Wartatrans.com, JAKARTA – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan memperkuat komitmennya dalam menyiapkan SDM transportasi profesional dan kompeten.
Kali ini melalui dua agenda besar yang dilaksanakan secara bersamaan di Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BP2TL) Jakarta, dipimpin langsung Kepala BPSDMP Suharto, Kamis (30/4/2026).

Agenda pertama adalah teken Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Pola Pembibitan dengan lima Pemerintah Daerah (Pemda).
Kerja sama ini bertujuan memberikan kepastian pendidikan bagi putra-putri daerah di sekolah vokasi Kementerian Perhubungan agar nantinya siap mengabdi sebagai tenaga teknis transportasi di daerah asal.
Suharto menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan pada sektor transportasi.
“Sektor transportasi memiliki peran krusial sebagai urat nadi perekonomian dan konektivitas bangsa. Oleh karena itu, kita membutuhkan SDM yang tidak hanya unggul secara kompetensi teknis, tetapi juga berintegritas dan mampu beradaptasi dengan percepatan teknologi navigasi,” ungkapnya.
Program Pola Pembibitan (Polbit) ini adalah bentuk kehadiran negara dalam mencetak aparatur yang siap kerja, adaptif terhadap perkembangan teknologi serta dinamika global.
“Kami meyakini investasi di bidang SDM adalah investasi jangka panjang yang memberikan manfaat besar bagi kemajuan bangsa. Dengan dukungan 22 sekolah vokasi transportasi dan 88 program studi yang kami miliki, kami siap menyuplai tenaga profesional untuk sektor darat, laut, udara, dan perkeretaapian di seluruh pelosok Indonesia,” ujarnya.
MoU kali ini ditandatangani langsung oleh Kepala BPSDMP bersama para pimpinan daerah, di antaranya:
1. Pemerintah Kota Banjarbaru: Walikota Erna Lisa Halaby;
2. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao: Bupati Paulus Henuk;
3. Pemerintah Kota Tangerang: Wakil Walikota H. Maryono;
4.Pemerintah Kabupaten Serang: Wakil Bupati Muhamad Najib Hamas; dan
5.Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan: Kepala Dinas Binsar Marbun.
Pelepasan 364 Peserta Diklat Pelaut
Pada momentum yang sama, BPSDMP juga menggelar Upacara Pelepasan Peserta Diklat Pelaut Peningkatan Tingkat III, IV, dan V.
Sebanyak 364 perwira siswa resmi dilepas untuk kembali ke dunia maritim profesional, baik di level nasional maupun internasional. Para lulusan telah memenuhi standar internasional Standards of Training, Certification, and Watchkeeping (STCW).
Mengusung tema “Setiap Gelombang Menjadi Pelajaran, Setiap Samudera Menjadi Tujuan”, upacara ini menjadi simbol ketangguhan pelaut Indonesia.
Tema ini sangat relevan bagi seorang pelaut yang mana gelombang di lautan menggambarkan tantangan dan risiko yang akan selalu ada.
“Setiap gelombang harus dimaknai sebagai pelajaran untuk membentuk ketangguhan, ketelitian, dan ketenangan dalam mengambil keputusan di atas kapal,” tegas Suharto di hadapan para lulusan.
“Kepada para lulusan, saya berpesan: jadilah pelaut yang menjunjung tinggi keselamatan (safety first). Kehadiran 364 perwira baru ini diharapkan menjadi pelaut yang tidak hanya unggul secara kompetensi tetapi juga berkarakter kuat, beretika dan mampu bersaing di industri maritim Indonesia maupun di kancah global.”
Melalui kolaborasi dengan Pemda dan peningkatan kualitas lulusan diklat, BPSDMP optimistis dapat terus menghasilkan insan transportasi yang mampu menjawab tantangan masa depan serta mewujudkan sistem transportasi nasional yang aman, modern, dan berkelanjutan. (omy)



























