Menu

Mode Gelap
GGRM Suntik Rp200 Miliar, Bandara Dhoho Hadapi Balik Modal 26 Tahun Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari Hari Kemerdekaan! Ongkos Cuma Rp8 Naik MRT, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL dan Busway Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat

Uncategorized

Dari Bandung, Halimah Munawir Kenalkan Sastra Religi Multibahasa

badge-check


 Dari Bandung, Halimah Munawir Kenalkan Sastra Religi Multibahasa Perbesar

Wartatrans.com, BANDUNG — Penulis dan budayawati Halimah Munawir Anwar meluncurkan buku Keagungan Kota Suci versi Indonesia yang diterbitkan dalam empat bahasa di Hotel Holiday Inn Bandung, Minggu (14/6/2026). Peluncuran tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan sastra religius Indonesia kepada pembaca lintas budaya dan lintas negara.

Buku yang diterbitkan PT Majmu Musti Sundaya, Bandung, itu memuat puisi yang merekam pengalaman spiritual penulis, terutama refleksi tentang Makkah, Madinah, ibadah haji dan umrah, serta hubungan manusia dengan Sang Pencipta. Melalui bahasa puisi yang kontemplatif, Halimah menghadirkan narasi religius yang dekat dengan pengalaman batin masyarakat Muslim.

Keunikan buku ini terletak pada penyajiannya dalam empat bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Sunda, Inggris, dan Arab. Selain memperluas akses pembaca, penerbitan multibahasa tersebut juga menjadi ikhtiar memperkenalkan khazanah sastra religius Indonesia ke ruang pergaulan internasional tanpa meninggalkan akar budaya lokal.

Bahasa Sunda dalam buku ini diterjemahkan oleh Asep Ganjar Purnama, bahasa Inggris oleh Jumari Haryadi, dan bahasa Arab oleh R. Thohir Ashari (Noer). Penyusunan naskah dilakukan oleh Asep Zaenal Mustofa.

Dalam sambutannya, Halimah mengatakan bahwa Keagungan Kota Suci lahir dari perenungan panjang terhadap makna perjalanan spiritual dan kerinduan umat Islam kepada Tanah Suci. Puisi-puisi yang terkumpul di dalamnya menjadi medium untuk merekam pengalaman batin yang sulit diungkapkan melalui bahasa sehari-hari.

Peluncuran buku dihadiri kalangan sastrawan, budayawan, akademisi, pegiat literasi, serta pemerhati kebudayaan. Sejumlah peserta menilai kehadiran buku tersebut memperkaya khazanah sastra religius Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa karya sastra dapat menjadi jembatan dialog budaya melalui berbagai bahasa.

Produktivitas Halimah Munawir Anwar dalam dunia literasi telah melahirkan berbagai karya puisi, novel, dan catatan budaya. Melalui Keagungan Kota Suci, ia kembali menegaskan posisinya sebagai penulis yang konsisten mengangkat nilai-nilai spiritual, kemanusiaan, dan kebudayaan dalam karya-karyanya.

Peluncuran buku ini sekaligus menjadi pengingat bahwa sastra tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi artistik, tetapi juga sarana memperluas pemahaman lintas budaya dan memperkenalkan kekayaan spiritual masyarakat Indonesia kepada dunia.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe

16 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat

16 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Penyair LK Ara dan Salman Yoga Baca Puisi di Hari Didong

16 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Perayaan Hari Didong Di Musara Gayo Jabodetabek Meriah, Silvia Kim dari Korea Selatan Ikut Berdidong

16 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Haji Fikri Ajak Masyarakat Jawa Barat Merenungi Makna Kemerdekaan ke-81, Dari Seremoni Menuju Pengabdian Nyata

16 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Laznas ASAR Humanity Bergerak Tanggap Bencana Bersama Relawan KSATRIA di NTT

16 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Penanganan Bencana Lambat, Hasil Bumi Dikeruk, Tapi Butir MoU Tidak Pernah Diselesaikan Pemerintah Pusat. Aceh Sudah Muak!

16 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Semarang Terancam Rob Permanen, Tanahnya Amblas 12 Sentimeter Pertahun

16 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Delegasi Rimba Raya Kecam Keras Insiden Pelecehan Budaya Aceh di Panggung Jamnas: “Jangan Lupakan Sejarah Aceh”

16 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Trending di RAGAM