Wartatrans.com, ACEH UTARA — Setelah lebih dari satu bulan masyarakat terdampak bencana alam bertahan dengan keterbatasan pangan, bantuan sayur mayur akhirnya disalurkan ke Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Bantuan tersebut berasal dari para petani di Burne Pase, Kabupaten Bener Meriah, yang juga merupakan masyarakat terdampak bencana.
Sayur mayur yang disalurkan merupakan hasil kebun para petani yang secara swadaya dikumpulkan dan dititipkan kepada perwakilan relawan untuk diantarkan langsung ke lokasi bencana. Selain sayuran segar, rombongan relawan juga membawa air mineral serta sejumlah bahan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar warga Lubok Pusaka.

Relawan aktivis kemanusiaan, Mutia Sari, mengatakan bahwa bantuan ini menjadi bentuk solidaritas sesama masyarakat terdampak bencana.
“Ini adalah penyaluran bantuan sayur mayur pertama setelah lebih dari sebulan masyarakat Lubok Pusaka terdampak bencana. Sayuran ini hasil kebun para petani Burne Pase Bener Meriah yang dengan tulus berbagi, meskipun mereka sendiri juga terdampak,” ujar Mutia Sari.
Menurutnya, bantuan pangan bergizi sangat dibutuhkan masyarakat, mengingat selama lebih dari satu bulan warga hanya mengandalkan makanan instan.
“Selama ini masyarakat banyak mengonsumsi mi instan karena keterbatasan bahan pangan segar. Kehadiran sayur mayur ini sangat berarti untuk pemulihan kesehatan dan semangat warga,” tambahnya.
Apresiasi dan rasa haru disampaikan langsung oleh Tuha Peut Desa Lubok Pusaka yang mewakili masyarakat. Ia mengungkapkan kegembiraan warga karena akhirnya dapat kembali mengonsumsi makanan bergizi.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Sudah lebih dari sebulan masyarakat jarang makan sayur. Bantuan ini benar-benar membawa kebahagiaan bagi warga,” ungkapnya.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Lubok Pusaka sekaligus menjadi contoh nyata solidaritas dan kepedulian antarwilayah di tengah situasi bencana.*** (Jasa)




















