Wartatrans.com, JAKARTA – Penjualan tiket kereta cepat Whoosh untuk periode awal Angkutan Lebaran 2026 menunjukkan tren positif. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memprediksi jumlah penumpang pada periode Lebaran tahun ini akan meningkat sekitar 4 persen dibandingkan tahun lalu.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, jumlah penumpang Whoosh pada Angkutan Lebaran 2026 diperkirakan mencapai sekitar 301 ribu orang. Angka tersebut meningkat dibandingkan Angkutan Lebaran 2025 yang mencatat sekitar 290 ribu penumpang.

Menurut Eva, peningkatan ini mencerminkan semakin tingginya minat masyarakat menggunakan Whoosh sebagai moda transportasi selama periode libur Lebaran.
“Dengan waktu tempuh yang singkat serta konektivitas yang semakin baik, Whoosh menjadi salah satu pilihan transportasi bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan antarkota dengan cepat dan nyaman selama periode Lebaran,” ujar Eva.
Selain total penumpang, potensi peningkatan juga terlihat dari jumlah penumpang harian. Pada Angkutan Lebaran 2025, puncak penumpang harian tercatat sekitar 23 ribu orang per hari. Sementara pada Angkutan Lebaran 2026, jumlah penumpang harian diprediksi dapat mendekati 25 ribu orang per hari.
KCIC memperkirakan peningkatan volume penumpang mulai terlihat sejak 17 Maret 2026 dan terus meningkat mendekati Hari Raya Idulfitri. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026.
Lonjakan penumpang juga diperkirakan kembali terjadi pada masa arus balik, tepatnya pada H+2 Lebaran yang jatuh pada 22 Maret 2026.
Eva menjelaskan, jika merujuk pada pola perjalanan Lebaran di tahun-tahun sebelumnya, peningkatan penjualan tiket Whoosh umumnya terjadi mendekati hari keberangkatan. Hal ini berkaitan dengan karakteristik perjalanan Whoosh yang relatif singkat, yakni sekitar 30 menit.
Banyak masyarakat memilih untuk melaksanakan Salat Idulfitri terlebih dahulu di kota asal, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan Whoosh untuk berwisata maupun bersilaturahmi setelah merayakan Lebaran.
Berdasarkan data sementara, hingga saat ini tercatat lebih dari 25 ribu tiket telah terjual untuk keberangkatan pada periode 15 hingga 21 Maret 2026. Dari jumlah tersebut, 18 Maret 2026 menjadi tanggal dengan pemesanan tiket tertinggi sementara.
KCIC memperkirakan jumlah pemesanan tiket masih akan terus bertambah seiring semakin dekatnya tanggal keberangkatan.
Tiket perjalanan Whoosh untuk periode Angkutan Lebaran sudah dapat dipesan melalui berbagai kanal resmi, baik secara offline maupun online. Pemesanan dapat dilakukan melalui aplikasi Whoosh, situs ticket.kcic.co.id, serta aplikasi mitra seperti Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, dan Trip.com.
Eva mengimbau masyarakat yang telah memiliki rencana perjalanan pada masa Angkutan Lebaran untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal.
“Kami mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui seluruh kanal penjualan resmi yang tersedia agar dapat memperoleh jadwal perjalanan yang diinginkan serta perjalanan yang lebih nyaman selama periode Angkutan Lebaran,” tutup Eva.(fahmi)































