Menu

Mode Gelap
InJourney Hospitality Group Salurkan Donasi untuk Korban Bencana Sumatera InJourney Gelar Doa Bersama Serentak untuk Sumatera di Destinasi Ikonik Pengurus KNG Raya Gelar Pertemuan Bahas RAT 2026 dan Bantuan Bencana Hari Pertama Tahun Baru, Menhub Dudy Pantau Arus Lalu Lintas di Jalur Tol Keluar-Masuk Jakarta Menhub Dudy Pastikan Kesiapan untuk Arus Balik Nataru di Stasiun Yogya UMK Kubu Raya 2026 Naik 7,7 Persen, Ditetapkan Rp3,1 Juta

PERON

Perkuat Keselamatan Angkutan Nataru, VP KAI Daop 7 Madiun Tinjau Daerah Rawan dan Perlintasan Ekstra

badge-check


					Perkuat Keselamatan Angkutan Nataru, VP KAI Daop 7 Madiun Tinjau Daerah Rawan dan Perlintasan Ekstra Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – Dalam rangka memastikan keselamatan, keamanan dan kelancaran perjalanan kereta api selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Vice President KAI Daerah Operasi 7 Madiun, Ali Afandi, pada Ahas (21/12) melakukan pemantauan langsung ke sejumlah daerah rawan serta peninjauan perlintasan sebidang (JPL) ekstra di wilayah Daop 7 Madiun.

Pemantauan dilakukan pada JPL 123 KM 153+6/7 dan JPL 122 KM 1/2 di petak jalan Caruban–Babadan, daerah rawan tanah longsor di KM 135+2/6 antara Bagor–Saradan, serta daerah rawan amblesan pada KM 158+0 s.d. KM 160+0 antara Babadan–Madiun. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memitigasi potensi gangguan perjalanan KA, khususnya pada masa puncak Nataru.

Sebagai lanjutan penguatan keselamatan, pada Senin (22/12) VP Daop 7 Madiun melaksanakan Tilik Lintas pada lintas Stasiun Talun–Sumbergempol. Kegiatan tersebut diikuti oleh Quality Control Operasi, Quality Control Jalan dan Jembatan, Quality Control Sintelis Daop 7, serta Tim Safety Inspector.

Tilik Lintas diawali dari Stasiun Talun dengan fokus pemeriksaan kondisi emplasemen, fasilitas pelayanan pelanggan, ruang PPKA, serta perlintasan sebidang. Pemeriksaan kemudian dilanjutkan ke Stasiun Garum. Pada kesempatan tersebut, VP Daop 7 Madiun memberikan arahan langsung kepada petugas yang berdinas sekaligus melaksanakan simulasi Tunjuk Sebut Jalur sebagai penguatan budaya keselamatan kerja. Kegiatan berlanjut ke Stasiun Rejotangan dan berakhir di Stasiun Sumbergempol.

VP KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi, menegaskan pentingnya kewaspadaan dan komunikasi bahaya selama masa Angkutan Nataru.
“Keselamatan merupakan prioritas utama. Seluruh petugas diharapkan lebih waspada, peduli, dan aktif mengkomunikasikan potensi bahaya sekecil apa pun yang dapat mengganggu perjalanan kereta api. Di saat yang sama, pelayanan kepada pelanggan harus terus ditingkatkan dengan tetap menjaga kesehatan serta menerapkan budaya 5R di lingkungan kerja,” tegasnya.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menambahkan bahwa rangkaian pemantauan dan Tilik Lintas ini merupakan wujud komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, dan andal.

“Melalui langkah-langkah preventif ini, KAI Daop 7 Madiun terus memperkuat kesiapan operasional demi mendukung kelancaran Angkutan Nataru, sejalan dengan semangat Semakin Melayani,” ujar Tohari.

KAI Daop 7 Madiun berkomitmen menjaga standar keselamatan tertinggi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pelanggan selama periode Natal dan Tahun Baru.(*****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menhub Dudy Pastikan Kesiapan untuk Arus Balik Nataru di Stasiun Yogya

2 Januari 2026 - 09:00 WIB

KA Bandara Adi Soemarmo Catat Okupansi 129 Persen Selama Nataru, jadi Pilihan Utama Masyarakat Madiun

1 Januari 2026 - 19:36 WIB

KAI Catat Penjualan Tiket Nataru Capai 3,8 Juta, Okupansi KA Jarak Jauh Tembus 115 Persen

1 Januari 2026 - 17:49 WIB

Perjalanan KA Malam Tahun Baru Berjalan Lancar, Penambahan Berhenti di Stasiun Jatinegara Efektif

1 Januari 2026 - 16:51 WIB

KAI Services Siapkan 9 Dapur Produksi untuk Penuhi Kebutuhan Makanan Penumpang Saat Nataru

1 Januari 2026 - 15:47 WIB

Trending di PERON