Menu

Mode Gelap
ASDP Jaga Layanan Lintas Sumatera-Jawa-Bali di Libur Long Weekend Paskah Kemenhub Apresiasi Operator Kendaraan Angkutan Barang yang Tertib Aturan Neno Warisman Buka Pameran “Betawie Punye Yahye” Karya Yahya TS Puncak Arus Balik Paskah, Lebih 44 Ribu Penumpang Tiba di Jakarta Whoosh Sempat Berhenti di Kopo Gegera ada Seng, KCIC Pastikan Perjalanan Tetap Aman Atas Intervensi Presiden Prabowo, Makam Serka Anumerta M. Nur Ichwan Digeser dari TPU ke TMP

TNI-POLRI

WNI di Garda Nasional AS: Jalan Sunyi Syifa di Tengah Mobilitas Global

badge-check


 WNI di Garda Nasional AS: Jalan Sunyi Syifa di Tengah Mobilitas Global Perbesar

Wartatrans.com, LUAR NEGERI —Keputusan Syifa bergabung dengan Army National Guard Amerika Serikat membuka percakapan yang lebih luas tentang identitas, kewarganegaraan, dan peluang di era mobilitas global. Di tengah dunia yang kian terbuka, pilihan seorang warga negara Indonesia menempuh jalur militer asing tak lagi semata soal profesi, melainkan juga soal posisi warga migran dalam sistem negara lain.

Syifa, yang masih berstatus warga negara Indonesia, kini tengah menjalani pendidikan militer sebagai bagian dari Garda Nasional Amerika Serikat. Proses pelatihan itu dijadwalkan rampung pada Januari 2026. Ibunya, Safitri, menyebut keputusan tersebut lahir dari peluang hukum yang tersedia bagi pemegang izin tinggal tetap atau Permanent Resident di Amerika Serikat.

Garda Nasional sendiri merupakan bagian dari komponen cadangan militer Amerika Serikat yang berada di bawah kendali negara bagian, namun dapat dimobilisasi ke tingkat nasional jika situasi darurat menuntut. Dalam praktiknya, Garda Nasional kerap dikerahkan untuk penanganan bencana alam, krisis sosial, hingga operasi militer tertentu.

Keluarga Syifa menetap di negara bagian Maryland sejak pertengahan 2023 setelah memperoleh Green Card. Status inilah yang memungkinkan Syifa mendaftar sebagai prajurit, meski belum berstatus warga negara AS. Dalam aturan militer Amerika, kewarganegaraan bukan syarat mutlak, selama pendaftar memiliki izin tinggal tetap yang sah.

Langkah Syifa menandai realitas baru migrasi global: negara tujuan bukan hanya menyediakan ruang kerja sipil, tetapi juga membuka akses ke sektor-sektor strategis, termasuk pertahanan. Di Amerika Serikat, Garda Nasional menjadi salah satu jalur integrasi sosial dan ekonomi bagi pendatang tetap.

Sebagai prajurit pemula dengan pangkat Enlisted, Syifa mengikuti pola dinas khas Garda Nasional: latihan rutin sekitar dua hari setiap bulan dan pelatihan tahunan selama dua pekan. Seluruh waktu pelatihan tersebut tetap dihitung sebagai jam kerja yang digaji.

Berdasarkan data per 20 Januari 2026, rata-rata pendapatan tahunan anggota Garda Nasional berada di kisaran 35 ribu dolar AS. Namun angka itu lebih mencerminkan pendapatan dasar. Seiring kenaikan pangkat, masa bakti, dan pendidikan militer, penghasilan dapat meningkat signifikan.

Selain gaji, skema militer Amerika menawarkan berbagai insentif: tunjangan perumahan bagi prajurit berkeluarga, perlakuan pajak khusus, hingga bayaran penuh setiap kali status dinas berubah menjadi active duty. Bagi banyak imigran tetap, fasilitas ini menjadi daya tarik yang sulit diabaikan.

Safitri dan keluarganya kini tinggal di Kensington, Maryland, kawasan pinggiran Washington DC. Dari lingkungan suburban itulah Syifa menjalani babak baru kehidupannya—sebagai prajurit cadangan negeri orang, dengan identitas kewarganegaraan yang masih melekat pada Indonesia.

Fenomena seperti Syifa menantang cara lama memandang loyalitas dan profesi militer. Di era globalisasi, batas negara kian cair, sementara pilihan hidup warganya semakin lintas teritori. Pertanyaannya bukan lagi siapa membela siapa, melainkan bagaimana negara-negara menyikapi warganya yang berkiprah di ruang global yang semakin kompleks.*** (Rana/BS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Atas Intervensi Presiden Prabowo, Makam Serka Anumerta M. Nur Ichwan Digeser dari TPU ke TMP

5 April 2026 - 16:19 WIB

Teater Puisi “Sengkewe Sepanjang Musim” Hidupkan Ruang Publik Takengon

5 April 2026 - 08:15 WIB

Walikota Pekalongan Menentang Kebijakan WFH Pemerintah Pusat, Ada Apa ? 

4 April 2026 - 23:21 WIB

Sedekah Sumur Bor ke-8 Dimulai, Warga Bidari Aceh Utara Sambut Harapan Baru

4 April 2026 - 21:02 WIB

Pengamanan Akses Wisata Kepulauan Seribu di Dermaga Muara Angke Berjalan Aman

4 April 2026 - 19:59 WIB

Satgas Antinarkoba Dibentuk, Pemkab Bogor Perluas Jangkauan hingga Desa

4 April 2026 - 18:18 WIB

Tiga Titik Tanggul Sungai Tuntang di Demak Jebol Sekaligus, Empat Kecamatan Terendam Air

4 April 2026 - 17:52 WIB

Tradisi Membaca, Memahami Kita – Memahami Gen-Z

4 April 2026 - 16:03 WIB

Pelatihan CTO Perkuat SDM Andal di Terminal Petikemas Berlian untuk Akselerasi Transformasi

3 April 2026 - 19:12 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Halal Bihalal Bersama Potensi Masyarakat, Perkuat Sinergi dan Kamtibmas

3 April 2026 - 19:03 WIB

Trending di TNI-POLRI