Menu

Mode Gelap
Jakarta Pertamina Enduro Siap Jalani Laga Kandang Pertama Proliga 2026, Menghadapi Jakarta Electric Alfian Chaniago Jaring Aspirasi Warga Huntap 1 Tondo Pemimpin Gayo untuk Indonesia: Dari Tanah Adat Menuju Etika Kebangsaan ASDP Perkuat Konektivitas Penyeberangan Wakatobi untuk Wisata dan Ekonomi Datang ke INACRAFT 2026, Pengunjung Bisa Dapat Diskon Tiket Kereta Api Lebaran 20 Persen Antusiasme Mudik Lebaran 2026 Meningkat, Penjualan Tiket Kereta Api Reguler Capai 435.708 Tiket

Uncategorized

Antusiasme Mudik Lebaran 2026 Meningkat, Penjualan Tiket Kereta Api Reguler Capai 435.708 Tiket

badge-check


 Antusiasme Mudik Lebaran 2026 Meningkat, Penjualan Tiket Kereta Api Reguler Capai 435.708 Tiket Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa penjualan tiket kereta api reguler untuk masa Angkutan Lebaran 2026 terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, minat masyarakat terhadap layanan kereta api pada periode mudik terus bergerak naik seiring dibukanya penjualan tiket secara bertahap.

Dalam pengaturan Angkutan Lebaran 2026, penjualan tiket dilakukan mengikuti skema H-45 sebelum tanggal keberangkatan. Melalui skema ini, pemesanan tiket telah dibuka secara bertahap untuk keberangkatan mulai H-3, H-2, H-1, hingga H1 Lebaran, sehingga masyarakat memiliki ruang yang cukup untuk menyusun rencana perjalanan sejak dini.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa hingga 4 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, animo pelanggan terhadap kereta api reguler pada periode puncak arus mudik terus menunjukkan tren peningkatan.

Pada tanggal keberangkatan H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026, tiket yang telah terjual mencapai 56.685 tiket. Penjualan tiket H-2 Lebaran atau 19 Maret 2026 tercatat sebanyak 58.759 tiket. Untuk H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026, tiket yang terjual mencapai 45.002 tiket, sedangkan pada H1 Lebaran atau 21 Maret 2026 tercatat 33.736 tiket telah dipesan.

Berdasarkan data tersebut, H-3 dan H-2 Lebaran masih menjadi tanggal keberangkatan yang paling diminati pelanggan. Pola ini mencerminkan kecenderungan masyarakat memilih waktu mudik lebih awal guna mengatur perjalanan dengan lebih nyaman.

Penerapan skema penjualan bertahap H-45 juga mendukung pengelolaan arus penumpang yang lebih seimbang, sekaligus memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam menentukan tanggal dan relasi perjalanan sesuai kebutuhan.

Anne menambahkan bahwa perencanaan perjalanan sejak dini memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam memilih jadwal dan layanan kereta api reguler yang tersedia. Dengan memantau jadwal pembukaan penjualan tiket, pelanggan dapat menyesuaikan rencana perjalanan secara lebih optimal.

Secara kumulatif, hingga 4 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket kereta api reguler Lebaran untuk periode keberangkatan yang telah dibuka, yakni 11 Maret hingga 21 Maret 2026, telah mencapai 435.708 tiket. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah seiring berlanjutnya tahapan pembukaan penjualan tiket berikutnya.

Berdasarkan data sementara, sepuluh kereta api dengan volume penumpang tertinggi selama periode tersebut meliputi:

1. KA Airlangga relasi Pasar Senen (Jakarta) – Surabaya Pasar Turi (PP): 24.884 pelanggan
2. KA Bengawan relasi Purwosari (Solo) – Pasar Senen (Jakarta) (PP): 21.714 pelanggan
3. KA Kahuripan relasi Kiaracondong (Bandung) – Blitar (PP): 19.015 pelanggan
4. KA Serayu relasi Pasar Senen (Jakarta) – Purwokerto (PP): 18.364 pelanggan
5. KA Sri Tanjung relasi Ketapang (Banyuwangi) – Lempuyangan (Yogyakarta) (PP): 17.364 pelanggan
6. KA Sawunggalih relasi Kutoarjo – Pasar Senen (PP): 14.169 pelanggan
7. KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjung Karang (PP): 13.019 pelanggan
8. KA Probowangi relasi Surabaya Gubeng – Ketapang (PP): 10.090 pelanggan
9. KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuklinggau (PP): 10.000 pelanggan
10. KA Kutojaya Selatan relasi Kutoarjo – Kiaracondong (Bandung) (PP): 8.847 pelanggan

Tingginya minat terhadap kereta api tersebut dipengaruhi oleh keterhubungan antarwilayah, karakter perjalanan jarak jauh, serta ketersediaan jadwal yang mendukung mobilitas masyarakat selama masa mudik.

KAI mengimbau pelanggan yang belum memperoleh tiket pada tanggal atau relasi yang diinginkan untuk terus memantau pembukaan penjualan tiket berikutnya sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Pelanggan juga dapat memanfaatkan fitur connecting train melalui aplikasi Access by KAI untuk menyusun rencana perjalanan yang lebih fleksibel.

Sebagai penutup, Anne mengajak masyarakat untuk melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi penjualan KAI, seperti aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta mitra penjualan resmi yang bekerja sama dengan KAI.

“Kami mengajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik secara matang dan memantau jadwal pembukaan tiket. Informasi layanan dan pemesanan tiket dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI maupun Contact Center KAI 121,” ujar Anne.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Datang ke INACRAFT 2026, Pengunjung Bisa Dapat Diskon Tiket Kereta Api Lebaran 20 Persen

4 Februari 2026 - 19:19 WIB

Jelang Imlek 2026, KAI Daop 6 Yogyakarta Hadirkan Dekorasi Tematik di Sejumlah Stasiun

4 Februari 2026 - 18:09 WIB

Summarecon Mall Bekasi 2 Resmi Dibuka, Hadirkan Konsep Lifestyle dan Wellness Terintegrasi

4 Februari 2026 - 17:17 WIB

Ride On Scrubber Jadi Andalan Resclean by KAI Services Jaga Kebersihan Stasiun

4 Februari 2026 - 16:18 WIB

KAI Angkut 4,03 Juta Ton Batu Bara di Awal 2026, Jaga Kelancaran Pasokan Energi Nasional

4 Februari 2026 - 15:58 WIB

Trending di Uncategorized