Menu

Mode Gelap
Kembali ke SCTV, Fandy Christian Siap Adu Akting dengan Rizky Nazar dan Zoe Abbas Jackson di Sebening Cinta HIPMA Gowa Komisariat UIN Alauddin Makassar: Kepentingan Rakyat Harus Di Atas Kepentingan Elite Politik Warga Desa Gunung Bakti Bersatu Dukung Salamudin Syah (Edy Orga) Maju Pimpin Desa Sumur Minyak Tradisional di Darul Ihsan Aceh Timur Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api LDII Sulsel Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Sulsel, Tegaskan Komitmen Sinergi Jaga Kamtibmas Dzul Rajali Nahkodai Senat Mahasiswa STKIP YPUP Makassar, Siap Bangkitkan Semangat Organisasi

RAGAM

AHY Dituduh Lagi Terlibat Kasus Ijazah Jokowi, Kali ini Disebut Bersama Puan dan Habib Rizieq

badge-check


 AHY Dituduh Lagi Terlibat Kasus Ijazah Jokowi, Kali ini Disebut Bersama Puan dan Habib Rizieq Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG — Kanal YouTube Dibikin Channel dalam sebuah videonya yang tayang Minggu (22/3/2026), menarasikan Ketua DPR RI Puan Maharani sebagai koordinator penyebaran informasi kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi.

Puan disebut menjadi koordinator bersama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

Mereka bertiga dinarasikan telah membagi peran terkait penyebaran informasi hingga soal pelimpahan kasus ijazah Jokowi ke pengadilan. Trio PAR juga dituding jadi donatur aksi dengan memberi dana operasional sebesar Rp.50 miliar.

Juru bicara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Guntur Romli, membantah Puan terlibat kasus ijazah Jokowi. “Ini hoax dan fitnah yang sangat keji. Tidak ada kepentingan Mbak Puan untuk mengurusi ijazah Jokowi,” katanya Kamis (26/3/2026).

Guntur menegaskan PDIP tengah membahas rencana pelaporan terhadap akun tersebut ke kepolisian. Dia menduga ada kepentingan tertentu dari pemilik kanal ‘Dibikin Channel’ dengan cara memfitnah Puan, AHY, dan Habib Rizieq.

Sama dengan PDIP, Partai Demokrat juga berencana melaporkan akun tersebut ke kepolisian buntut tudingan terhadap AHY terlibat kasus ijazah Jokowi.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Hukum dan Pengamanan Partai (BHPP) Demokrat, Muhajir. Dia mengatakan pihaknya mempelajari dulu video termaksud sebelum membuat laporan.

“Kami pelajari dulu untuk ambil langkah hukum atau tidak,” katanya. Pernyataan Muhajir sekaligus membantah narasi yang ditujukan kepada AHY dalam video tersebut.

Dalam video yang sama, AHY disebut bertemu beberapa pihak membahas rencana pendengungan kasus ijazah Jokowi lewat media sosial.

Bagi AHY, Ini sudah kesekian kali dirinya dinarasikan terlibat kasus ijazah Jokowi. Yang lalu, tuduhan terpatahkan tapi kin timbul lagi. Diduga ini merupakan upaya pihak tertentu yang ingin merusak hubungan harmonis antar tokoh nasional.

Seperti banyak diketahui, isu Presiden ke – 7 Indonesia, Joko Widodo memiliki ijazah palsu menjadi satu kontroversi yang ramai diperbincangkan di berbagai media Indonesia sejak 2019.

Tidak terima dibilang ijazahnya palsu, Jokowi menuntut para penuduhnya ke ranah hukum. Walau sudah ada yang dibui, tapi kasusnya malah berkembang liar dan belum selesai hingga Maret 2026.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Desa Gunung Bakti Bersatu Dukung Salamudin Syah (Edy Orga) Maju Pimpin Desa

6 Juli 2026 - 00:05 WIB

Sumur Minyak Tradisional di Darul Ihsan Aceh Timur Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

5 Juli 2026 - 23:59 WIB

LDII Sulsel Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Sulsel, Tegaskan Komitmen Sinergi Jaga Kamtibmas

5 Juli 2026 - 20:12 WIB

20 Muharram 1448 H: Momentum Memperkuat Iman, Hijrah, dan Kepedulian Sosial

5 Juli 2026 - 12:45 WIB

Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran 

5 Juli 2026 - 05:24 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan

4 Juli 2026 - 15:09 WIB

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Menjaga Warisan Alam, Sejahtera Karena Hutan Bukan Tambang

3 Juli 2026 - 15:29 WIB

Trending di RAGAM