Wartatrans.com, BEKASI – Hingga, Sabtu (2/5/2026) sore, ratusan buket bunga terlihat memenuhi area Stasiun Bekasi Timur sebagai bentuk doa dan belasungkawa atas korban kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi pada Senin (27/4/2026) lalu.
Rangkaian bunga berwarna-warni tersebut diletakkan di area stasiun sebagian terlihat berada di atas meja area ruang penumpang sebelum masuk tap tiket. Ada juga barisan bunga di bawah tangga sebelum masuk area stasiun, hingga karangan bunga ucapan duka cita.

Aktivitas di stasiun itu tampak sibuk dan ramai pendoa yang mendatangi tempat kejadian kecelakaan yang memakan banyak korban tersebut. Pihak stasiun bersama masyarakat sekitar juga melakukan doa bersama. Pengunjung banyak juga yang mengabadikan momen dengan menggambil gambar dengan kamera HP mereka.
Tampak ucapan bukan hanya dukungan ucapan duka cita, namun ada ucapan dukungan untuk pihak KAI dan kepada orang-orang pejuang yang biasa menggunakan kereta api sebagai alat mobilitas sehari-hari.
Tidak sedikit dari pengunjung tampak menadahkan tangan berdiam diri seperti mengucapkan kata-kata baik. Mereka tampak banyak diam memejamkan mata seperti berdoa.
Kepala Stasiun Bekasi Timur menyebutkan buket bunga mulai dikirimkan sejak Rabu malam dan masih berada di lokasi hingga Sabtu siang. Dia juga mengingatkan kepada penumpang bahwa Senin akan banyak penumpang KRL yang kembali beraktivitas dan dikhawatirkan mengganggu.
“Nanti ke depannya, bakalan kami pindahkan di bawah tepat pas kejadian kecelakaan di pinggirnya. Nanti juga bisa lihat di bawah di peron langsung. Jadi yang mau ngasi bunga nanti titip saja dengan petugas di sini,” kata Bambang di lokasi, Sabtu.
Dia mengizinkan siapa saja menyampaikan rasa duka dalam bentuk apa pun.

Berdasarkan data terbaru, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan perkembangan terbaru penanganan pelanggan terdampak insiden di Stasiun Bekasi Timur per Sabtu, 2 Mei 2026 pukul 07.00 WIB. Dari total 106 pelanggan terdampak, sebanyak 76 orang telah kembali ke rumah, sementara 24 lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit dan tercatat sebanyak 16 orang meninggal.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah memastikan proses pemulihan pelanggan berjalan optimal melalui pendampingan menyeluruh.
“Kami memahami bahwa proses pemulihan membutuhkan waktu. Karena itu, kami terus mendampingi pelanggan dan keluarga, memastikan kebutuhan selama perawatan dapat terpenuhi, serta menghadirkan layanan trauma healing agar proses pemulihan dapat berjalan lebih tenang,” ujar Anne, Sabtu (2/5/2026).
Pada Sabtu (2/5/2026), aktivitas di Stasiun Bekasi Timur mulai kembali ramai. Penumpang yang hendak menuju Jakarta untuk bekerja maupun beraktivitas sehari-hari tampak memadati area stasiun. Layanan KRL di stasiun ini melayani rute menuju Jakarta dan Cikarang.
Pengunjung stasiun pada hari ini banyak juga yang datang khusus untuk melihat lokasi kejadian kecelakaan maut tersebut. Area peron tampak ramai, hingga area masuk terus dipadati penumpang, terutama kawasan tempat bunga-bunga diletakkan. Arus naik dan turun penumpang juga terlihat berlangsung normal.
Di sisi lain, KAI masih menyiagakan posko pusat informasi untuk membantu penumpang yang kehilangan barang akibat insiden tersebut. Sisa-sisa material bekas kecelakaan juga masih terlihat di samping jalur rel, sebagian ditutup terpal dan sebagian lainnya masih tampak terbuka.

Pengunjung yang meletekkan bunga merasa sedih atas kejadian tersebut. Mereka cuma bisa berdoa agar para korban diterima oleh Allah SWT, mendapatkan tempat terbaik di sisinya juga para keluarga diberi ketabahan. Pengunjung juga mengetahui boleh memberi bunga dari media sosial.
“Kan lihat berita ini terus, jadinya sedih, Ngasi bunga jadi karena tersentuh aja hati saya,” kata Alesia.
Banyak pengunjung juga memberikan bunga hanya bentuk mengungkapkan rasa bela sungkawa atas kejadian yang terjadi.
Masyarakat juga berharap kejadian tersebut tidak kembali terjadi dan ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak.

(fahmi)






























