Menu

Mode Gelap
Bhutan Bersiap Gelar Bathing Carnival Bhutan Kedua di Telung, PemaGathsel KRL Jabodetabek Kembali Layani 1.065 Perjalanan, Empat Jadwal Bogor Dipulihkan Tata Terminal LNG Benoa, Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi di Bali Melalui Pertukaran Data ADS-B, AirNav dan CAAS Perkuat Layanan Lintas FIR Penyebab Kecelakaan Virgo Transport 8 Perlu Dibuktikan Secara Menyeluruh Menuju Go Live, Pelindo Solusi Digital Gandeng ASDEKI Perkuat Integrasi Layanan Digital Pelabuhan dan Hinterland

ANJUNGAN

Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN, Perkuat Komitmen Hijau Lewat Riset Keanekaragaman Hayati

badge-check


 Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN, Perkuat Komitmen Hijau Lewat Riset Keanekaragaman Hayati Perbesar

Wartatrans.com, SURABAYA – Dalam rangka meningkatkan dan menjaga keanekaragaman hayati, PT Terminal Teluk Lamong (TTL) berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Kebun Raya Purwodadi untuk menggelar rangkaian riset ekologis komprehensif. Riset berbasis sains (science-based framework) ini berfokus pada inventarisasi vegetasi, studi ekologis, hingga analisis daya adaptasi tanaman kawasan pesisir.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung dari pertengahan Juli hingga Agustus 2026 ini merupakan langkah strategis untuk mendukung penerapan terminal ramah lingkungan berbasis Environmental, Social and Governance (ESG) sekaligus memperkuat daya dukung keanekaragaman hayati pesisir secara berkelanjutan.

Ketua Tim Riset BRIN Kebun Raya Purwodadi di TTL, Sugeng Budiharta, mengapresiasi keharmonisan kolaborasi di lapangan antara lembaga riset dan industri kepelabuhanan.”Kami sangat senang melihat antusiasme dan kolaborasi erat antara BRIN dan PT Terminal Teluk Lamong. Riset ini bukan sekadar menganalisa ekologis di TTL, melainkan wujud kepedulian bersama dalam merawat ekosistem pesisir agar keanekaragaman hayati tetap lestari di tengah pesatnya industri kepelabuhanan,” ujar Sugeng.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemetaan dan inventarisasi jenis tumbuhan eksisting di kawasan Terminal Petikemas Teluk Lamong (TPK Teluk Lamong) guna mendata keanekaragaman serta kerapatan vegetasi. Tim peneliti juga melakukan pengambilan sampel daun dan ranting untuk dianalisis karakter ekofisiologinya mencakup pengukuran bobot basah hingga foto Leaf Area (LA) serta mengoleksi sampel untuk analisis anatomi daun.

Untuk melengkapi gambaran ekologis kawasan darat, dilakukan pula pengukuran parameter iklim mikro yang meliputi suhu udara, kelembaban, intensitas cahaya, dan kecepatan angin. Selanjutnya, fokus riset diperluas ke ekosistem mangrove melalui studi kesehatan vegetasi pesisir serta pengambilan sampel tanah kawasan untuk mengetahui profil nutrisi tanah dan daya dukung habitat tanaman.

Direktur Operasi PT Terminal Teluk Lamong, Muhammad Syukur, menyambut baik kolaborasi ilmiah ini dan menekankan pentingnya menjaga keselarasan antara kegiatan operasional terminal dengan kelestarian ekosistem. “Riset bersama BRIN ini dapat menghasilkan data yang sangat penting untuk dapat melangkah lebih jauh dalam mendukung implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di TTL” jelas Syukur.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kegiatan operasional terminal senantiasa tetap memberikan ruang bagi keanekaragaman hayati sekitar untuk tumbuh subur dan berkembang secara berkelanjutan” tambah Syukur.

Pemetaan vegetasi dan kondisi tanah menjadi dasar ilmiah utama dalam merancang penataan ruang hijau (green landscape) yang mampu mendukung habitat flora pesisir. Di samping itu, pengujian anatomi dan ekofisiologi dapat membantu memahami daya tahan dan keanekaragaman spesies tanaman terhadap tingkat salinitas serta perubahan iklim mikro di kawasan pesisir. Sehingga, sinergi ini bermanfaat untuk bisa memastikan operasional terminal dapat berjalan selaras dengan upaya perlindungan biodiversitas pesisir sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang asri dan sehat di area PT Terminal Teluk Lamong.(ahmad)

Baca Lainnya

Bhutan Bersiap Gelar Bathing Carnival Bhutan Kedua di Telung, PemaGathsel

21 September 2026 - 11:47 WIB

Tata Terminal LNG Benoa, Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi di Bali

21 September 2026 - 10:52 WIB

Penyebab Kecelakaan Virgo Transport 8 Perlu Dibuktikan Secara Menyeluruh

21 September 2026 - 10:12 WIB

Menuju Go Live, Pelindo Solusi Digital Gandeng ASDEKI Perkuat Integrasi Layanan Digital Pelabuhan dan Hinterland

21 September 2026 - 09:46 WIB

Perkuat Tata Kelola & Kepatuhan, PT Federal International Finance Raih Sertifikasi ISO 37301:2021

21 September 2026 - 09:39 WIB

Setelah Sukses Menggelar MTQ Nasional XXXI, Pemprov Jateng Lanjut Adakan Borobudur Maraton 2026

21 September 2026 - 05:11 WIB

Peringatan Maulid Malam ke-39 di Masjid An-Nur: “Belum Jatuh Cinta pada Rasulullah? Maulid Kita Belum Berefek!”

20 September 2026 - 22:02 WIB

PELNI Gelar Fleet Safety Excellence Award 2026

20 September 2026 - 16:42 WIB

Kemenhub Perkuat Kesiapan Awak Kapal PELNI Hadapi Situasi Darurat

20 September 2026 - 16:34 WIB

Kinerja 2025 Moncer, Pelindo Naik 3 Peringkat di Fortune Indonesia 100

20 September 2026 - 13:49 WIB

Trending di ANJUNGAN