Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Commuter mencatat tingginya penggunaan stasiun integrasi selama masa Angkutan Lebaran 2026, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan konektivitas antarmoda untuk melanjutkan perjalanan.
KAI Commuter sebagai operator kereta perkotaan terus memperkuat integrasi layanan dengan berbagai moda transportasi guna memudahkan mobilitas masyarakat. Stasiun-stasiun integrasi ini menghubungkan Commuter Line dengan moda lain seperti MRT, LRT, hingga KA Bandara.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan sejumlah stasiun memiliki konektivitas langsung dengan pusat aktivitas masyarakat dan moda transportasi lainnya.
“Dari stasiun-stasiun tersebut, seperti Stasiun Manggarai, pengguna dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta dengan KA Basoetta,” ujar Karina.
Selain Manggarai, Stasiun Sudirman terhubung dengan MRT dan LRT, Stasiun Tanahabang dengan pusat perbelanjaan, serta Stasiun Bogor dan Jakarta Kota yang dekat dengan destinasi wisata. Sementara itu, Stasiun Cikarang terintegrasi dengan layanan KA lokal.
Berdasarkan data hingga pukul 13.00 WIB, volume pengguna Commuter Line Jabodetabek tercatat sebanyak 236.923 orang, Commuter Line Basoetta 2.737 orang, dan Commuter Line Merak 8.736 orang.
Adapun volume pengguna di sejumlah stasiun integrasi meliputi Stasiun Sudirman 11.056 orang, Stasiun Tanahabang 8.129 orang, Stasiun Cawang 6.483 orang, Stasiun Cikarang 12.518 orang, Stasiun Bogor 32.080 orang, dan Stasiun Jakarta Kota 13.226 orang.
Karina menyebut peningkatan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi publik terintegrasi untuk perjalanan liburan maupun aktivitas ekonomi.
Secara kumulatif selama periode 11–22 Maret 2026, volume pengguna Commuter Line Jabodetabek mencapai 11.589.375 orang, Commuter Line Basoetta 103.246 orang, dan Commuter Line Merak 179.376 orang. Bahkan, Stasiun Manggarai mencatat rekor volume pengguna transit sebanyak 201.617 orang pada 22 Maret 2026.
Memasuki arus balik Lebaran, permintaan layanan Commuter Line Merak juga meningkat. Tiket relasi Merak–Rangkasbitung dilaporkan telah habis terjual hingga 25 Maret 2026.
“Tiket Commuter Line Merak sudah dapat dipesan sejak H-7 melalui aplikasi Access by KAI,” kata Karina.
KAI Commuter mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mengikuti arahan petugas, serta menjaga barang bawaan dan keselamatan selama perjalanan.
“Dengan dukungan stasiun integrasi dan konektivitas antarmoda yang semakin baik, KAI Commuter berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang andal dan berkelanjutan,” tutup Karina.(fahmi)





























