukasi Siswa tentang Pemilahan Sampah

WISATA

Dukung Revalidasi UNESCO Global Geopark Ijen, DAMRI Hadirkan Layanan KSPN Kawah Ijen

badge-check


 Dukung Revalidasi UNESCO Global Geopark Ijen, DAMRI Hadirkan Layanan KSPN Kawah Ijen Perbesar

Wartatrans.com, BANYUWANGI – DAMRI menyatakan dukungan penuh terhadap proses Revalidasi UNESCO Global Geopark (UGGp) Ijen yang tengah berlangsung di Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pengoperasian layanan angkutan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Kawah Ijen, hasil kolaborasi DAMRI dengan Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur, dengan tarif bersubsidi mulai dari Rp20.000 sekali jalan.

Revalidasi berlangsung selama lima hari, yakni pada 2–6 Agustus 2026, dengan dua asesor UNESCO Global Geopark, Dr. Andreas Schüller dari Jerman dan Qinling Zhongnanshan dari China, yang melakukan penilaian langsung terhadap pengelolaan Geopark Ijen. Proses ini merupakan evaluasi pertama sejak Geopark Ijen resmi ditetapkan sebagai bagian dari jaringan UNESCO Global Geopark pada 2023, dan wajib dilaksanakan setiap empat tahun sekali.

Septian Adri, _General Manager_ DAMRI Cabang Banyuwangi, menyampaikan bahwa aksesibilitas transportasi publik merupakan salah satu penopang keberlanjutan kawasan geopark. “Status UNESCO Global Geopark adalah kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama. Melalui layanan KSPN Kawah Ijen, DAMRI hadir memastikan wisatawan maupun masyarakat lokal dapat menjangkau kawasan geosite dengan layanan yang aman, terjadwal, dan terjangkau. Ini merupakan buah kolaborasi DAMRI dengan Kementerian Perhubungan melalui BPTD Kelas II Jawa Timur, sehingga tarif yang dibayarkan masyarakat jauh lebih ringan karena telah memperoleh dukungan subsidi Pemerintah,” ujarnya.

Layanan KSPN Kawah Ijen melayani dua koridor utama dengan jadwal sebagai berikut:

*Koridor Banyuwangi – Kawah Ijen (Tarif Rp20.000 sekali jalan)*

Keberangkatan dari Terminal Genteng Baru pukul 07.00 dan 21.00 WIB, serta perjalanan kembali dari Kawah Ijen menuju Banyuwangi pukul 09.00 dan 14.00 WIB.

 

*Koridor Jember – Kawah Ijen (Tarif Rp25.000 sekali jalan)*

Keberangkatan menuju Kawah Ijen pukul 07.00, 08.00, 19.00, dan 20.00 WIB, serta perjalanan kembali dari Kawah Ijen menuju Jember pukul 08.30, 09.00, 14.30, dan 15.00 WIB.

 

Septian menjelaskan bahwa pola jadwal tersebut dirancang mengikuti karakteristik kunjungan wisatawan Kawah Ijen, termasuk keberangkatan malam hari untuk mengakomodasi wisatawan yang melakukan pendakian dini hari.

Dari sisi simpul trayek, layanan KSPN Kawah Ijen dirancang terintegrasi antarmoda. Titik keberangkatan utama berada di terminal, kemudian terkoneksi dengan simpul angkutan kereta api. “Pelanggan yang telah memesan tiket secara daring melalui DAMRI Apps dapat dijemput di Stasiun Rambipuji untuk wilayah Jember, dan di Stasiun Banyuwangi Kota untuk wilayah Banyuwangi. Dengan skema ini, Pelanggan yang tiba menggunakan kereta api dapat langsung melanjutkan perjalanan menuju Kawah Ijen tanpa perlu berpindah moda berkali-kali,” jelas Septian.

Ia menambahkan bahwa DAMRI membuka ruang kolaborasi lebih luas dengan seluruh pemangku kepentingan pariwisata di kawasan Geopark Ijen. “Kami siap berkoordinasi dengan Badan Pengelola Geopark Ijen, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, serta pelaku industri pariwisata untuk memperluas skema konektivitas antar-geosite. Ketersediaan transportasi publik yang andal merupakan bagian dari indikator pengelolaan pariwisata berkelanjutan,” tambahnya.

Selama proses revalidasi, tim asesor meninjau sejumlah lokasi di Banyuwangi, di antaranya Pusat Informasi Geologi Geopark Ijen (PIGGI), Desa Adat Kemiren, sentra ekonomi kreatif, serta kawasan Alas Purwo dan Teluk Pangpang di Kecamatan Grajagan. Hasil penilaian akan menentukan status Geopark Ijen, yaitu Green Card apabila seluruh standar terpenuhi, Yellow Card apabila diperlukan perbaikan dalam dua tahun, atau Red Card apabila status UNESCO Global Geopark dicabut.

Melalui layanan KSPN Kawah Ijen, DAMRI terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, mudah diakses, serta memberikan nilai tambah bagi Pelanggan dan masyarakat di daerah. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan pemesanan tiket dapat diperoleh melalui DAMRI Apps, media sosial resmi DAMRI, atau _Contact Center_ DAMRI 1500-825.(ahmad)

Baca Lainnya

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Terminal Teluk Lamong Edukasi Siswa tentang Pemilahan Sampah

30 September 2026 - 20:34 WIB

Menhub Dudy Sampaikan DIM RUU Perubahan Ketiga atas UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ

30 September 2026 - 16:20 WIB

Penjualan EV Melaju, Transformasi Pasar Indonesia Belum Maksimal

30 September 2026 - 16:09 WIB

Komitmen Jaga Setiap Perjalanan, DAMRI Raih Penghargaan Pelopor Kita DKI 2026

30 September 2026 - 14:46 WIB

Dari Control Room ke Lapangan, Peserta Magenta Intip Langsung Operasional IPC TPK

30 September 2026 - 11:13 WIB

MTI Ingatkan 3 Momentum September Jangan Hanya sebagai Seremoni Keselamatan

30 September 2026 - 10:21 WIB

Pelindo Solusi Digital dan Surveyor Indonesia Perkuat Kolaborasi Digital untuk Ekosistem Maritim

29 September 2026 - 23:07 WIB

Perkuat Ekonomi Pesisir, Terminal Teluk Lamong Raih Penghargaan CSR & PDB Awards 2026

29 September 2026 - 23:00 WIB

DAMRI Hadirkan Promo Early Booking, Pesan Tiket Lebih Awal Makin Hemat

29 September 2026 - 22:50 WIB

FIFGROUP Raih Penghargaan sebagai Trusted & Populer Brand 2026

29 September 2026 - 22:43 WIB

Trending di EKOBIS