Menu

Mode Gelap
KAI Layani 4,9 Juta Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026, Naik 25,7 Persen Catatan Halimah Munawir: Menjaga Nyala Obor dalam Hangatnya Silaturahmi para Penyair dan Sastrawan Yatim Pemulung di Bireuen Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Berat AHY Dikaruniai Anak Kedua, Diberi Nama AHY Juga Momentum Halalbihalal 1447 H, Dalihan Natolu Padang Lawas Pererat Sinergi dengan Pemkab dan Sambut Kantor Bupati Baru 144 Ribu Masyarakat Gunakan Layanan DAMRI ke Bandara Selama Lebaran 2026

PERON

16 Rangkaian KRL Baru Bakal Dioperasikan Semester 2 Tahun ini

badge-check


 Dirut KCI (tengah) Perbesar

Dirut KCI (tengah)

Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Commuter menyampaikan hingga kini pihaknya tengah menyiapkan pengoperasian kereta rel listrik (KRL) baru buatan PT INKA.

“Tergetnya Juli-Agustus (Semester 2) mulai melayani penumpang,” ungkap Direktur Utama KAI Commuter Mochamad Purnomosidi di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Saat ini sejumlah rangkaian sudah tiba di depo dan tengah menunggu proses sertifikasi dan uji operasional.

“Enam itu sudah di depo, nunggu sertifikasi. Tujuh sudah di depo menunggu selesai sertifikasi. Karena kemarin kepotong masa posko, tim penguji juga terbagi. Nanti sampai 16 trainset, berarti delapan lagi. Total ada 16 trainset yang kita pesan ke INKA,” ujarnya.

Dia menambahkan seluruh rangkaian ditargetkan sudah terkirim sebelum mulai beroperasi penuh tahun ini.

Untuk pengoperasiannya, kata dia, prioritas untuk lintas Bogor dan Cikarang, mengingat KRL baru tersebut dirancang dengan konfigurasi 12 kereta (SF12), sehingga akan diprioritaskan melayani lintas dengan permintaan penumpang tinggi.

“Karena ini SF-nya 12, maka yang bisa mungkin itu adalah Bogor dan Cikarang. Rencana kita juga akan coba geser ke Green Line atau lintas Rangkasbitung,” ucap Purnomosidi.

Lintas Rangkasbitung–Tanah Abang atau Green Line disebut memiliki potensi penumpang besar, namun masih menghadapi kendala pada kapasitas pasokan listrik.

Kendala Daya Listrik di Green Line
Menurut Purnomosidi, penambahan daya listrik di lintas Rangkasbitung–Tanah Abang masih dalam proses oleh regulator.

Hal ini menjadi faktor penting sebelum KRL rangkaian panjang dapat beroperasi optimal di jalur tersebut.

“Kementerian masih proses penambahan daya. Sekarang sudah mulai berjalan untuk lintas Rangkasbitung–Tanah Abang,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, uji coba sebelumnya menunjukkan daya listrik belum memadai untuk menopang operasi rangkaian panjang.

“Kemarin sudah kita coba di Green Line, power-nya belum kuat. Pernah ngetrip di Cisauk. Kalau ngetrip di jalan, keretanya bisa mandek dan butuh waktu untuk recovery. Untuk mereset saja perlu waktu,” ujarnya.

Karena itu, KAI Commuter mendorong percepatan peningkatan daya listrik agar layanan KRL baru bisa segera dimanfaatkan masyarakat.

“Kami dorong pemerintah agar mempercepat penyelesaian penambahan daya di lintas Rangkasbitung ini,” kata Purnomosidi.

Saat ini baru ada tiga gardu yang tersedia. Diperlukan lebih banyak lagi, agar jarak antargardu tidaklah terlalu jauh. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Layani 4,9 Juta Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026, Naik 25,7 Persen

31 Maret 2026 - 00:07 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Masih Tinggi, Okupansi KA Lampaui Target Tembus 140,2 Persen

30 Maret 2026 - 18:14 WIB

Arus Balik Lebaran 2026, Penumpang KA Tiba di Jakarta Melonjak

30 Maret 2026 - 17:56 WIB

Menhub Dudy Apresiasi Sinergi dan Kerja Keras Semua Pihak Sukseskan Angleb

30 Maret 2026 - 17:22 WIB

Pemudik Lebaran Tembus 147, 55 Juta, Menhub Dudy: Lebih Tinggi dari Prediksi

30 Maret 2026 - 13:22 WIB

KCI Hadirkan Fasilitas Platform Lift bagi Disabilitas di Stasiun Cikini

30 Maret 2026 - 10:49 WIB

Dirut KAI Tinjau Arus Balik Kereta Whoosh, Penumpang Jakarta–Bandung Tetap Tinggi

29 Maret 2026 - 20:50 WIB

KAI Daop 7 Madiun Angkut 434 Ribu Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026

29 Maret 2026 - 18:41 WIB

KA Siliwangi jadi Primadona, Layanan Lokal KAI Paling Diminati pada Angkutan Lebaran 2026

29 Maret 2026 - 18:06 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Masih Tinggi, Okupansi KA Capai 123,8 Persen

29 Maret 2026 - 14:31 WIB

Trending di PERON