Menu

Mode Gelap
Arus Balik Lebaran 2026 Masih Tinggi, Okupansi KA Capai 123,8 Persen Arus Balik hingga H+7 Lebaran, PELNI Telah Angkut 153 Ribu Penumpang Patroli KRYD Polres Priok, Cegah Gangguan Kamtibmas, Jamin Kegiatan Kepelabuhan Aman Kondusif Penataan Puncak Dipercepat, Bupati Bogor Gandeng Swasta Jalan Takengon–Bireuen dan Bener Meriah–Lhokseumawe Masih Rawan Kecelakaan Saat Musim Hujan Peluncuran Buku Karya L K Ara di PDS HB Jassin Berlangsung Khidmat dan Penuh Energi Sastra

RAGAM

AHY Dituduh Lagi Terlibat Kasus Ijazah Jokowi, Kali ini Disebut Bersama Puan dan Habib Rizieq

badge-check


 AHY Dituduh Lagi Terlibat Kasus Ijazah Jokowi, Kali ini Disebut Bersama Puan dan Habib Rizieq Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG — Kanal YouTube Dibikin Channel dalam sebuah videonya yang tayang Minggu (22/3/2026), menarasikan Ketua DPR RI Puan Maharani sebagai koordinator penyebaran informasi kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi.

Puan disebut menjadi koordinator bersama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

Mereka bertiga dinarasikan telah membagi peran terkait penyebaran informasi hingga soal pelimpahan kasus ijazah Jokowi ke pengadilan. Trio PAR juga dituding jadi donatur aksi dengan memberi dana operasional sebesar Rp.50 miliar.

Juru bicara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Guntur Romli, membantah Puan terlibat kasus ijazah Jokowi. “Ini hoax dan fitnah yang sangat keji. Tidak ada kepentingan Mbak Puan untuk mengurusi ijazah Jokowi,” katanya Kamis (26/3/2026).

Guntur menegaskan PDIP tengah membahas rencana pelaporan terhadap akun tersebut ke kepolisian. Dia menduga ada kepentingan tertentu dari pemilik kanal ‘Dibikin Channel’ dengan cara memfitnah Puan, AHY, dan Habib Rizieq.

Sama dengan PDIP, Partai Demokrat juga berencana melaporkan akun tersebut ke kepolisian buntut tudingan terhadap AHY terlibat kasus ijazah Jokowi.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Hukum dan Pengamanan Partai (BHPP) Demokrat, Muhajir. Dia mengatakan pihaknya mempelajari dulu video termaksud sebelum membuat laporan.

“Kami pelajari dulu untuk ambil langkah hukum atau tidak,” katanya. Pernyataan Muhajir sekaligus membantah narasi yang ditujukan kepada AHY dalam video tersebut.

Dalam video yang sama, AHY disebut bertemu beberapa pihak membahas rencana pendengungan kasus ijazah Jokowi lewat media sosial.

Bagi AHY, Ini sudah kesekian kali dirinya dinarasikan terlibat kasus ijazah Jokowi. Yang lalu, tuduhan terpatahkan tapi kin timbul lagi. Diduga ini merupakan upaya pihak tertentu yang ingin merusak hubungan harmonis antar tokoh nasional.

Seperti banyak diketahui, isu Presiden ke – 7 Indonesia, Joko Widodo memiliki ijazah palsu menjadi satu kontroversi yang ramai diperbincangkan di berbagai media Indonesia sejak 2019.

Tidak terima dibilang ijazahnya palsu, Jokowi menuntut para penuduhnya ke ranah hukum. Walau sudah ada yang dibui, tapi kasusnya malah berkembang liar dan belum selesai hingga Maret 2026.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Perkuat Layanan Arus Balik Lebaran untuk Pemudik, SPBU hingga Modular, Kiosk dan Motorist Siaga di Jalur Strategis

28 Maret 2026 - 18:04 WIB

KAI Logistik Operasikan Container Yard 2 Merapi , Perkuat Akselerasi Distribusi Energi Nasional hingga 3 Juta Ton per Tahun

28 Maret 2026 - 10:55 WIB

Teras Balongan Binaan Pertamina, Pusat Oleh-Oleh Makanan Khas Pesisir UMKM Indramayu

28 Maret 2026 - 10:41 WIB

KAI Logistik Catat 5.740 Ton Angkutan Selama Ramadan–Idul Fitri, Siap Optimalkan Layanan Arus Balik

27 Maret 2026 - 21:12 WIB

Trip.com Group dan InJourney Jalin Kerja Sama Dorong Transformasi Digital Pariwisata Indonesia

27 Maret 2026 - 20:39 WIB

FIFGROUP Kembali Dukung Honda Racing Corporation di MotoGP 2026 Melalui FIFASTRA

27 Maret 2026 - 17:15 WIB

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Tinjau Tanggul Jebol di Pabean, Pastikan Pemerintah ‘Hadir’ di Masyarakat

27 Maret 2026 - 15:56 WIB

Illiza Sa’aduddin Djamal Luncurkan Dua Buku L K Ara di PDS H.B. Jassin

27 Maret 2026 - 13:02 WIB

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Adakan Halalbihalal Sekaligus Konsolidasi Birokrasi

26 Maret 2026 - 14:55 WIB

Misi Kemanusiaan Jusuf Kalla ke Iran: Antara Urgensi dan Risiko Tinggi

26 Maret 2026 - 13:10 WIB

Trending di RAGAM