Menu

Mode Gelap
Kolagen Tuna Menjalari Industri Makanan dan Kecantikan Mantap! Nilai Ekspor Industri Tuna Tembus US$ 1 Miliar Ratusan Buket Bunga Penuhi Stasiun Bekasi Timur, Warga Doakan Korban Tragedi KRL–Argo Bromo Anggrek KAI Perbarui Penanganan Korban Bekasi Timur: 76 Pelanggan Pulang, 24 Masih Dirawat HIPMI Jabar Gelar Day of The Seafarer 2026 di Cibinong KAI Services Hadirkan Kuliner Khas Daerah di Perjalanan KA Sangkuriang Bandung–Banyuwangi

PERON

Penjualan Tiket Whoosh Angkutan Lebaran 2026 Tunjukkan Tren Positif, Penumpang Diprediksi Naik 4 Persen

badge-check


 Penjualan Tiket Whoosh Angkutan Lebaran 2026 Tunjukkan Tren Positif, Penumpang Diprediksi Naik 4 Persen Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Penjualan tiket kereta cepat Whoosh untuk periode awal Angkutan Lebaran 2026 menunjukkan tren positif. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memprediksi jumlah penumpang pada periode Lebaran tahun ini akan meningkat sekitar 4 persen dibandingkan tahun lalu.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, jumlah penumpang Whoosh pada Angkutan Lebaran 2026 diperkirakan mencapai sekitar 301 ribu orang. Angka tersebut meningkat dibandingkan Angkutan Lebaran 2025 yang mencatat sekitar 290 ribu penumpang.

Menurut Eva, peningkatan ini mencerminkan semakin tingginya minat masyarakat menggunakan Whoosh sebagai moda transportasi selama periode libur Lebaran.

“Dengan waktu tempuh yang singkat serta konektivitas yang semakin baik, Whoosh menjadi salah satu pilihan transportasi bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan antarkota dengan cepat dan nyaman selama periode Lebaran,” ujar Eva.

Selain total penumpang, potensi peningkatan juga terlihat dari jumlah penumpang harian. Pada Angkutan Lebaran 2025, puncak penumpang harian tercatat sekitar 23 ribu orang per hari. Sementara pada Angkutan Lebaran 2026, jumlah penumpang harian diprediksi dapat mendekati 25 ribu orang per hari.

KCIC memperkirakan peningkatan volume penumpang mulai terlihat sejak 17 Maret 2026 dan terus meningkat mendekati Hari Raya Idulfitri. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026.
Lonjakan penumpang juga diperkirakan kembali terjadi pada masa arus balik, tepatnya pada H+2 Lebaran yang jatuh pada 22 Maret 2026.

Eva menjelaskan, jika merujuk pada pola perjalanan Lebaran di tahun-tahun sebelumnya, peningkatan penjualan tiket Whoosh umumnya terjadi mendekati hari keberangkatan. Hal ini berkaitan dengan karakteristik perjalanan Whoosh yang relatif singkat, yakni sekitar 30 menit.

Banyak masyarakat memilih untuk melaksanakan Salat Idulfitri terlebih dahulu di kota asal, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan Whoosh untuk berwisata maupun bersilaturahmi setelah merayakan Lebaran.

Berdasarkan data sementara, hingga saat ini tercatat lebih dari 25 ribu tiket telah terjual untuk keberangkatan pada periode 15 hingga 21 Maret 2026. Dari jumlah tersebut, 18 Maret 2026 menjadi tanggal dengan pemesanan tiket tertinggi sementara.

KCIC memperkirakan jumlah pemesanan tiket masih akan terus bertambah seiring semakin dekatnya tanggal keberangkatan.

Tiket perjalanan Whoosh untuk periode Angkutan Lebaran sudah dapat dipesan melalui berbagai kanal resmi, baik secara offline maupun online. Pemesanan dapat dilakukan melalui aplikasi Whoosh, situs ticket.kcic.co.id, serta aplikasi mitra seperti Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, dan Trip.com.

Eva mengimbau masyarakat yang telah memiliki rencana perjalanan pada masa Angkutan Lebaran untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal.

“Kami mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui seluruh kanal penjualan resmi yang tersedia agar dapat memperoleh jadwal perjalanan yang diinginkan serta perjalanan yang lebih nyaman selama periode Angkutan Lebaran,” tutup Eva.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ratusan Buket Bunga Penuhi Stasiun Bekasi Timur, Warga Doakan Korban Tragedi KRL–Argo Bromo Anggrek

2 Mei 2026 - 17:22 WIB

KAI Perbarui Penanganan Korban Bekasi Timur: 76 Pelanggan Pulang, 24 Masih Dirawat

2 Mei 2026 - 16:47 WIB

KAI Services Hadirkan Kuliner Khas Daerah di Perjalanan KA Sangkuriang Bandung–Banyuwangi

2 Mei 2026 - 16:03 WIB

Terjadi Lagi Kecelakaan Kereta Api, 4 Penumpang Meninggal Dunia

2 Mei 2026 - 10:26 WIB

Perlintasan Sebidang Masih Rawan, Pengamat Ungkap Tanggung Jawab dan Solusi Tekan Kecelakaan

2 Mei 2026 - 09:06 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tingkatkan Keselamatan Perlintasan Sebidang

2 Mei 2026 - 08:40 WIB

KAI Tegaskan Penataan Perlintasan Sebidang, 1.089 Titik Liar Jadi Prioritas Keselamatan

1 Mei 2026 - 19:17 WIB

Operasional KA Jarak Jauh Berangsur Pulih, Hampir Seluruh Perjalanan Berjalan Tepat Waktu

1 Mei 2026 - 19:10 WIB

Frontliner KAI Services Bagikan Service Kompensasi bagi Penumpang Terdampak Keterlambatan

1 Mei 2026 - 13:06 WIB

KAI Berikan Jaminan Pendidikan bagi Anak dari Korban Meninggal Kecelakaan KA Bekasi Timur

1 Mei 2026 - 12:44 WIB

Dirut KAI Bobby Rasyidin berbincang dengan keluarga korban pascakejadian kecelakaan kereta api di Bekasi Timur. KAI memberikan jaminan pendidikan melalui program Asuransi Pendidikan ke anak keluarga korban agar dapat melanjutkan sekolah.
Trending di PERON