Wartatrans.com, – Aktivitas Gunung Krakatau kembali terpantau melalui pembaruan informasi SIGMET yang diterbitkan pada Jumat (3/7) pukul 14.00 WIB berdasarkan laporan VAAC Darwin.
Dalam laporan tersebut, abu vulkanik Gunung Krakatau teramati pada pukul 13.40 WIB dengan ketinggian mencapai 4.000 kaki (FL040). Sebaran abu bergerak ke arah barat dengan kecepatan sekitar 10 knot, dan diprakirakan intensitasnya tetap hingga periode berlaku SIGMET, yakni sampai pukul 19.40 WIB.

Berdasarkan hasil pemantauan dan peta sebaran abu vulkanik, hingga saat ini belum terkonfirmasi adanya bandara maupun jalur pelayanan lalu lintas penerbangan (ATS Route) yang terdampak oleh aktivitas erupsi Gunung Krakatau.
Otoritas penerbangan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan aktivitas vulkanik dan penyebaran abu guna memastikan keselamatan operasional penerbangan. Informasi terbaru akan disampaikan apabila terjadi perubahan kondisi yang berpotensi memengaruhi aktivitas penerbangan.*** (Daus)


























