Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Fakfak Pimpin Sertijab Sekda Definitif Arif H. Rumagesan, Tekankan Sinergi OPD Dalam 2 Tahun Pariwisata Gerakkan Peningkatan Perekonomian Dalam 2 Tahun, Pariwisata Tumbuh Positif Luncurkan PINP, Pelindo Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Lognas Jelang Akhir Tahun, TPK Koja Kembali Gelar Donor Darah Target 100 Pendonor Aksi Demo di Jakarta, KAI Pastikan Kereta dari Gambir Tetap Berangkat Sesuai Jadwal

PERON

Ratusan Buket Bunga Penuhi Stasiun Bekasi Timur, Warga Doakan Korban Tragedi KRL–Argo Bromo Anggrek

badge-check


 Ratusan Buket Bunga Penuhi Stasiun Bekasi Timur, Warga Doakan Korban Tragedi KRL–Argo Bromo Anggrek Perbesar

Wartatrans.com, BEKASI – Hingga, Sabtu (2/5/2026) sore, ratusan buket bunga terlihat memenuhi area Stasiun Bekasi Timur sebagai bentuk doa dan belasungkawa atas korban kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi pada Senin (27/4/2026) lalu.

Rangkaian bunga berwarna-warni tersebut diletakkan di area stasiun sebagian terlihat berada di atas meja area ruang penumpang sebelum masuk tap tiket. Ada juga barisan bunga di bawah tangga sebelum masuk area stasiun, hingga karangan bunga ucapan duka cita.

Aktivitas di stasiun itu tampak sibuk dan ramai pendoa yang mendatangi tempat kejadian kecelakaan yang memakan banyak korban tersebut. Pihak stasiun bersama masyarakat sekitar juga melakukan doa bersama. Pengunjung banyak juga yang mengabadikan momen dengan menggambil gambar dengan kamera HP mereka.

Tampak ucapan bukan hanya dukungan ucapan duka cita, namun ada ucapan dukungan untuk pihak KAI dan kepada orang-orang pejuang yang biasa menggunakan kereta api sebagai alat mobilitas sehari-hari.

Tidak sedikit dari pengunjung tampak menadahkan tangan berdiam diri seperti mengucapkan kata-kata baik. Mereka tampak banyak diam memejamkan mata seperti berdoa.

Kepala Stasiun Bekasi Timur menyebutkan buket bunga mulai dikirimkan sejak Rabu malam dan masih berada di lokasi hingga Sabtu siang. Dia juga mengingatkan kepada penumpang bahwa Senin akan banyak penumpang KRL yang kembali beraktivitas dan dikhawatirkan mengganggu.

“Nanti ke depannya, bakalan kami pindahkan di bawah tepat pas kejadian kecelakaan di pinggirnya. Nanti juga bisa lihat di bawah di peron langsung. Jadi yang mau ngasi bunga nanti titip saja dengan petugas di sini,” kata Bambang di lokasi, Sabtu.

Dia mengizinkan siapa saja menyampaikan rasa duka dalam bentuk apa pun.

Berdasarkan data terbaru, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan perkembangan terbaru penanganan pelanggan terdampak insiden di Stasiun Bekasi Timur per Sabtu, 2 Mei 2026 pukul 07.00 WIB. Dari total 106 pelanggan terdampak, sebanyak 76 orang telah kembali ke rumah, sementara 24 lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit dan tercatat sebanyak 16 orang meninggal.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah memastikan proses pemulihan pelanggan berjalan optimal melalui pendampingan menyeluruh.

“Kami memahami bahwa proses pemulihan membutuhkan waktu. Karena itu, kami terus mendampingi pelanggan dan keluarga, memastikan kebutuhan selama perawatan dapat terpenuhi, serta menghadirkan layanan trauma healing agar proses pemulihan dapat berjalan lebih tenang,” ujar Anne, Sabtu (2/5/2026).

Pada Sabtu (2/5/2026), aktivitas di Stasiun Bekasi Timur mulai kembali ramai. Penumpang yang hendak menuju Jakarta untuk bekerja maupun beraktivitas sehari-hari tampak memadati area stasiun. Layanan KRL di stasiun ini melayani rute menuju Jakarta dan Cikarang.

Pengunjung stasiun pada hari ini banyak juga yang datang khusus untuk melihat lokasi kejadian kecelakaan maut tersebut. Area peron tampak ramai, hingga area masuk terus dipadati penumpang, terutama kawasan tempat bunga-bunga diletakkan. Arus naik dan turun penumpang juga terlihat berlangsung normal.

Di sisi lain, KAI masih menyiagakan posko pusat informasi untuk membantu penumpang yang kehilangan barang akibat insiden tersebut. Sisa-sisa material bekas kecelakaan juga masih terlihat di samping jalur rel, sebagian ditutup terpal dan sebagian lainnya masih tampak terbuka.

Pengunjung yang meletekkan bunga merasa sedih atas kejadian tersebut. Mereka cuma bisa berdoa agar para korban diterima oleh Allah SWT, mendapatkan tempat terbaik di sisinya juga para keluarga diberi ketabahan. Pengunjung juga mengetahui boleh memberi bunga dari media sosial.

“Kan lihat berita ini terus, jadinya sedih, Ngasi bunga jadi karena tersentuh aja hati saya,” kata Alesia.

Banyak pengunjung juga memberikan bunga hanya bentuk mengungkapkan rasa bela sungkawa atas kejadian yang terjadi.

Masyarakat juga berharap kejadian tersebut tidak kembali terjadi dan ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak.

(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jelang Musim Tanam, Angkutan Pupuk KAI Meningkat 31,47 Persen

20 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Satu KRL INKA Kembali Beroperasi di Lintas Bogor

20 Oktober 2026 - 10:36 WIB

KAI Catat Jutaan Perjalanan Antarkota, Rute Gambir-Yogyakarta Tembus 1 Juta

19 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Penumpang Stasiun Sukabumi Naik 7 Persen, Tembus 613 Ribu pada 2026

19 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Tiga Kereta Api Andalan Priangan Makin Diminati, Layani 1,1 Juta Pelanggan

19 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Warteg on Train Hadir di KA Batavia, Penumpang Kini Bisa Pilih Lauk Favorit di Kereta

19 Oktober 2026 - 15:21 WIB

KAI Hubungkan Kota-Kota Kuliner Nusantara, Tiga KA Catat 2,11 Juta Pelanggan

19 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Dua Rangkaian KRL INKA Masih Diperbaiki, 7 Perjalanan Bogor Dibatalkan

19 Oktober 2026 - 04:15 WIB

Cari Inspirasi Liburan Akhir Pekan? Ini 10 Stasiun KAI dengan Pertumbuhan Pelanggan Tertinggi

19 Oktober 2026 - 00:25 WIB

KAI Commuter Batalkan 7 Perjalanan KRL Bogor pada Senin 19 Oktober

18 Oktober 2026 - 22:10 WIB

Trending di PERON