Menu

Mode Gelap
Anggota DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan KWT Srikandi Alamanda sebagai Penggerak Ketahanan Pangan dan Ekonomi Perempuan Jonggol 6 Pesawat N219 PTDI Siap Perkuat Armada di TNI-AD KAI Divre III Palembang Perluas PLTS 40 kWp di Dua Depo Tata Kelola dan Akuntabilitas Patroli Kapal Negara Diperkuat KAI Services Latih 25 Pekerja Tangani Kondisi Darurat di Kereta Api KCIC-Polda Jabar Perkuat Pengamanan Whoosh, 1.773 CCTV Dikerahkan Pantau Operasional

KABIN

6 Pesawat N219 PTDI Siap Perkuat Armada di TNI-AD

badge-check


 6 Pesawat N219 PTDI Siap Perkuat Armada di TNI-AD Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA  – PT Dirgantara Indonesia (PTDI) menargetkan penyerahan pesawat N219 pertama kepada TNI Angkatan Darat (TNI AD) pada akhir 2026 atau awal 2027.

Enam unit telah dikontrak Kementerian Pertahanan untuk TNI AD, dengan seluruh pengiriman ditargetkan selesai akhir 2027 atau awal 2028.

VP Business Development & Marketing PTDI Heber M.F. Panjaitan mengatakan produksi N219 telah berjalan.

“Proses produksi pesawat saat ini sedang berjalan dengan target optimistis delivery di akhir tahun 2026 ini atau awal tahun depan,” kata Heber di Jakarta, Sabtu (19/9/2026).

N219 berkapasitas 19 penumpang dan memiliki kemampuan Short Take-off and Landing (STOL). Karakter tersebut memungkinkan pesawat beroperasi dari landasan relatif pendek, sehingga dapat mendukung mobilitas personel, logistik dan evakuasi medis di wilayah dengan akses terbatas.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengatakan N219 memiliki karakter yang mendukung konsep ambulans udara dan logistik medis untuk wilayah sulit dijangkau.

“Menjawab visi ambulans terbang dan logistik medis masa depan, BRIN bersandar pada keunggulan teknologi kedirgantaraan nasional. Kami mematangkan ekosistem pesawat N219 dan varian amfibinya (N219A),” kata Arif di Jakarta, Minggu (16/8/2026).

Arif menjelaskan kemampuan STOL N219 memungkinkan pesawat beroperasi dari landasan relatif pendek. Pengembangan ekosistem N219 dan N219A diarahkan untuk mendukung pemanfaatan teknologi kedirgantaraan nasional sesuai kebutuhan Indonesia.

Kebutuhan TNI AD terhadap angkutan udara juga berkaitan dengan wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat. KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan TNI AD selama ini mengerahkan helikopter untuk mengirim kebutuhan sandang, pangan dan papan ke Papua.

“Selama ini kita selalu mengerahkan helikopter untuk memberikan logistik berupa kebutuhan sandang, pangan, dan papan di wilayah Papua,” kata Maruli dalam TNI Fair 2026.

Pernyataan tersebut tidak secara khusus menyebut N219. Karena itu, belum ada dasar untuk menyimpulkan enam N219 akan ditempatkan di Papua.

Sebagai pesawat fixed-wing, N219 membutuhkan landasan, tetapi menawarkan kemampuan angkut point-to-point yang dapat melengkapi fleksibilitas helikopter.

PTDI menyebut harga dasar N219 sekitar US$9 juta-US$10 juta per unit sebelum konfigurasi dan modifikasi. Dengan enam unit, indikasi nilai dasar mencapai US$54 juta-US$60 juta. Dengan asumsi kurs Rp16.700 per dolar AS, nilainya sekitar Rp902 miliar-Rp1,002 triliun. Angka tersebut merupakan estimasi berdasarkan harga dasar, bukan nilai kontrak resmi, karena belum memperhitungkan konfigurasi, peralatan misi, dukungan dan layanan purnajual.

PTDI menyebut 13 N219 telah masuk daftar pesanan, terdiri atas enam unit untuk TNI AD, empat untuk PT Mitra Aviasi Perkasa dan tiga untuk PT BIBU Panji Sakti. PTDI juga menargetkan peningkatan kapasitas produksi N219 dari enam menjadi 12 unit per tahun.

Peningkatan kapasitas produksi tersebut memperbesar ruang PTDI untuk memenuhi permintaan N219, baik dari sektor militer maupun penerbangan sipil. (Artha Tidar)

Baca Lainnya

Melalui Pertukaran Data ADS-B, AirNav dan CAAS Perkuat Layanan Lintas FIR

21 September 2026 - 10:41 WIB

Pelita Air Bagikan Ratusan Tiket Nonton Gratis MotoGP di Mandalika

19 September 2026 - 13:19 WIB

Bandara Ngurah Rai Sambut Penerbangan Perdana Super Air Jet dari Bandung

19 September 2026 - 06:55 WIB

17 Tahun AirAsia jadi Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik Dunia Versi Skytrax

18 September 2026 - 19:46 WIB

Bandara Husein Hadirkan Rute Medan-Bandung dengan Super Air Jet

18 September 2026 - 17:13 WIB

Kerja Sama Teknis Penerbangan Sipil Ditjen Hubud dan DGAC Prancis

18 September 2026 - 17:03 WIB

Dampak Abu Gunung Lewotolok, Penutupan Bandara Wunopito Diperpanjang lagi

18 September 2026 - 12:14 WIB

Terbang Bersama Garuda, Kini Ada Lebih dari 100 Konten Tayangan Hiburan Baru

17 September 2026 - 15:08 WIB

Peringati Harhubnas, Menhub Dudy: Harus jadi Momentum Evaluasi dan Perbarui Komitmen

17 September 2026 - 13:54 WIB

Penutupan Bandara Wunopito NTT Berlanjut hingga 18 September 2026

17 September 2026 - 10:06 WIB

Trending di BANDARA